Menu ✖

Mode Gelap

News · 12 Des 2024 12:45 WIB

BNPB Semai 50 Ton Garam di Langit Sukabumi-Cianjur untuk Redam Hujan Deras


					Petugas memasukkan NaCl powder ke dalam pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca di Sukabumi dan Cianjur, Jabar. [JENTERA NEWS] Perbesar

Petugas memasukkan NaCl powder ke dalam pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca di Sukabumi dan Cianjur, Jabar. [JENTERA NEWS]

JENTERANEWS.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengambil langkah drastis untuk meredam intensitas hujan deras yang melanda wilayah Sukabumi dan Cianjur. Melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), sebanyak 50 ton garam atau Sodium Chloride (NaCl) disebar di langit kedua daerah tersebut.

“Tujuannya adalah untuk mengurangi potensi bencana hidrometeorologi basah yang kerap terjadi di wilayah ini,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Kamis (12/12/2024).

Proses penyemaian garam ini dilakukan menggunakan pesawat Cessna Caravan 208B. Pesawat ini terbang berulang kali, menyebarkan garam ke awan-awan yang berpotensi membawa hujan deras. Dengan cara ini, diharapkan tetesan air hujan akan terbentuk lebih awal dan jatuh sebelum mencapai wilayah target.

“Ini seperti menaburkan benih di awan agar hujan turun sebelum mencapai daerah yang kita ingin lindungi,” jelas Muhari.

Operasi OMC ini dilakukan secara intensif selama 24 jam, baik siang maupun malam. Tim gabungan dari BNPB, BMKG, TNI AU, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama untuk memastikan keberhasilan operasi ini.

“Kami berharap dengan upaya ini, intensitas hujan dapat berkurang dan risiko bencana seperti banjir dan tanah longsor dapat diminimalisir,” tambah Muhari.

Keputusan untuk melakukan OMC ini diambil setelah Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, meninjau langsung kondisi di Sukabumi dan melihat potensi ancaman bencana hidrometeorologi.

“Beliau sangat prihatin dengan kondisi yang ada dan meminta kami untuk segera mengambil tindakan,” ungkap Muhari.

Masyarakat di Sukabumi dan Cianjur menyambut baik upaya pemerintah dalam mengatasi masalah banjir. Mereka berharap operasi ini dapat memberikan dampak positif dan mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

“Kami sudah sering mengalami banjir, jadi kami sangat berharap operasi ini berhasil,” ujar seorang warga Sukabumi.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BGN Resmi Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi, Moratorium Dapur Makan Bergizi Gratis Ditiadakan

3 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (kiri) berjabat tangan saat tiba di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026). Kehadirannya untuk meresmikan 480 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 16 provinsi, yang sekaligus menandai ditiadakannya moratorium dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
Trending di News

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca