Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 22 Jul 2026 19:03 WIB

Diduga Rem Blong, Truk Proyek Tol Bocimi Hantam Sejumlah Bangunan dan Kendaraan di Cisaat Sukabumi


					Truk proyek Tol Bocimi (F 9099 KMP) dalam kondisi terguling di pinggir Jalan Jalur Lingkar Selatan, Sukabumi. Bagian kepalanya terlihat ringsek, dan kabel-kabel utilitas terlihat putus akibat hantaman. Kecelakaan beruntun yang diduga akibat rem blong ini menimpa sejumlah bangunan dan kendaraan warga. Perbesar

Truk proyek Tol Bocimi (F 9099 KMP) dalam kondisi terguling di pinggir Jalan Jalur Lingkar Selatan, Sukabumi. Bagian kepalanya terlihat ringsek, dan kabel-kabel utilitas terlihat putus akibat hantaman. Kecelakaan beruntun yang diduga akibat rem blong ini menimpa sejumlah bangunan dan kendaraan warga.

JENTERANEWS.com — Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tak bermuatan eks pengangkut tanah proyek Tol Bocimi terjadi di Jalan Jalur Lingkar Selatan, Kampung Babakan, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Insiden yang memicu kepanikan warga setempat ini berlangsung pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Truk dengan nomor polisi F 9099 KMP tersebut dilaporkan hilang kendali dan menabrak sejumlah titik secara beruntun. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan ini diduga kuat akibat kegagalan fungsi pengereman atau rem blong saat truk melaju dari arah Cibolang menuju Gunungguruh.

Ahmad Dusep, salah seorang warga yang menjadi saksi mata di lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa kendaraan berat tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya menghantam bangunan dan kendaraan di pinggir jalan.

“Sepertinya rem blong. Sempat terlihat ada upaya pengereman mendadak di satu titik, namun truk terus melaju hingga ke ujung tanpa ada pengereman lagi. Kejadiannya berlangsung sangat cepat,” terang Ahmad kepada wartawan di lokasi kejadian.

Lebih lanjut, Ahmad merinci rentetan kerusakan akibat laju truk yang tak terkendali tersebut. Truk tercatat menghantam sebuah sepeda motor Honda Tiger bernomor polisi D 3509 ZTV, merusak instalasi kabel, menabrak bangunan bengkel las, sebuah mobil penumpang jenis Xenia, hingga berakhir dengan menghantam sebuah warung. Kendati kecelakaan terbilang parah, pengemudi truk dilaporkan selamat dan hanya menderita luka ringan.

Dampak insiden ini turut dirasakan oleh Mia Nuryanti (44), pemilik mobil Xenia yang kendaraannya tersambar saat sedang terparkir. Mia mengaku terkejut dan syok akibat kejadian yang berlangsung tiba-tiba di tengah kondisi lalu lintas yang relatif sepi tersebut.

“Awalnya hanya terdengar suara gemuruh yang keras. Tiba-tiba saja langsung terjadi hantaman. Mobil sedang terparkir saat truk itu lewat dan menabraknya. Saya hanya bisa melihat kejadian itu,” tutur Mia dengan nada bergetar.

Meski kendaraannya mengalami kerusakan cukup parah di bagian samping dan beberapa kabel utilitas terputus, Mia bersyukur peristiwa ini tidak memakan korban jiwa. Saat ini, kendaraan miliknya beserta kendaraan lain yang terlibat telah dievakuasi dan diamankan oleh Unit Laka Lantas kepolisian setempat guna kepentingan penyelidikan.

Atas kerugian materiel yang dialaminya, Mia menaruh harapan besar adanya pertanggungjawaban dari pihak terkait. “Kendaraan sudah diamankan dan dibawa oleh pihak kepolisian. Harapan saya, mobil saya bisa segera diperbaiki agar kembali bagus seperti semula. Itu saja,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi hingga pukul 18.05 WIB, petugas kepolisian masih bersiaga dan berupaya mengevakuasi badan truk proyek tersebut. Pengamanan jalur juga terus dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas di kawasan Jalur Lingkar Selatan pasca-kejadian. Penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan kini tengah ditangani oleh pihak berwajib.(*)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kemarau Panjang Landa Cibadak, BPBD dan PMI Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Ratusan Warga Desa Sekarwangi

22 Juli 2026 - 19:40 WIB

Kolaborasi P2BK Cibadak dan PMI Kabupaten Sukabumi dalam operasi pendistribusian air bersih di Kampung Babakan Sari. Petugas berrompi PMI terlihat sibuk membantu warga mengisi jerigen dan ember dari selang air yang terhubung ke truk tangki. Spanduk pada truk menegaskan misi kemanusiaan untuk mengatasi dampak kekeringan ekstrem akibat El Nino.

Kebakaran Lahan Seluas 10 Hektare Landa Sukalarang Sukabumi, Api Berhasil Dipadamkan Setelah Tiga Jam

22 Juli 2026 - 19:30 WIB

Anggota Kepolisian Sektor Sukalarang bersama Tim P2BK (Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan) Sukalarang sedang meninjau area lahan kosong seluas kurang lebih 10 hektar yang hangus terbakar di Kampung Rema Desa Prianganjaya. Petugas menunjuk tebing tanah yang vegetasinya telah gosong. Api berhasil dipadamkan setelah tiga jam penanganan oleh Tim Gabungan.

Panggung Syukuran Hari Nelayan Sukabumi Gempar, Pria Tak Dikenal Terobos Panggung dan Peluk Tantri Kotak

22 Juli 2026 - 13:04 WIB

Momen vokalis grup band Kotak, Tantri (tengah), dan personel lainnya saat menyapa ribuan penonton pada malam penutupan Syukuran Hari Nelayan ke-69 di Pantai Palangpang, Sukabumi. Konser ini kemudian dihebohkan dengan insiden seorang pria tak dikenal yang menerobos panggung dan mencoba merangkul Tantri.

Dugaan Pencabulan 12 Anak di Sukabumi, Lansia Berinisial MH Digerebek Warga

22 Juli 2026 - 12:48 WIB

Pemkab Sukabumi Dukung Rubi Wujudkan Sukabumi Pusat Bonsai Nasional

22 Juli 2026 - 12:40 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), memimpin audiensi bersama pengurus Rumah Bonsai (Rubi) Cabang Sukabumi di Pendopo Sukabumi, Rabu (22/7/2026). Pertemuan tersebut membahas strategi pengembangan potensi bonsai lokal serta rencana penyelenggaraan pameran bonsai dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) 2026.

Gempar! Pemuda di Pabuaran Sukabumi Ditemukan Meninggal Tergantung di Rumahnya

22 Juli 2026 - 12:25 WIB

Petugas gabungan dari Polri, TNI, tim kesehatan desa, dan aparat kecamatan melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh Jaelani (27) di dalam rumah tempat ditemukannya korban di Kampung Cijulang, Desa Sukajaya, Kecamatan Pabuaran. Jasad korban terlihat dibaringkan di atas tikar setelah diturunkan dari jeratan tali. Beberapa anggota keluarga dan warga turut mendampingi. (Wajah korban disensor demi alasan privasi).
Trending di Sukabumi