JENTERANEWS.com — Aksi dugaan pembobolan sebuah vila di Kampung Pangadegan RT 17/06, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, berhasil digagalkan oleh warga setempat pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang pria yang diduga sebagai pelaku kini telah diamankan pihak kepolisian.
Peristiwa penangkapan bermula dari kecurigaan seorang warga setempat, Johan (33), yang sedang berada di seberang lokasi kejadian. Johan mencurigai gerak-gerik pria asing yang mondar-mandir di depan vila, lalu memanjat pagar dan mencoba membuka akses pintu depan secara paksa.
Karena tidak berhasil membuka pintu utama, pria tersebut terpantau berlari menuju bagian belakang bangunan. Johan yang curiga kemudian memeriksa kondisi fisik vila dan mendapati salah satu jendela sudah dalam keadaan terbuka akibat dicongkel.
Menyadari adanya indikasi tindak pidana, Johan mengajak tiga rekannya untuk melakukan penyisiran di dalam vila. Di lokasi, warga menemukan pintu teralis belakang telah rusak akibat didobrak, seluruh pintu kamar terbuka, dan terduga pelaku sudah berada di dalam rumah.
Saat diinterogasi warga mengenai identitas dan tujuannya, terduga pelaku memberikan keterangan yang berbelit-belit. Awalnya, ia berdalih sedang mencari istrinya yang dibawa oleh seseorang di lokasi tersebut dan mengaku sebagai warga setempat. Namun, setelah didesak, ia akhirnya mengaku berasal dari wilayah Parakansalak.
Warga kemudian menghubungi pemilik vila untuk mengonfirmasi identitas pria tersebut. Setelah pemilik bangunan memastikan tidak mengenali pelaku, warga langsung melakukan pengamanan mandiri. Terduga pelaku sempat memberikan perlawanan, sehingga warga terpaksa mengikatnya demi mencegah tindakan agresif atau upaya melarikan diri.
Informasi mengenai penangkapan tersebut sempat memancing kerumunan massa yang emosional di lokasi kejadian. Kendati demikian, aksi main hakim sendiri berhasil diredam setelah aparat kepolisian segera tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengevakuasi pelaku.
Berdasarkan kesaksian warga sekitar, terduga pelaku dilaporkan telah beberapa kali terlihat mondar-mandir secara mencurigakan di lingkungan tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas lengkap pelaku maupun pasal hukum yang akan disangkakan.(*)















