Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 26 Des 2025 19:12 WIB

Angin Kencang Terjang Sagaranten, Pohon Afrika Tumbang Timpa Rumah Warga


					Sebuah pohon jenis Afrika (Manii) tumbang dan menimpa rumah warga di Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jumat (26/12). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta. Perbesar

Sebuah pohon jenis Afrika (Manii) tumbang dan menimpa rumah warga di Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jumat (26/12). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem berupa angin kencang kembali memicu bencana di wilayah Kabupaten Sukabumi. Sebuah pohon jenis Afrika (Manii) berukuran besar tumbang dan menimpa rumah milik warga di Kampung Cigadog, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten pada Jumat (26/12/2025) siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.35 WIB tersebut sempat mengejutkan warga setempat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun kerusakan bangunan terbilang cukup berat.

Berdasarkan data dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, pohon tersebut tumbang akibat tidak kuat menahan terpaan angin kencang yang melanda kawasan tersebut. Batang pohon yang cukup besar jatuh tepat mengenai bagian dapur rumah milik Bapak Deden.

“Satu unit rumah yang dihuni oleh satu kepala keluarga dengan dua jiwa terdampak. Bagian dapur mengalami kerusakan signifikan akibat hantaman batang pohon,” tulis laporan resmi Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi.

Pihak berwenang menaksir kerugian materiil akibat kejadian ini mencapai kurang lebih Rp10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah).

Sesaat setelah kejadian, personil P2BK Kecamatan Sagaranten langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan asesmen. Koordinasi cepat dilakukan bersama perangkat Desa, pihak Kecamatan, Koramil, Polsek, Kasi Trantib, hingga unit Damkar.

Berkat gotong royong antara petugas dan warga sekitar, batang pohon yang melintang di atas bangunan kini telah berhasil dievakuasi. Saat ini, pemilik rumah sangat membutuhkan bantuan logistik berupa bahan material bangunan untuk segera memperbaiki kerusakan agar rumah dapat kembali layak dihuni.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi cuaca di wilayah Sagaranten terpantau masih mendung. BPBD menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama angin kencang dan hujan lebat yang kerap terjadi di penghujung tahun.

Warga disarankan untuk melakukan pemangkasan dahan pohon yang dinilai rawan tumbang di sekitar pemukiman guna meminimalisir risiko serupa di kemudian hari.


Laporan: Aris Jampang

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 54 kali

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi