Menu

Mode Gelap

Hukum · 28 Mar 2025 13:14 WIB

Aksi Massa Sukabumi Lumpuhkan Jalan, Tuntut Pencopotan Kapolres dan Penolakan UU Kontroversial


					Ratusan massa aksi dari Aliansi Sukabumi Melawan memadati Tugu Adipura, Sukabumi, menuntut pencopotan Kapolres Sukabumi Kota dan penolakan terhadap UU TNI serta RUU Polri, Kamis (27/3/2025). Aksi ini berlangsung hingga larut malam. Perbesar

Ratusan massa aksi dari Aliansi Sukabumi Melawan memadati Tugu Adipura, Sukabumi, menuntut pencopotan Kapolres Sukabumi Kota dan penolakan terhadap UU TNI serta RUU Polri, Kamis (27/3/2025). Aksi ini berlangsung hingga larut malam.

JENTERANEWS.com – Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Sukabumi Melawan menggelar demonstrasi besar-besaran di Kota Sukabumi, Kamis (27/3/2025). Aksi ini menyebabkan lumpuhnya jalan utama di sekitar Tugu Adipura hingga larut malam. Massa menuntut pencopotan Kapolres Sukabumi Kota dan penolakan terhadap Undang-Undang TNI serta Rancangan Undang-Undang Polri yang dianggap kontroversial.

Aksi yang dimulai sejak pukul 16.30 WIB ini baru berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Selama aksi berlangsung, sejumlah pejabat daerah seperti Kapolres Sukabumi Kota, Dandim 0607, Ketua DPRD Kota Sukabumi, dan Wali Kota Sukabumi turut hadir di lokasi.

Aris Gunawan, koordinator aksi, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan respons terhadap tindakan represif aparat kepolisian terhadap massa aksi yang mengangkat isu serupa di depan gedung DPRD Kota Sukabumi pada Senin (24/3/2025). “Kami mengutuk keras aksi represif dan brutal yang dilakukan kepolisian. Kami meminta Kapolda Jabar dan Kapolri untuk mencopot Kapolres Sukabumi Kota dari jabatannya,” tegas Aris.

Selain itu, massa aksi juga menyoroti isu nasional terkait UU TNI yang baru disahkan dan RUU Polri yang dianggap mengancam kebebasan sipil. “RUU Polri Pasal 16 ayat (1) memberikan kewenangan tambahan kepada Polri untuk melakukan penindakan, pemblokiran, atau pemutusan akses ruang siber. Pasal ini berpotensi membatasi kebebasan berpendapat dan berekspresi,” jelas Aris.

Aliansi Sukabumi Melawan menuntut para pejabat daerah untuk menandatangani petisi penolakan UU TNI, RUU Polri, dan pencopotan Kapolres Sukabumi Kota. Namun, hanya Ketua DPRD Kota Sukabumi yang bersedia menandatangani petisi tersebut.

“Wali Kota dan Kapolres menolak menandatangani petisi. Ini menjadi catatan penting bagi kami. Jika tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan kembali turun aksi dengan massa yang lebih besar,” ancam Aris.

Tuntutan pencopotan Kapolres Sukabumi Kota didasarkan pada anggapan bahwa Kapolres adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas bentrokan antara polisi dan massa aksi pada Senin lalu, yang menyebabkan sejumlah mahasiswa terluka.

“Kejadian 24 Maret itu sudah di luar batas. Banyak pelanggaran yang dilakukan hingga menimbulkan korban luka-luka. Kami akan melaporkan hal ini secara resmi kepada Kapolda, Kompolnas, dan Kapolri,” tegas Aris.

Akibat ketidakpuasan ini, massa aksi menyatakan mosi tidak percaya terhadap seluruh pejabat di Kota Sukabumi.(*)

Laporan: Denny Nurman 

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lepas 720 Mahasiswa KKN UMMI, Sekda Sukabumi Tuntut Inovasi Nyata Tangani Stunting hingga Mitigasi Bencana

6 Juli 2026 - 12:05 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan sambutan sekaligus melepas secara resmi 720 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampus UMMI, Senin (6/7).

Bertahun-tahun Belajar di Bawah Ancaman Ambruk, SDN Margawati Sukabumi Akhirnya Mulai Direvitalisasi

6 Juli 2026 - 11:49 WIB

Camat Sagaranten R. Ade Akhsan Bratadiredja, S.T. Kp., M.Si., Kapolsek Sagaranten AKP Akhmad Suryana Bande, S.H., Kepala Sekolah SDN Margawati Abudin, beserta unsur pemerintah desa dan tenaga pendidik berfoto bersama di depan papan proyek saat meninjau lokasi peletakan batu pertama pembangunan SDN Margawati di Desa Sinarbentang, Kabupaten Sukabumi.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi Musnahkan Barang Bukti 116 Perkara, Narkotika Masih Mendominasi

3 Juli 2026 - 20:59 WIB

Sejumlah aparat penegak hukum dan instansi terkait melakukan pemusnahan barang bukti narkotika dan tindak pidana umum di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (3/7/2026). Sebanyak 116 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) sepanjang Maret hingga Juni 2026 resmi dimusnahkan guna mencegah penyalahgunaan kembali.

Pastikan Transparansi dan Mutu Infrastruktur, Tim Itdam III/Siliwangi Tinjau Proyek Jembatan dan KDKMP di Sukabumi

3 Juli 2026 - 20:52 WIB

Tim Itdam III/Siliwangi didampingi personel Kodim 0622/Kab. Sukabumi saat melakukan peninjauan langsung ke fasilitas Koperasi Merah Putih Desa Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Rabu (01/07/2026). Peninjauan ini merupakan bagian dari pengawasan mutu program Kegiatan Dukungan Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat (KDKMP) di wilayah tersebut.

Hubungkan 3 Desa Terpencil di Sukabumi, Jembatan Gantung 100 Meter Mulai Dibangun

3 Juli 2026 - 20:43 WIB

Komandan Kodim (Dandim) 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, S.Hub.Int. (baju loreng, paling depan), bersama-sama dengan Kepala Desa Nangela, Sudin (topi abu-abu), dan tokoh masyarakat setempat, melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Kampung Selaeurih, Desa Nangela, Sukabumi, pada Jumat (3/7/2026). Jembatan ini akan menghubungkan tiga desa di Kecamatan Tegalbuleud.

Peringati HUT ke-80 Bhayangkara, Camat dan Danramil Sagaranten Pererat Sinergitas di Mako Polsek

1 Juli 2026 - 17:02 WIB

Camat Sagaranten R. Ade Akhsan Bratadiredja (berompi krem, tengah depan), bersama jajaran staf Kecamatan, perwakilan Koramil 2211 Sagaranten (berseragam TNI loreng), serta perwakilan Polsek Sagaranten (berseragam Polisi, termasuk Aiptu Nana Susiana di kiri depan dan Aiptu Yadi Supriyadi di kanan depan), melakukan pose sikap hormat (tangan di dada) di depan Mako Polsek Sagaranten, Sukabumi, pada Rabu (1/7/2026). Kunjungan ini merupakan wujud nyata soliditas tiga pilar dalam rangka memberikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara.
Trending di Sukabumi