Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 18 Sep 2026 16:23 WIB

Polsek Kalapanunggal Ungkap Kasus Pencurian Ternak, Dua Tersangka Ditangkap


					Dua terduga maling domba di Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi yang tengah di periksa pihak Polres Sukabumi. Perbesar

Dua terduga maling domba di Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi yang tengah di periksa pihak Polres Sukabumi.

JENTERANEWS.com — Kepolisian Sektor Kalapanunggal bersama Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi berhasil menguak kasus pencurian ternak yang meresahkan warga di Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Pengungkapan perkara tersebut berawal dari ditemukannya seekor domba hasil curian di Pasar Hewan Parungkuda.

Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan dua orang tersangka berinisial M dan S di dua lokasi berbeda pada Senin (7/9/2026). Tersangka M diketahui merupakan warga Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, sedangkan tersangka S merupakan warga Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

Kapolsek Kalapanunggal IPTU Aah Saepul Rohman menjelaskan, kasus ini terkuak setelah pihaknya menerima aduan dari warga pada awal September 2026. Salah satu korban kehilangan adalah Hilman Hamidin (31), peternak asal Kampung Cigoong RT 01/01, Desa Pulosari, yang melaporkan bahwa dombanya raib dari kandang.

“Awalnya kami menerima informasi dari masyarakat bahwa ada domba milik warga berada di Pasar Hewan Parungkuda,” kata IPTU Aah Saepul Rohman saat dikonfirmasi, Sabtu (12/9/2026).

Berbekal informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Kalapanunggal yang didukung Tim Resmob Satreskrim Polres Sukabumi langsung melakukan pengembangan, penyelidikan, hingga gelar perkara. Petugas kemudian bergerak melakukan penangkapan. Salah satu tersangka, yakni M, dibekuk di wilayah Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu ekor domba milik korban, karung, serta tali rafia yang digunakan untuk mengikat ternak.

“Barang bukti yang sementara kami amankan yaitu satu ekor domba, kemudian karung dan tali rafia. Untuk domba saat ini sudah dititipkan kepada pemiliknya sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara peran masing-masing tersangka masih dalam proses pendalaman,” ujar Aah.

Wilayah Desa Pulosari terbilang rawan aksi pencurian ternak. Berdasarkan catatan, peristiwa serupa pernah terjadi di Kampung Cigoong pada 31 Agustus 2022. Pada kejadian tersebut, sebanyak 7 ekor domba hilang dan 6 ekor lainnya ditemukan mati di luar kandang akibat disembelih serta dicekik menggunakan tali rafia.

Menanggapi maraknya potensi kejahatan tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para peternak, untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan.

“Saya meminta warga meningkatkan siskamling dan keamanan lingkungan. Dengan semakin aktifnya warga menjaga lingkungan, tentu situasi akan semakin aman,” pungkas Aah.(Awang)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Dapil 6 Deklarasikan Dukungan Bulat untuk Budi Azhar Mutawali Pimpin DPD Golkar Kabupaten Sukabumi

18 September 2026 - 16:13 WIB

Jajaran pengurus Partai Golkar tingkat kecamatan dan desa se-Dapil 6 menghadiri konsolidasi politik di Vila Alief Pantai Cibuaya, Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (12/9/2026).

Perselisihan di Cibadak Berujung Pembacokan, Pelajar 17 Tahun Menderita 45 Jahitan

18 September 2026 - 16:01 WIB

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana menunjukkan barang bukti celurit yang dipakai pelaku penganiayaan di Desa Pamuruyan, Cibadak. (Foto: Dok. Polres Sukabumi)

Polres Sukabumi Tetapkan Oknum ASN Dishub Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Tiga Pelajar ini

18 September 2026 - 06:50 WIB

Lima ABK Sukabumi Korban Penelantaran di Kapal China Berhasil Dipulangkan dari Fiji

17 September 2026 - 10:02 WIB

Petugas memastikan kelengkapan data administratif para Anak Buah Kapal (ABK) asal Kabupaten Sukabumi di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi

DPRD Sukabumi Soroti Kasus Dugaan Pelecehan Siswi PKL oleh Pejabat Dishub

16 September 2026 - 17:41 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali saat memberikan keterangan media mengenai kasus dugaan pelecehan siswi magang.

DPRD dan Pemkab Sukabumi Sahkan Raperda APBD-P 2026, Gaji PPPK dan Infrastruktur Diamankan

16 September 2026 - 17:26 WIB

Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Bupati Sukabumi Asep Japar menunjukkan dokumen kesepakatan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 usai Rapat Paripurna di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Rabu (16/9/2026). (Foto: Dok. DPRD Kabupaten Sukabumi
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca