Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 16 Jan 2025 20:20 WIB

Bupati Sukabumi Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah kepada Masyarakat Pajampangan


					Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, menyerahkan sertifikat redistribusi tanah secara simbolis kepada perwakilan masyarakat di Halaman SDN Bojongwaru, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kamis (16/1/2024). Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, menyerahkan sertifikat redistribusi tanah secara simbolis kepada perwakilan masyarakat di Halaman SDN Bojongwaru, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kamis (16/1/2024).

JENTERANEWS.com Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, menyerahkan sertifikat redistribusi tanah tahun 2024 kepada masyarakat di wilayah Pajampangan, yang dipusatkan di Halaman SDN Bojongwaru, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, pada Kamis (16/1/2024). Penyerahan ini menandai langkah penting dalam upaya pemerataan kepemilikan tanah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Sertifikat tanah ini diberikan kepada perwakilan dari delapan desa yang tersebar di empat kecamatan di wilayah Pajampangan. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Strategis dan Kerja Sama Antar Lembaga Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan Wilayah XI Yogyakarta, dan Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Jawa Barat.

Suasana penyerahan sertifikat redistribusi tanah tahun 2024 di Halaman SDN Bojongwaru, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, yang dihadiri oleh Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, dan Staf Khusus Menteri ATR/BPN.

Suasana penyerahan sertifikat redistribusi tanah tahun 2024 di Halaman SDN Bojongwaru, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, yang dihadiri oleh Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, dan Staf Khusus Menteri ATR/BPN.

Muda Saleh, Staf Khusus Menteri ATR/BPN, menjelaskan bahwa program redistribusi tanah merupakan bagian integral dari reforma agraria. Tujuannya adalah untuk memperbaiki kondisi sosial-ekonomi masyarakat melalui pembagian lahan yang adil dan merata, sehingga mengurangi ketimpangan kepemilikan tanah di Indonesia.

“Sertifikat ini punya nilai ekonomis yang tinggi. Saya ingin sertifikatnya digunakan untuk pengembangan poros ekonomi lokal di Kabupaten Sukabumi,” tegas Muda Saleh. Ia juga menambahkan komitmennya untuk membantu kemajuan Kabupaten Sukabumi, khususnya dalam bidang agraria dan tata ruang, mengingat potensi wisata yang telah diakui dunia, seperti Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

“Kawasan Geopark ini adalah kawasan wisata yang telah diakui UNESCO. Apapun yang dibutuhkan di kawasan ini, kami akan paksa pemerintah pusat untuk memfasilitasinya. Saya mewakili Pak Menteri akan membantu wilayah Kabupaten Sukabumi ini,” lanjutnya.

Bupati Marwan Hamami menegaskan komitmennya untuk mendorong pemanfaatan lahan redistribusi ini dalam menunjang pertumbuhan ekonomi di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Ia berharap lahan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Mudah-mudahan lahan ini bisa dimanfaatkan oleh Bapak/Ibu untuk meningkatkan kesejahteraan,” ucap Bupati. Ia juga menekankan bahwa lahan yang disertifikatkan berada di wilayah revitalisasi UNESCO, sehingga perlu diberdayakan semaksimal mungkin untuk pengembangan potensi pertanian dan pariwisata Kabupaten Sukabumi.

“Laksanakan penataan aset ini dengan maksimal. Manfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan Bapak/Ibu semua,” imbuhnya. Bupati juga mengingatkan masyarakat penerima sertifikat untuk memanfaatkan tanah tersebut secara produktif dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal.

“Program ini penuh dengan perjuangan. Dan salah satu wujud keberhasilan Misi Kabupaten Sukabumi yaitu meningkatkan produktivitas dan daya saing berbasis agrobisnis dan pariwisata berkelanjutan,” tutur Bupati.

Sebagai informasi, kuota redistribusi tanah tahun anggaran 2024 di Provinsi Jawa Barat adalah sebanyak 6.000 bidang, dengan alokasi khusus untuk Kabupaten Sukabumi sebanyak 3.300 bidang tanah.

Acara diakhiri dengan penyerahan simbolis sertifikat redistribusi tanah tahun 2024 kepada beberapa perwakilan masyarakat oleh Bupati Sukabumi dan para pejabat yang hadir.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 110 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca