Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Feb 2025 20:27 WIB

Aksi Berandalan Bermotor Resahkan Warga Sukabumi, Bersenjata Tajam dan Teror Malam Hari


					Screenshot rekaman video amatir menunjukkan sekelompok berandalan bermotor membawa senjata tajam saat beraksi di Sukabumi, Senin (24/02) dini hari Perbesar

Screenshot rekaman video amatir menunjukkan sekelompok berandalan bermotor membawa senjata tajam saat beraksi di Sukabumi, Senin (24/02) dini hari

JENTERANEWS.com – Warga Kampung Panyindangan, Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, kembali dibuat resah dengan aksi sekelompok berandalan bermotor pada Senin (24/02) dini hari. Kejadian ini menambah daftar panjang aksi serupa yang meresahkan warga Sukabumi dalam beberapa waktu terakhir.

Aksi teror ini sempat viral di media sosial setelah seorang warga mengunggah video berdurasi 55 detik yang memperlihatkan lima sepeda motor berboncengan tiga orang melintas di jalanan kampung. Dalam video tersebut, para pelaku yang diduga masih berusia remaja terlihat membawa senjata tajam seperti golok, kayu balok, samurai, dan celurit.

Setibanya di lokasi, kawanan berandalan bermotor itu langsung turun dari kendaraan dan menyerang kelompok lain yang diduga telah menunggu di lokasi. Aksi saling serang ini terjadi di tengah malam, menciptakan suasana mencekam bagi warga sekitar.

Dede (38), seorang warga setempat, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, kejadian terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. “Ada delapan motor, banyak. Tapi, mereka tidak menyerang warga karena memang tidak ada yang nongkrong malam itu. Mereka berantem saja, seperti sudah janjian sebelumnya. Kejadian seperti ini juga sempat terjadi sehari atau dua hari sebelumnya di daerah jembatan,” ungkap Dede.

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada warga yang menjadi korban. Namun, Dede mengaku khawatir karena aksi semacam ini dapat membahayakan warga yang kebetulan melintas di lokasi, terutama mereka yang pulang kerja larut malam.

“Adik saya sering pulang kerja larut malam, jadi saya khawatir kalau kejadian seperti ini terus terjadi,” ujarnya.

Warga berharap aparat kepolisian segera menindak tegas kelompok berandalan bermotor ini agar kejadian serupa tidak terulang kembali. “Kami berharap polisi segera mengambil tindakan tegas. Kami takut menjadi korban keberingasan mereka,” tandasnya.

Kepala Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, Pipin Saripin, menambahkan bahwa berdasarkan keterangan warga, kawanan berandalan bermotor tersebut datang dari arah Citamiang Kadudampit. “Datang itu dari atas. Ini kejadian sudah dua kali. Iya, mereka lewat ke kampung itu sambil membawa senjata tajam,” katanya.

Pipin menjelaskan bahwa aksi tersebut diduga merupakan aksi saling serang antar kelompok, bukan serangan terhadap warga. Namun, kehadiran mereka dengan senjata tajam tetap menimbulkan keresahan di kalangan warga.

“Itu kejadiannya, dini hari tadi. Mereka membawa senjata tajam, itu bukan menyerang warga, mungkin ada kelompok lainnya yang disana,” jelasnya.

Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, warga setempat merasa sangat resah dengan aksi berandalan bermotor ini. Tidak sedikit warga yang kini merasa takut untuk keluar rumah atau beraktivitas di malam hari.

Pipin Saripin bersama warga setempat mendesak pihak kepolisian untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap para berandalan bermotor tersebut. “Kalau tidak ditindak tegas, para berandal bermotor itu dikhawatirkan dapat berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum, juga takut warga menjadi korban keberingasan berandal bermotor tersebut,” pungkasnya.(*)

Laporan: Awang

Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi