JENTERANEWS.com – Senyum suka cita merekah di wajah puluhan korban bencana alam di Kampung Naringgul, Desa/Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Enam bulan pasca-terjangan longsor yang merenggut harta benda mereka, secercah harapan baru kini terwujud. Sebanyak 16 kepala keluarga (KK) penyintas bencana secara resmi menerima kunci hunian tetap (huntap) yang diserahkan langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, pada Kamis (19/6/2025).
Suasana haru dan syukur menyelimuti acara serah terima yang menandai babak baru bagi para korban. Huntap berukuran 5×7 meter yang berdiri kokoh ini merupakan buah dari gotong royong dan kepedulian berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi, PT PLN (Persero), hingga Yayasan Sehati.
“Alhamdulillah. Terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah membantu. Akhirnya kami sekeluarga bisa memiliki rumah kembali,” ujar Nasru Nurpalah (34), salah seorang penerima bantuan, dengan mata berkaca-kaca.
Ingatan Nasru melayang pada peristiwa pilu Desember 2024 lalu, saat hujan dengan intensitas tinggi memicu pergerakan tanah dan longsor dahsyat di kampungnya. Seluruh harta bendanya, termasuk rumah yang menjadi tempatnya bernaung, ludes tertimbun material longsoran.
“Rumah di tempat kami yang dulu sudah rata dengan tanah. Termasuk barang-barang kami pun tak terselamatkan,” kenangnya. Kini, di lokasi relokasi yang lebih aman, ia dan keluarganya siap memulai lembaran hidup yang baru. “Rumahnya sudah enak dan nyaman. Insya Allah kami kerasan tinggal di tempat ini,” ungkapnya penuh harap.
Pembangunan huntap ini bukan sekadar menyediakan atap di atas kepala. Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, dalam sambutannya menegaskan bahwa hunian ini telah dilengkapi dengan fasilitas yang memadai untuk menunjang kehidupan warga.
“Huntap ini telah memiliki fasilitas yang luar biasa. Hal itu dimulai dari jaringan listrik hingga air yang sudah sangat memadai. Terima kasih kepada semua pihak atas bantuan dan kepeduliannya,” papar Bupati Asep Japar. Ia pun berharap para penerima manfaat dapat merawat hunian tersebut dan menjadikannya tempat yang membawa berkah.
“Mudah-mudahan rumah ini menjadi berkah bagi para penghuni,” pungkasnya.
Kepala Desa Jampangtengah, Agus Jayadi Ramli, menambahkan bahwa selain bangunan fisik, para penyintas bencana juga akan mendapatkan kepastian hukum atas tanah yang mereka tempati. “Selain hunian tetap, mereka pun akan mendapatkan sertipikat tanah yang saat ini masih dalam proses,” bebernya, yang disambut tepuk tangan meriah dari warga.
Acara serah terima ini menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara pemerintah, BUMN, dan lembaga sosial dalam penanggulangan pasca-bencana. Bantuan yang terintegrasi ini diharapkan tidak hanya memulihkan kondisi fisik, tetapi juga membangkitkan kembali semangat dan asa para korban untuk menatap masa depan yang lebih cerah. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Asep Japar juga menyerahkan sejumlah bantuan lainnya kepada warga.(*)















