Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 2 Nov 2025 13:47 WIB

Ancam Keselamatan dan Jaringan Listrik, Pohon Aren Kering di Cidadap Dibiarkan Rapuh dan Dikeluhkan Warga


					Sebatang pohon aren kering yang telah rapuh berdiri di tepi ruas jalan raya Baros Cibuni, Kampung Cipetir, Desa Padasenang, Cidadap, Sukabumi, Minggu (2/11/2025). Warga dan pengguna jalan resah pohon tersebut berpotensi tumbang dan mengancam keselamatan. Perbesar

Sebatang pohon aren kering yang telah rapuh berdiri di tepi ruas jalan raya Baros Cibuni, Kampung Cipetir, Desa Padasenang, Cidadap, Sukabumi, Minggu (2/11/2025). Warga dan pengguna jalan resah pohon tersebut berpotensi tumbang dan mengancam keselamatan.

JENTERANEWS.com – Keresahan menyelimuti warga dan pengguna jalan di ruas jalan raya Baros Cibuni, tepatnya di dekat Bengkel Las Kampung Cipetir RT 13/RW 3, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, sebatang pohon aren (Aren) yang telah mati dan kering masih berdiri tegak di tepi jalan, meski kondisinya sudah sangat rapuh.

Keberadaan pohon tersebut dinilai sangat membahayakan, memicu kekhawatiran akan potensi tumbang yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan dan penghuni rumah di sebelahnya, terutama saat angin kencang melanda.

Pohon aren mati yang dikeluhkan warga di Cidadap, Sukabumi, berdiri rapuh di bahu jalan. Selain berisiko menimpa pengguna jalan, pohon ini juga mengancam jaringan kabel listrik yang berada tepat di bawahnya jika sewaktu-waktu tumbang.

Pohon aren mati yang dikeluhkan warga di Cidadap, Sukabumi, berdiri rapuh di bahu jalan. Selain berisiko menimpa pengguna jalan, pohon ini juga mengancam jaringan kabel listrik yang berada tepat di bawahnya jika sewaktu-waktu tumbang.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu (2/11/2025), kondisi pohon mati itu sangat berisiko. Selain mengancam pengguna jalan, bahaya lain yang mengintai adalah potensi terputusnya aliran listrik. Pohon aren yang menjulang itu dipastikan akan menimpa jalur kabel listrik yang membentang tepat di bawahnya jika sewaktu-waktu roboh.

Sejumlah pengendara yang melintas mengaku waswas dengan kondisi pohon yang bisa tumbang kapan saja. Mereka mendesak pemerintah maupun instansi terkait untuk segera mengambil langkah penanganan sebelum terjadi insiden yang mengancam nyawa.

Atin, seorang warga sekitar, menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan acuh dan membiarkan pohon berbahaya itu tetap berdiri. Menurutnya, risiko yang ditimbulkan sudah sangat jelas.

“Ini sangat berbahaya, makanya kami berharap instansi terkait segera menebang pohon ini sebelum terjadi sesuatu hal yang membahayakan,” tegas Atin saat ditemui di lokasi.

Kekhawatiran serupa juga dirasakan Mulyana, seorang pengendara yang rutin melewati jalan tersebut. Ia mengaku selalu merasa cemas setiap kali melintas di bawah pohon rapuh itu.

“Saya selalu waswas. Sebab, posisi pohon aren kering yang berada di tepi jalan bisa saja roboh dan menimpa pengendara yang lewat,” ujarnya.

“Kalau tumbang ke arah jalan, mungkin akan melintang ke jalan raya,” imbuh Mulyana dengan nada cemas.

Warga dan pengguna jalan kini hanya bisa berharap adanya tindakan cepat dari pihak berwenang untuk mengevakuasi pohon tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pohon kering itu masih berdiri di bahu jalan kabupaten Sukabumi tanpa adanya penanganan lebih lanjut.(*)

[Hamjah]

Artikel ini telah dibaca 43 kali

Baca Lainnya

Serap Aspirasi Warga, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Asri Mulyawati Gelar Reses di Jampangtengah

6 Juni 2026 - 20:53 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Golkar, Asri Mulyawati, S.Pd. (tengah, berkerudung putih), saat memimpin jalannya dialog interaktif dalam kegiatan Reses Kedua Tahun Sidang 2026 di Aula Kecamatan Jampangtengah, Jumat (5/6/2026).

Serap Aspirasi Warga Ciemas, Anggota DPRD Sukabumi Andri Hidayana Gelar Reses dan Santuni Anak Yatim

6 Juni 2026 - 20:34 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PPP, Andri Hidayana (memegang mikrofon), saat memberikan sambutan di hadapan warga yang hadir dalam acara Reses Kedua Tahun Anggaran 2026 di kediamannya, Kampung Ciloa, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bakti sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan lanjut usia (jompo), di mana sejumlah anak-anak yatim yang hadir tampak memegang bingkisan santunan. (FOTO: Istimewa)

Antisipasi Teror Geng Motor, Polsek Citamiang Gelar Patroli Skala Besar di Jam Rawan

6 Juni 2026 - 20:24 WIB

Kapolsek Citamiang Iptu Riki Saputra (berseragam di tengah) terlihat sedang berinteraksi dan berdialog langsung dengan warga di sebuah pos selama pelaksanaan patroli preventif dini hari untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas dan memberikan imbauan keamanan.

Hadapi Darurat Sampah, Pemkab Sukabumi Gaungkan “Keadilan Iklim” Lewat Aksi Masif

6 Juni 2026 - 13:50 WIB

Potret petugas dan warga melakukan korve (kerja bakti) massal serentak untuk membersihkan median jalan dan mengumpulkan sampah ke dalam karung di area Cisaat, Sukabumi, pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu (6/6/2026). Aksi nyata pembersihan di lapangan ini menjadi langkah taktis Pemkab Sukabumi untuk mengatasi darurat sampah dan memperluas ruang terbuka hijau, menindaklanjuti seruan Kepala DLH Nunung Nurhayati. (

Hari Lingkungan Hidup 2026: Disperkim Sukabumi Pacu Transformasi ‘Green Settlement’ Hadapi Krisis Iklim

6 Juni 2026 - 13:41 WIB

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, dalam poster peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Disperkim berkomitmen mendorong transformasi pembangunan perumahan berbasis keberlanjutan lingkungan (green settlement) guna menghadapi dampak nyata perubahan iklim di daerah.

Gelar Reses di Kebonpedes, Anggota DPRD Sukabumi Uden Abdunnafsir Tampung Keluhan Infrastruktur hingga Persoalan Hukum

6 Juni 2026 - 13:27 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Uden Abdunnafsir, saat menyampaikan pemaparan dalam Reses Kedua Tahun Sidang 2026 di Pondok Pesantren Nurul Inayah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi