Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 16 Feb 2025 20:43 WIB

Aksi Heroik Kanit Reskrim Polsek Gegerbitung Selamatkan Wanita dari Upaya Bunuh Diri di Jembatan Cisoka


					Sentuhan hati Aipda Yadi Supriadi berhasil mengembalikan harapan seorang wanita yang berjuang melawan tekanan hidup. Kisah inspiratif dari Jembatan Cisoka, Cianjur. Perbesar

Sentuhan hati Aipda Yadi Supriadi berhasil mengembalikan harapan seorang wanita yang berjuang melawan tekanan hidup. Kisah inspiratif dari Jembatan Cisoka, Cianjur.

JENTERANEWS.com – Aipda Yadi Supriadi, Kanit Reskrim Polsek Gegerbitung, Polres Sukabumi, menunjukkan aksi heroik saat menyelamatkan seorang wanita yang berupaya melakukan bunuh diri di Jembatan Cisoka, Kampung Pasanggrahan, Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, pada Minggu (16/2/2025) sekitar pukul 11.55 WIB.

Saat melintas di lokasi, Aipda Yadi mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan karena melihat seorang wanita naik ke atas kayu jembatan dan memegang kabel listrik. Dengan sigap, Aipda Yadi menghentikan mobilnya dan menghampiri wanita tersebut.

“Saya mendekatinya dengan perlahan dan berbicara dengan tenang, membujuk agar tidak melakukan tindakan tersebut. Alhamdulillah, akhirnya dia mau turun dan dapat diselamatkan,” ujar Aipda Yadi.

Wanita yang diketahui bernama Siti Nurjanah itu ternyata mengalami tekanan akibat permasalahan keluarga, termasuk konflik dengan suaminya yang menelantarkannya serta perselisihan dengan ibunya. Setelah berhasil ditenangkan, Aipda Yadi memberikan uang Rp50.000 kepada Siti agar bisa membeli makanan.

“Saya tanya, sudah makan atau belum, dia bilang belum. Akhirnya saya berikan uang Rp50.000 agar bisa membeli makanan,” tambahnya.

Aipda Yadi kemudian membawa Siti ke Polsek Ciranjang agar pihak keluarga bisa menjemputnya. Namun, setelah berkoordinasi dengan Aipda Hari Agusman dari Polsek Ciranjang, mereka memutuskan untuk langsung mengantarkan Siti ke rumah keluarganya.

Setibanya di rumah, keluarga Siti membenarkan bahwa ia mengalami permasalahan rumah tangga dan kesulitan ekonomi. “Dia ditelantarkan oleh suaminya dan sempat bertengkar dengan ibunya hanya karena meminta uang Rp10.000, tetapi tidak diberi,” ujar salah satu anggota keluarga.

Aksi cepat dan kepedulian Aipda Yadi Supriadi berhasil menyelamatkan nyawa Siti Nurjanah. Kasus ini menjadi pengingat penting akan pentingnya kepedulian sosial dan peran aparat kepolisian dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi tekanan hidup.(*)

Laporan: Aris Jampang

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

164 Ribu Peserta PBI JK Dinonaktifkan, Pemkab Sukabumi Berpacu Validasi Data Jelang Tenggat Akhir April

16 April 2026 - 10:30 WIB

Kopdes Merah Putih Ditargetkan Serap 1,4 Juta Pekerja, Prioritaskan Keluarga Penerima Manfaat PKH

13 April 2026 - 20:00 WIB

Menteri Koperasi Ferry Juliantono (tengah) memberikan keterangan pers didampingi jajaran terkait di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop), Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Ferry memaparkan target ambisius program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang diproyeksikan mampu menyerap hingga 1,4 juta tenaga kerja, dengan memprioritaskan warga miskin penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.
Trending di Peristiwa