Menu

Mode Gelap

Bencana · 7 Mar 2025 07:56 WIB

Akses Palabuhanratu-Pajampangan Terputus Akibat Bencana Alam


					Kondisi ruas jalan nasional Bagbagan-Kiaradua yang lumpuh akibat longsor di Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/3/2025) malam. Bencana ini juga menyebabkan banjir di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, memutus akses jalan utama. Perbesar

Kondisi ruas jalan nasional Bagbagan-Kiaradua yang lumpuh akibat longsor di Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/3/2025) malam. Bencana ini juga menyebabkan banjir di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, memutus akses jalan utama.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi pada Kamis (6/3/2025) malam, memicu serangkaian bencana alam yang melumpuhkan akses jalan utama. Longsor di dua titik Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, serta banjir di ruas Jalan Kiaradua, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, telah memutus jalur nasional Bagbagan-Kiaradua, baik dari arah Palabuhanratu maupun Pajampangan.

Ipda M Yanuar Fajar, Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Sukabumi, melaporkan bahwa bencana ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. “Di Cimapag ada dua titik longsor, sementara di Cidadap, banjir setinggi 50 sentimeter menggenangi ruas jalan, sehingga menutup arus lalu lintas,” ungkap Fajar melalui akun Instagram Polres Sukabumi.

Akibatnya, arus lalu lintas di kedua arah lumpuh total. Pengguna jalan yang hendak menuju Pajampangan atau Palabuhanratu terpaksa mencari jalur alternatif. “Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur Nyalindung, Cikembar, atau Warungkiara sebagai alternatif,” tambah Fajar.

Longsor di Cimapag: Dua titik longsor di Kampung Cimapag menyebabkan material tanah dan bebatuan menutupi badan jalan, sehingga kendaraan tidak dapat melintas.

Banjir di Cidadap: Banjir setinggi 50 sentimeter di ruas Jalan Kiaradua menghambat arus lalu lintas. Air yang meluap dari sungai terdekat menggenangi jalan, menyebabkan kendaraan terjebak.

Hingga saat ini, pihak kepolisian dan instansi terkait masih berupaya melakukan penanganan di lokasi bencana. Petugas gabungan dikerahkan untuk membersihkan material longsor dan mengatur arus lalu lintas.

Imbauan bagi Pengguna Jalan

Hindari perjalanan melalui ruas jalan Bagbagan-Kiaradua hingga kondisi memungkinkan.

Gunakan jalur alternatif yang telah diimbau oleh pihak kepolisian.

Selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara, terutama di musim hujan.

Pantau informasi terkini dari pihak berwenang mengenai kondisi jalan.

Warga diingatkan akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama saat musim hujan. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.(*)

Laporan Ridwan Nurhuda

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diterjang Cuaca Ekstrem, Rumah Warga Cidadap Sukabumi Roboh

25 Mei 2026 - 18:29 WIB

Konstruksi rumah panggung berukuran 4x8 meter di Kampung Cibadak, RT 004/002, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, tampak roboh pada bagian panggung dan atap setelah diguyur hujan deras pada Senin (25/5/2026) dini hari. Kerusakan total ini memperlihatkan anyaman bambu di dinding dan puing-puing konstruksi yang berserakan. (Foto: Dokumen P2BK Cidadap / BPBD Kabupaten Sukabumi)

Hujan Deras 8 Jam, Luapan Sungai Cikaso Putus Akses Jalan dan Rendam Rumah Warga di Sagaranten

25 Mei 2026 - 10:17 WIB

Petugas gabungan dari Polsek Sagaranten dan petugas penanggulangan bencana (P2BK/BPBD) bersiaga memantau kondisi ruas Jalan Raya Sagaranten - Cidolog di Desa Curugluhur yang terputus akibat luapan Sungai Cikaso, Senin (25/5/2026). Luapan air sempat mencapai ketinggian 1,5 meter dan melumpuhkan arus lalu lintas kendaraan. (Foto: Dok. P2BK Sagaranten)

Hujan Deras Guyur Sukabumi, Bendungan Irigasi di Curugkembar Jebol dan Ancam 30 Hektare Sawah

25 Mei 2026 - 06:51 WIB

kerusakan berat pada bendungan irigasi di Jalan Pasir Kadu, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur ini roboh dan terbawa arus air sungai yang meluap setelah hujan lebat, mengancam 30 hektare lahan pertanian warga.

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Nagrak Sukabumi, Warga Sigap Gotong Royong

24 Mei 2026 - 22:19 WIB

Kondisi darurat di Kampung Kebonkai, Sukabumi, Minggu malam (24/5/2026). Tampak timbunan tanah dan puing setinggi tebing di sisi kanan, menutupi akses jalan gang utama setelah longsor melanda akibat hujan deras terus menerus. Seorang warga atau petugas berjas hujan (kiri) terlihat di dekat lokasi kejadian.

Banjir dan Longsor Landa Simpenan Sukabumi Usai Diguyur Hujan Deras

24 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pemandangan memprihatinkan di ruas jalan desa menuju Kampung Ciporekat, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu sore (24/5/2026). Air berlumpur berwarna cokelat yang mengalir deras menggerus aspal jalan akibat hujan dengan intensitas tinggi. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan parah pada permukaan jalan, mempersulit akses transportasi utama warga. (Dok. P2BK SIMPENAN / Pusdalops PB BPBD Kab. Sukabumi)

Hujan Deras Picu Longsor di Ciambar Sukabumi, Dua Motor Tertimbun dan Tiga Rumah Terancam

24 Mei 2026 - 19:20 WIB

Kondisi Pasca Longsor Tebing di Kampung Cipeumutih, Desa Munjul. Pemandangan lereng tanah yang terjal dan labil di lokasi longsor tebing di Kampung Cipeumutih, RT 01/07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Gambar ini menunjukkan besarnya material longsoran yang ambruk setelah hujan deras pada Minggu (24/5/2026) sore, menimbun pekarangan di bawahnya. Longsoran tebing pekarangan setinggi 10 meter milik Bapak Aap ini menimpa pagar dan dua unit sepeda motor milik warga yang masih tertimbun material yang terlihat labil. [Visual/Dok. P2BK Ciambar - BPBD Kabupaten Sukabumi]
Trending di Sukabumi