Menu

Mode Gelap
Download Aplikasi Pinjaman Online Langsung Cair, Cepat Terdaftar OJK Tujuh Game Penghasil Uang, Download Aplikasinya Disini Dapatkan Puluhan Juta Rupiah Cara Membuat NPWP Online, Sangat Mudah Tinggal Siapkan Syarat Wajib Pajak Diduga Depresi Berat Karena Menderita Sakit Yang Tak Kunjung Sembuh, Seorang Nenek di Cikole Gantung Diri Tumpukan Kayu di Pinggir Jalan Cibaregbeg Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Sukabumi · 18 Agu 2026 08:43 WIB

Diduga Dibakar, 10 Hektare Lahan Warga di Jampangtengah Sukabumi Hangus Dilalap Api


					Penampakan hangus pasca-kebakaran lahan di Kampung Gunungbatu, Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah, Sukabumi, Minggu (16/8/2026). Sekitar 10 hektare lahan warga terbakar. Asap tipis masih terlihat mengepul di lokasi. (Foto: P2BK Jampangtengah) Perbesar

Penampakan hangus pasca-kebakaran lahan di Kampung Gunungbatu, Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah, Sukabumi, Minggu (16/8/2026). Sekitar 10 hektare lahan warga terbakar. Asap tipis masih terlihat mengepul di lokasi. (Foto: P2BK Jampangtengah)

JENTERANEWS.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berskala besar melanda wilayah Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (16/8/2026). Sedikitnya 10 hektare lahan perkebunan milik warga hangus terbakar dan api dilaporkan masih belum berhasil dipadamkan.

Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, kobaran api mulai menjalar sekitar pukul 14.00 WIB. Titik lokasi kejadian berada di Kampung Gunungbatu RT 23/07, Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah, Dadi Supardi, menyampaikan bahwa lahan yang terbakar sebagian besar merupakan area perkebunan yang ditanami pepohonan kayu dan buah-buahan. Mirisnya, insiden ini diduga kuat bukan karena faktor alam.

“Penyebab kejadian diduga kuat akibat adanya unsur kesengajaan, yakni pembakaran oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Dadi

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lapangan masih cukup genting. Api belum sepenuhnya berhasil dijinakkan dan masih berpotensi meluas ke lahan milik warga lainnya. Meski tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi, total kerugian materiil akibat kejadian ini masih dalam tahap penghitungan dan kajian pihak berwenang.

Merespons kejadian tersebut, tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan upaya pengendalian api. P2BK Jampangtengah terus berkoordinasi intensif dengan armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Cikembar, perangkat desa setempat, Tagana, Babinsa, Babinmas, Satpol PP, relawan, serta masyarakat sekitar.

Kepala Dusun Gunungbatu, Encep Darya (46), yang memantau langsung situasi di lapangan menyatakan bahwa proses pemadaman saat ini terkendala oleh keterbatasan tenaga dan peralatan.

“Kebutuhan yang paling mendesak di lokasi saat ini adalah tambahan personel serta alat pemadam agar api tidak semakin merambat,” tegasnya.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang berisiko memicu bencana serupa, terlebih di musim rawan kebakaran.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tingkatkan Kinerja Kelembagaan, Pemdes Cidolog Salurkan Insentif ADD Tahap II Tahun 2026

18 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Suasana acara penyaluran insentif untuk Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) di Aula Kantor Desa Cidolog, Selasa (10/8/2026). Tampak sekelompok kader PKK berjilbab seragam mengikuti jalannya acara dengan antusias. Penyaluran insentif ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah desa atas kontribusi LKD.

Sukses Jalankan Tugas Kenegaraan, Paskibraka Kabupaten Sukabumi Terima Apresiasi dari Wakil Bupati

18 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Suasana kegiatan ramah tamah antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan jajaran anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukabumi, Senin (17/8/2026) malam. Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah atas kedisiplinan dan kesuksesan anggota Paskibraka dalam menjalankan tugas pada Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Pemuda Asal Jakarta Hilang Terseret Ombak di Pantai Karangnaya Sukabumi

18 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Tim Rescue Pos SAR Sukabumi menggunakan perahu karet LCR (Landing Craft Rubber) untuk melakukan penyisiran di perairan Pantai Karangnaya, Cikakak, Sukabumi, pada Senin (17/8/2026). Pencarian ini difokuskan untuk menemukan Ahmad Nadif Fadilah (21), wisatawan asal Jakarta Selatan yang diduga terseret ombak.

Semarakkan HUT RI ke-81, Pemdes dan Karang Taruna Cidolog Gelar Turnamen Voli Antar-RW

14 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Kepala Desa Cidolog, Dasep (baju batik), bersama perangkat desa, unsur Babinsa, panitia Karang Taruna, serta perwakilan pemain membentangkan spanduk usai pembukaan Turnamen Bola Voli Putra-Putri Antar-RW se-Desa Cidolog dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-81 di lapangan voli Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi.

Perkuat Ekonomi Syariah Warga, KKN STIES Gasantara Sukses Jalankan Pengabdian di Jambenengang

13 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 2 STIES Gasantara Indonesia (kiri) menyerahkan plakat kenang-kenangan kepada Sekretaris Desa Jambenengang (kanan) di Aula Kantor Desa Jambenengang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, sebagai simbolis berakhirnya masa tugas dan jalinan kerja sama yang baik selama pelaksanaan KKN.

Wujud Apresiasi Kinerja, Pemdes Mekarjaya Cidolog Salurkan Insentif untuk LKD dan Tenaga Pendidik

13 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Sejumlah perwakilan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan tenaga pelayan masyarakat, termasuk dari Karang Taruna (tampak pada logo kaus peserta), duduk tertib mendengarkan paparan pada acara penyaluran insentif di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (13/8/2026). Banner di bagian depan mengonfirmasi detail acara dan tahun anggaran.
Trending di Sukabumi
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca