Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 18 Mar 2025 12:35 WIB

Antrean Sembako Murah di Sukabumi Diwarnai Insiden, Lansia Pingsan Akibat Kelelahan


					Petugas PMI Kota Sukabumi memberikan pertolongan pertama kepada seorang lansia yang pingsan saat mengantre sembako murah di Kantor Pos Sukabumi, Selasa (18/3/2025). Perbesar

Petugas PMI Kota Sukabumi memberikan pertolongan pertama kepada seorang lansia yang pingsan saat mengantre sembako murah di Kantor Pos Sukabumi, Selasa (18/3/2025).

JENTERANEWS.com – Suasana Kantor Pos Kota Sukabumi yang semula tertib, mendadak berubah menjadi kepanikan ketika seorang wanita lanjut usia (lansia) tiba-tiba pingsan di tengah antrean panjang warga yang mengantre untuk mendapatkan kupon sembako murah. Insiden ini terjadi pada Selasa (18/3/2025) dan langsung menarik perhatian banyak orang.

Menurut petugas PMI Kota Sukabumi, Dinar Muhammad, lansia tersebut diduga mengalami kelelahan akibat terlalu lama berdiri dalam antrean, ditambah dengan kondisi sedang berpuasa dan menjalani perawatan medis. “Kami menerima laporan dari warga bahwa ada yang pingsan di Kantor Pos saat antre sembako murah,” ujar Dinar kepada awak media. “Setelah kami periksa, pasien dalam kondisi puasa dan sedang menjalani perawatan. Kemungkinan besar, kondisi ini ditambah dengan lamanya antrean, menyebabkan kadar oksigennya menurun sehingga pingsan.”

Tim PMI segera memberikan pertolongan pertama, termasuk memberikan terapi oksigen, dan kemudian mengantarkan lansia tersebut pulang ke rumahnya. Dinar menekankan pentingnya memberikan prioritas kepada kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas dalam setiap kegiatan yang melibatkan kerumunan massa. “Kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi penyelenggara agar lebih memperhatikan kelompok rentan,” tegasnya.

Menanggapi insiden ini, Ketua Satgas Operasi Pasar Subsidi Kota Sukabumi, Alita Dila, menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan evaluasi untuk memperbaiki sistem antrean pada operasi pasar berikutnya. “Kami mengakui adanya kekurangan koordinasi dengan pihak keamanan,” kata Dila. “Kami akan lebih intens berkoordinasi dengan keamanan untuk mengatur antrean, terutama untuk memberikan prioritas kepada ibu hamil dan lansia.”

Dila juga mengakui adanya keluhan dari masyarakat terkait prioritas antrean. “Kami sudah menginstruksikan agar ibu hamil dan lansia diutamakan, tetapi memang masih ada warga lain yang merasa tidak adil,” ungkapnya.

Insiden ini menjadi sorotan tajam terhadap penyelenggaraan operasi pasar subsidi di Sukabumi. Masyarakat berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan penyelenggara dapat lebih mengutamakan keselamatan dan kenyamanan warga, terutama kelompok rentan.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Tiga Hari Hilang, Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Citepus Sukabumi

20 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, dan TNI AL mengevakuasi jasad korban tenggelam, Ahmad Nadif Fadilah (21), menggunakan kantong mayat di bibir Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). Jasad mahasiswa asal Jakarta Selatan itu ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya.

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca