Menu

Mode Gelap

Laporan: Ari Ajo · 23 Agu 2023 13:26 WIB

Bikin Konten Lompat Ke Laut, Warga Tegalbuled Dinyatakan Hilang


					Bikin Konten Lompat Ke Laut, Warga Tegalbuled Dinyatakan Hilang Perbesar

JENTERANEWS.com – Tim gabungan Pos Basarnas Sukabumi kembali mencari keberadaan PR (19) alias Beta, seorang konten kreator lokal asal Kampung Cibereum, Rt 013 Rw04, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.

PR dinyatakan hilang tenggelam setelah aksi nekadnya membuat konten media sosial di atas dermaga rusak yang sudah tak terpakai.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan Tegalbuleud, Noris, menjelaskan, korban bersama temannya sengaja membuat konten video di kawasan tersebut.

PR melompat ke dalam air selanjutnya direkam oleh temannya, namun nahas korban tidak kuat berenang.

Sempat dilakukan pertolongan dengan melempar ban dan bambu ke arah korban namun tidak bisa di jangkau PR.

“Pencarian hari Senin kemarin kami menggunakan beberapa perahu congkreng milik nelayan di perairan dengan radius sekitar 2 mil di sekitar tempat kejadian musibah,” ungkap Noris.

Menurut Noris, pencarian pada Senin kemarin tim SAR dipimpin Basarnas melakukan pencarian laut dan darat.

“Selain pencarian di perairan, juga dilakukan pencarian darat dengan cara menyisir garis pantai beberapa kilometer dari TKM (tempat kejadian musibah) secara visual,” jelasnya.

Sementara Koordinator Pos Basarnas Sukabumi, Suryo Adianto menuturkan bahwa radius pencarian korban pada hari ketiga diperluas dan dibagi dalam 2 Search Rescue Unit (SRU).

“Kemarin SRU yang melakukan pencarian di laut mencari hingga 2 Nauticalmile (Nm) hari ini kita perluas hingga 5 Nm hingga pantai karang bolong,” kata Suryo.

Begitu pula dengan SRU darat yang menyisir tepi pantai hingga muara Cikaso. SRU darat akan melakukan penyisiran hingga 5 Kilometer (Km) hingga muara Cibuni.

Kondisi angin, lanjut Suryo, cukup besar yang berhembus dari arah lautan ke daratan hingga menyebabkan gelombang laut tinggi. Hal ini cukup menyulitkan SRU untuk melakukan pencarian di lautan.

“Bukan hanya angin kencang dan gelombang tinggi, tim pun diterpa teriknya panas matahari,” pungkasnya.(*)

Bikin Konten Lompat Ke Laut, Warga Tegalbuled Dinyatakan Hilang

Tim gabungan Pos Basarnas Sukabumi Kesulitan Mencari Korban Akibat Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Warga Cikarang dan Cipamingkis Harapkan Percepatan Pembangunan Jalan Penghubung

5 Januari 2025 - 21:29 WIB

Kondisi jalan Cikarang-Cipamingkis yang masih berupa tanah merah di Kampung Cimapag Hilir, Desa Cikarang, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi. Warga berharap pemerintah segera menyelesaikan pembangunan jalan tersebut.

LSM Dampal Jurig Jabar Aktif Berkontribusi, Serahkan Laporan Kegiatan ke Bakesbangpol Sukabumi

4 Januari 2025 - 12:56 WIB

Irvan Azis, Ketua LSM Dampal Jurig Jabar, menyerahkan secara simbolis laporan kegiatan kepada perwakilan Bakesbangpol Sukabumi

Kondisi Memprihatinkan Kantor KUA Cidolog, Sentuhan Pemerintah Sangat Diharapkan

24 Desember 2024 - 11:40 WIB

Bangunan KUA Kecamatan Cidolog tampak kurang layak dan membutuhkan perhatian pemerintah. Kondisi ini berdampak pada kenyamanan dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Foto diambil pada Selasa 24/12/2024.[JENTERA NEWS].

Penyaluran BLT DD di Desa Cidolog Berakhir dengan Lancar, KPM Diharapkan Manfaatkan Bantuan dengan Bijak

23 Desember 2024 - 14:34 WIB

Proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) bulan November dan Desember 2024 di aula kantor Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Senin (23/12/2024).

Pemdes Cipamingkis Salurkan BLT DD Tahap Akhir Tahun 2024, Tingkatkan Kesejahteraan Warga

13 Desember 2024 - 11:08 WIB

Pemerintah Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi saat menyalurkan BLT DD triwulan terakhir tahun 2024 Jumat 13/12 (JENTERA NEWS)

Tujuh Kampung di Cipamingkis Terisolasi Akibat Pergerakan Tanah

11 Desember 2024 - 12:50 WIB

Ruas jalan Cipamingkis - Cikarang Status jalan kabupaten ancur sepanjang 1,5 Km akibat pergerakan tanah.
Trending di Laporan: Ari Ajo