JENTERANEWS.com — Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP terhadap siswi SMK yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Budi menegaskan bahwa lingkungan dinas pemerintah seharusnya menjadi ruang edukasi yang aman, profesional, dan kondusif bagi para pelajar dalam menimba pengalaman kerja. Insiden tersebut dinilai telah mencoreng citra institusi pemerintahan daerah.
Politikus Partai Golkar ini menjelaskan bahwa regulasi dan aturan kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi sudah sangat tegas melarang tindakan yang melanggar hukum maupun etika moral. Oleh karena itu, tindakan tersebut murni pelanggaran pribadi yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum oleh terduga pelaku.
Sebagai langkah pencegahan ke depan, Budi mengimbau seluruh kepala perangkat daerah dan ASN di Kabupaten Sukabumi untuk meningkatkan pengawasan serta membangun lingkungan kerja yang ramah anak. Hal ini penting untuk memastikan setiap siswa yang menjalankan tugas magang mendapatkan perlindungan penuh dari segala bentuk ancaman kekerasan maupun pelecehan seksual.
Penanganan kasus ini telah diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Terduga pelaku TIP saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi setelah pihak sekolah melaporkan dugaan perlakuan tidak pantas yang dialami oleh siswinya.(*)
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















