JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sagaranten pada Rabu (14/5/2025) siang, menyebabkan meluapnya air dari area Perum Perhutani dan saluran irigasi yang kecil di Kampung Ciputat RT 001 RW 001, Desa Puncakmanggis. Akibatnya, empat unit rumah warga terendam banjir.
Menurut laporan dari Jenal Mutakin, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Sebanyak empat Kepala Keluarga (KK) dengan total 16 jiwa terdampak oleh banjir tersebut.
“Hujan dengan curah tinggi menyebabkan air meluap dan merendam rumah warga,” ujar Jenal dalam laporannya. Ia menambahkan bahwa air berasal dari luapan area Perum Perhutani dan diperparah dengan kondisi saluran irigasi yang tidak mampu menampung debit air.
Tim gabungan yang terdiri dari P2BK, Forkopimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan), perangkat kecamatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kasi Trantib, Pemdes Puncakmanggis, ketua RT, dan Kadus segera bergerak cepat melakukan assessment di lokasi kejadian setelah menerima laporan.
Jenal menjelaskan bahwa saat tim tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB, air sudah mulai surut. Warga setempat bahu-membahu membersihkan lumpur yang sempat masuk ke dalam rumah menggunakan peralatan seadanya seperti ember dan wiper lantai.
Meskipun demikian, Jenal menyampaikan bahwa warga terdampak saat ini sangat membutuhkan bantuan sembako. “Untuk saat ini, keperluan mendesak bagi warga terdampak adalah sembako,” katanya.
Pihak terkait terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh warga Kampung Ciputat. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya sistem drainase yang baik dan antisipasi terhadap cuaca ekstrem.(*)
[Sumber: P2BK Sagaranten| Editor: Hamjah]
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















