JENTERANEWS.com – Keresahan menyelimuti warga dan pengguna jalan di ruas jalan raya Baros Cibuni, tepatnya di dekat Bengkel Las Kampung Cipetir RT 13/RW 3, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, sebatang pohon aren (Aren) yang telah mati dan kering masih berdiri tegak di tepi jalan, meski kondisinya sudah sangat rapuh.
Keberadaan pohon tersebut dinilai sangat membahayakan, memicu kekhawatiran akan potensi tumbang yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan dan penghuni rumah di sebelahnya, terutama saat angin kencang melanda.

Pohon aren mati yang dikeluhkan warga di Cidadap, Sukabumi, berdiri rapuh di bahu jalan. Selain berisiko menimpa pengguna jalan, pohon ini juga mengancam jaringan kabel listrik yang berada tepat di bawahnya jika sewaktu-waktu tumbang.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu (2/11/2025), kondisi pohon mati itu sangat berisiko. Selain mengancam pengguna jalan, bahaya lain yang mengintai adalah potensi terputusnya aliran listrik. Pohon aren yang menjulang itu dipastikan akan menimpa jalur kabel listrik yang membentang tepat di bawahnya jika sewaktu-waktu roboh.
Sejumlah pengendara yang melintas mengaku waswas dengan kondisi pohon yang bisa tumbang kapan saja. Mereka mendesak pemerintah maupun instansi terkait untuk segera mengambil langkah penanganan sebelum terjadi insiden yang mengancam nyawa.
Atin, seorang warga sekitar, menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan acuh dan membiarkan pohon berbahaya itu tetap berdiri. Menurutnya, risiko yang ditimbulkan sudah sangat jelas.
“Ini sangat berbahaya, makanya kami berharap instansi terkait segera menebang pohon ini sebelum terjadi sesuatu hal yang membahayakan,” tegas Atin saat ditemui di lokasi.
Kekhawatiran serupa juga dirasakan Mulyana, seorang pengendara yang rutin melewati jalan tersebut. Ia mengaku selalu merasa cemas setiap kali melintas di bawah pohon rapuh itu.
“Saya selalu waswas. Sebab, posisi pohon aren kering yang berada di tepi jalan bisa saja roboh dan menimpa pengendara yang lewat,” ujarnya.
“Kalau tumbang ke arah jalan, mungkin akan melintang ke jalan raya,” imbuh Mulyana dengan nada cemas.
Warga dan pengguna jalan kini hanya bisa berharap adanya tindakan cepat dari pihak berwenang untuk mengevakuasi pohon tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pohon kering itu masih berdiri di bahu jalan kabupaten Sukabumi tanpa adanya penanganan lebih lanjut.(*)
[Hamjah]















