Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 18 Agu 2026 08:16 WIB

Pemuda Asal Jakarta Hilang Terseret Ombak di Pantai Karangnaya Sukabumi


					Tim Rescue Pos SAR Sukabumi menggunakan perahu karet LCR (Landing Craft Rubber) untuk melakukan penyisiran di perairan Pantai Karangnaya, Cikakak, Sukabumi, pada Senin (17/8/2026). Pencarian ini difokuskan untuk menemukan Ahmad Nadif Fadilah (21), wisatawan asal Jakarta Selatan yang diduga terseret ombak. Perbesar

Tim Rescue Pos SAR Sukabumi menggunakan perahu karet LCR (Landing Craft Rubber) untuk melakukan penyisiran di perairan Pantai Karangnaya, Cikakak, Sukabumi, pada Senin (17/8/2026). Pencarian ini difokuskan untuk menemukan Ahmad Nadif Fadilah (21), wisatawan asal Jakarta Selatan yang diduga terseret ombak.

JENTERANEWS.com – Seorang wisatawan asal Jagakarsa, Jakarta Selatan, bernama Ahmad Nadif Fadilah (21) dilaporkan hilang usai terseret ombak di Pantai Karangnaya, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (17/8/2026). Hingga kini, tim SAR gabungan masih terus menyisir area perairan untuk menemukan korban.

Kejadian nahas tersebut bermula ketika korban bersama tiga orang rekannya tiba di kawasan pantai sekitar pukul 05.30 WIB untuk berenang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada pukul 07.00 WIB korban diduga tergulung ombak besar dan terseret arus ke arah tengah laut. Insiden tersebut berlangsung cepat dan nahasnya tidak disadari oleh ketiga rekannya yang saat itu masih berada di tepi pantai.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta baru menerima informasi hilangnya korban pada pukul 13.50 WIB. Laporan tersebut disampaikan oleh Ikbal, salah satu perwakilan keluarga korban. Merespons laporan tersebut, personel dari Pos SAR Sukabumi langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, menyatakan bahwa pihaknya langsung mengerahkan tim penyelamat beserta perlengkapan evakuasi sesaat setelah informasi diterima guna mempercepat proses pertolongan.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Sukabumi menuju lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban. Setibanya di lokasi, tim segera berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dan melakukan penyisiran di sekitar area korban diduga terseret arus,” ujar Suryo dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).

Suryo menambahkan, kondisi cuaca saat tim tiba di lokasi terpantau cerah. Kendati demikian, karakteristik pantai selatan dan kondisi gelombang tetap menjadi perhatian utama serta tantangan dalam pelaksanaan operasi pencarian tersebut.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, di antaranya Pos SAR Sukabumi, Satpolairud Polres Sukabumi, RAPI Lokal, dan Balawista. Guna mengoptimalkan proses penyisiran di area perairan maupun pesisir, tim mengerahkan Rescue Car, peralatan SAR air lengkap, perahu karet LCR (Landing Craft Rubber), perlengkapan evakuasi, alat pendeteksi bawah air Aqua Eye, hingga pesawat nirawak (drone) untuk pemantauan udara.

Menyusul insiden ini, Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta kembali mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan yang beraktivitas di kawasan pantai, agar selalu waspada. Wisatawan diminta untuk selalu memperhatikan kondisi gelombang laut, menaati rambu-rambu bahaya, serta mematuhi arahan dari petugas dan pengelola wisata demi keselamatan bersama.(Aris Jampang)

 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca