Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 2 Jun 2026 11:15 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Sukabumi, Longsor Putus Saluran Irigasi Warga di Cidahu


					Kecamatan (P2BK) Cidahu bersama relawan saat melakukan kaji cepat (assessment) di titik ambrolnya Tembok Penahan Tanah (TPT) irigasi di Kampung Pendeuy, Desa Pondokaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Bencana longsor yang dipicu cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan saluran air bersih warga terputus total. Perbesar

Kecamatan (P2BK) Cidahu bersama relawan saat melakukan kaji cepat (assessment) di titik ambrolnya Tembok Penahan Tanah (TPT) irigasi di Kampung Pendeuy, Desa Pondokaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Bencana longsor yang dipicu cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan saluran air bersih warga terputus total.

JENTERANEWS.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi memicu bencana tanah longsor di Kampung Pendeuy RT 19/05, Desa Pondokaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, pada Senin (1/6/2026) malam. Akibat insiden ini, Tembok Penahan Tanah (TPT) irigasi ambrol dan memutus pasokan air warga setempat.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, longsor terjadi sekitar pukul 22.00 WIB akibat cuaca ekstrem. Material longsor menggerus TPT irigasi sepanjang 5 meter dengan ketinggian mencapai 6 meter.

“Penyebab kejadian adalah cuaca ekstrem berupa hujan deras. Dampaknya, TPT irigasi longsor yang menyebabkan terputusnya saluran air warga,” tulis BPBD Kabupaten Sukabumi dalam laporan resminya.

Pihak BPBD memastikan tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun warga yang harus mengungsi akibat peristiwa ini. Area yang terdampak terfokus pada kerusakan infrastruktur pengairan umum.

Merespons bencana tersebut, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidahu telah bergegas ke lokasi pada malam kejadian untuk melakukan kaji cepat (assessment). Penanganan darurat dilakukan secara lintas sektoral dengan melibatkan perangkat desa, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, relawan gabungan, dan warga sekitar.

Di lokasi kejadian, petugas gabungan langsung memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif.

Guna memulihkan akses air warga dengan segera, tim kaji cepat melaporkan perlunya perbaikan darurat. Terdapat sejumlah material bangunan yang mendesak untuk segera disalurkan ke lokasi, yakni kawat bronjong, batu, karung, dan pipa paralon.

Hingga saat ini, BPBD masih menghitung total kerugian materiel akibat rusaknya infrastruktur irigasi tersebut. Sementara itu, pantauan cuaca terkini di lokasi kejadian dilaporkan cerah sebagian berawan.(*)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Kalapanunggal Sukabumi, BPBD Lakukan Penanganan Cepat

2 Juni 2026 - 11:34 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari P2BK, aparat desa, dan warga setempat tengah melakukan asesmen dan meninjau langsung material tanah longsor serta pohon tumbang di Kampung Pasir Awi, RT 11/RW 03, Desa Palasari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Longsor tebing setinggi 6 meter ini dipicu oleh hujan deras pada Senin (1/6/2026) malam.

Aksi Pembobolan Vila di Parungkuda Sukabumi Berhasil Digagalkan Warga

2 Juni 2026 - 08:24 WIB

Ilustrasi

Tinjau Pasar Cisaat Sukabumi, Perum BULOG Pastikan Stabilitas Harga Pangan Pasca-Iduladha

30 Mei 2026 - 13:10 WIB

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani (mengenakan topi dan rompi) saat berdialog dengan pedagang dan mengecek langsung kualitas komoditas pangan di Pasar Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2026).

Teror Babi Hutan di Cidolog: Saat Ambisi Ketahanan Pangan Lumat oleh Kerusakan Ekologis

30 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tim gabungan dari BPP Cidolog, Perbakin, dan perwakilan petani setempat menunjukkan kekompakan sebelum atau setelah penyisiran di medan terjal Cidolog, Sukabumi. Foto ini menangkap momen kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya mendesak untuk menghentikan kerusakan masif lahan pertanian—terutama ladang jagung dan komoditas hortikultura—akibat invasi babi hutan yang dipicu alih fungsi lahan hutan di hulu.

Waspada Penipuan Dapur Makan Bergizi Gratis, BGN Tegaskan Proses SPPG Bebas Biaya

29 Mei 2026 - 22:23 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sony Sonjaya (tengah), didampingi oleh jajaran kepolisian, memberikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok penentuan titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat. Dalam keterangannya, BGN menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan dan verifikasi dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya bersifat transparan dan tidak dipungut biaya.

Wujudkan Pendidikan Bebas Kekerasan, Pemkab Sukabumi Resmi Bentuk Pokja BSAN Lintas Sektor

29 Mei 2026 - 22:09 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah latar belakang), memimpin langsung Rapat Koordinasi Pembentukan Pokja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) Lintas Sektor di Pendopo Sukabumi, Jumat (29/05/2026). Pertemuan ini menjadi langkah proaktif Pemkab Sukabumi menciptakan iklim pendidikan positif dan bebas kekerasan.
Trending di Sukabumi