Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 19 Jun 2025 15:27 WIB

Babak Baru Korban Bencana Naringgul: Bupati Asep Japar Serahkan Kunci Hunian Tetap


					Bupati Sukabumi H. Asep Japar (kanan) secara simbolis menyerahkan kunci hunian tetap (huntap) kepada Nasru Nurpalah (34), salah seorang perwakilan warga penerima bantuan di Kampung Naringgul, Kecamatan Jampangtengah, Kamis (19/6/2025). Sebanyak 16 keluarga penyintas bencana longsor yang kehilangan rumah kini resmi menempati hunian baru yang lebih aman. Perbesar

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (kanan) secara simbolis menyerahkan kunci hunian tetap (huntap) kepada Nasru Nurpalah (34), salah seorang perwakilan warga penerima bantuan di Kampung Naringgul, Kecamatan Jampangtengah, Kamis (19/6/2025). Sebanyak 16 keluarga penyintas bencana longsor yang kehilangan rumah kini resmi menempati hunian baru yang lebih aman.

JENTERANEWS.com – Senyum suka cita merekah di wajah puluhan korban bencana alam di Kampung Naringgul, Desa/Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Enam bulan pasca-terjangan longsor yang merenggut harta benda mereka, secercah harapan baru kini terwujud. Sebanyak 16 kepala keluarga (KK) penyintas bencana secara resmi menerima kunci hunian tetap (huntap) yang diserahkan langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, pada Kamis (19/6/2025).

Suasana haru dan syukur menyelimuti acara serah terima yang menandai babak baru bagi para korban. Huntap berukuran 5×7 meter yang berdiri kokoh ini merupakan buah dari gotong royong dan kepedulian berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi, PT PLN (Persero), hingga Yayasan Sehati.

“Alhamdulillah. Terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah membantu. Akhirnya kami sekeluarga bisa memiliki rumah kembali,” ujar Nasru Nurpalah (34), salah seorang penerima bantuan, dengan mata berkaca-kaca.

Ingatan Nasru melayang pada peristiwa pilu Desember 2024 lalu, saat hujan dengan intensitas tinggi memicu pergerakan tanah dan longsor dahsyat di kampungnya. Seluruh harta bendanya, termasuk rumah yang menjadi tempatnya bernaung, ludes tertimbun material longsoran.

“Rumah di tempat kami yang dulu sudah rata dengan tanah. Termasuk barang-barang kami pun tak terselamatkan,” kenangnya. Kini, di lokasi relokasi yang lebih aman, ia dan keluarganya siap memulai lembaran hidup yang baru. “Rumahnya sudah enak dan nyaman. Insya Allah kami kerasan tinggal di tempat ini,” ungkapnya penuh harap.

Pembangunan huntap ini bukan sekadar menyediakan atap di atas kepala. Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, dalam sambutannya menegaskan bahwa hunian ini telah dilengkapi dengan fasilitas yang memadai untuk menunjang kehidupan warga.

“Huntap ini telah memiliki fasilitas yang luar biasa. Hal itu dimulai dari jaringan listrik hingga air yang sudah sangat memadai. Terima kasih kepada semua pihak atas bantuan dan kepeduliannya,” papar Bupati Asep Japar. Ia pun berharap para penerima manfaat dapat merawat hunian tersebut dan menjadikannya tempat yang membawa berkah.

“Mudah-mudahan rumah ini menjadi berkah bagi para penghuni,” pungkasnya.

Kepala Desa Jampangtengah, Agus Jayadi Ramli, menambahkan bahwa selain bangunan fisik, para penyintas bencana juga akan mendapatkan kepastian hukum atas tanah yang mereka tempati. “Selain hunian tetap, mereka pun akan mendapatkan sertipikat tanah yang saat ini masih dalam proses,” bebernya, yang disambut tepuk tangan meriah dari warga.

Acara serah terima ini menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara pemerintah, BUMN, dan lembaga sosial dalam penanggulangan pasca-bencana. Bantuan yang terintegrasi ini diharapkan tidak hanya memulihkan kondisi fisik, tetapi juga membangkitkan kembali semangat dan asa para korban untuk menatap masa depan yang lebih cerah. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Asep Japar juga menyerahkan sejumlah bantuan lainnya kepada warga.(*)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi