Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 8 Jun 2026 18:03 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Kobaran Api Misterius Hanguskan Rumah dan Bengkel di Kampung Ranca Wiru Desa Sinar Bentang


					Petugas Pemadam Kebakaran Pos Sagaranten tampak menaiki tangga demi menjinakkan sisa-sisa api di bagian atap bangunan rumah dan bengkel yang hangus terbakar di Kampung Ranca Wiru, RT 09 RW 05, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Senin (8/6/2026). Proses pemadaman ini dikawal ketat oleh personel Babinsa, P2BK, dan disaksikan langsung oleh warga setempat pasca-insiden mencekam yang sempat melumpuhkan arus lalu lintas. Perbesar

Petugas Pemadam Kebakaran Pos Sagaranten tampak menaiki tangga demi menjinakkan sisa-sisa api di bagian atap bangunan rumah dan bengkel yang hangus terbakar di Kampung Ranca Wiru, RT 09 RW 05, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Senin (8/6/2026). Proses pemadaman ini dikawal ketat oleh personel Babinsa, P2BK, dan disaksikan langsung oleh warga setempat pasca-insiden mencekam yang sempat melumpuhkan arus lalu lintas.

JENTERANEWS.com  — Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat di Kampung Ranca Wiru, RT 09 RW 05, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (8/6/2026) sore. Kobaran api menghanguskan bangunan rumah tinggal sekaligus bengkel motor milik warga bernama Heri sekitar pukul 15.30 WIB, memicu kepanikan luar biasa lantaran satu keluarga berada di dalam bangunan saat api mulai membesar.

Suasana tenang di sore hari mendadak pecah ketika seorang pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas berteriak histeris melihat kepulan asap hitam pebal disertai kobaran api dari bagian atas bangunan. Teriakan lantang itu menjadi alarm darurat bagi warga sekitar dan penghuni rumah yang berada di dalam.

Saat peristiwa mencekam itu terjadi, istri Heri, kedua anaknya, serta sang adik tengah berada di dalam rumah dan area bengkel tanpa menyadari bahaya maut yang mengintai di atas kepala mereka. Beruntung, begitu mendengar teriakan dari luar, mereka langsung berhamburan menyelamatkan diri keluar bangunan sesaat sebelum api menjalar ke seluruh ruangan. Sementara itu, Heri selaku pemilik rumah diketahui sedang tidak berada di lokasi karena tengah berbelanja suku cadang (onderdil) motor ke pusat Kecamatan Sagaranten.

Melihat kobaran api kian beringas, puluhan tetangga langsung bergerak cepat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Di tengah kepulan asap yang menyesakkan, warga juga berjibaku menyelamatkan barang-barang berharga yang masih bisa dievakuasi dari dalam bengkel.

Lantaran posisi bangunan berada tepat di pinggir jalan utama, insiden ini langsung memicu kemacetan lalu lintas yang cukup panjang. Beruntung, seorang anggota Polsek Sagaranten yang sedang melintas di jalur tersebut langsung mengambil tindakan taktis guna mengamankan arus lalu lintas dan segera menghubungi petugas kebakaran.

Mendapat laporan darurat, Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Sagaranten langsung mengerahkan 1 unit mobil armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian guna memutus perambatan api agar tidak meluas ke bangunan di sekitarnya.

Menurut kesaksian mengejutkan dari salah seorang tetangga korban, Tumin, titik api pertama kali terlihat jelas berkobar dari area lantai dua bangunan. Ironisnya, saat insiden naas itu terjadi, aliran listrik di wilayah tersebut sebenarnya sedang dalam kondisi padam (mati lampu). Hal ini memicu tanda tanya besar mengenai penyebab utama munculnya api.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih menjadi misteri dan dalam penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian. Di lokasi kejadian, sejumlah petugas gabungan dari P2BK Kecamatan Sagaranten, Babinsa Desa Sinarbentang, Bhabinkamtibmas Desa Sinarbentang, serta jajaran Pemerintah Desa Sinar Bentang telah bersiaga untuk melakukan pengamanan lokasi serta asesmen dampak bencana.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mengerikan ini, namun kerugian materiil berupa kerusakan bangunan, peralatan bengkel, dan harta benda milik korban ditaksir mencapai angka yang cukup besar dan hingga kini masih dalam proses perhitungan intensif oleh pihak berwenang.(*)

[Hamjah]


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 86 kali

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca