JENTERANEWS.com – Bencana kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di Kampung Cihideung, RT 02/RW 01, Desa Curugkembar, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (9/6/2026) malam. Sebanyak tiga unit rumah dilaporkan hangus rata dengan tanah akibat amukan si jago merah. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB ini diduga kuat dipicu oleh api dari kompor gas di salah satu rumah warga.
Berdasarkan hasil asesmen yang dilaporkan oleh Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Curugkembar, Suryana, kebakaran ini mengakibatkan tiga Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal. Ketiga rumah yang ludes terbakar tersebut masing-masing milik keluarga Mito (1 KK, 3 jiwa), Solah (1 KK, 6 jiwa), dan Hj. Junar (1 KK, 1 jiwa).
“Seluruh bangunan rumah hangus terbakar. Akibat kejadian ini, sebanyak 3 KK yang terdiri dari 10 jiwa kini berstatus sebagai korban penderita dan terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Total taksiran kerugian material akibat musibah ini diperkirakan mencapai Rp250 juta,” jelas laporan resmi P2BK Curugkembar.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas ini. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Pos Sagaranten yang menerima laporan langsung menerjunkan satu unit armada pemadam ke lokasi kejadian. Berkat kesigapan petugas Damkar, kobaran api berhasil dipadamkan dan diputus jalur rambatannya sehingga tidak merembet ke satu rumah warga lain yang sebelumnya berada dalam kondisi terancam.
Pasca-kejadian, P2BK Kecamatan Curugkembar langsung bergerak cepat melakukan koordinasi darurat. Asesmen dan penanganan di lokasi kejadian (TKP) melibatkan sinergi dari berbagai pihak, meliputi perangkat Desa dan Kecamatan (Kasi Trantib dan Kasi Binwas), jajaran Posramil, Polsek setempat, anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Saat ini, para korban yang mengungsi sangat menantikan uluran tangan dari pemerintah maupun para dermawan. Pihak P2BK merilis sejumlah kebutuhan mendesak yang sangat diperlukan oleh para penyintas untuk bertahan di pengungsian maupun untuk tahap pemulihan, antara lain: Bahan material, bangunan, Pakaian layak pakai, Paket kebutuhan pokok (Sembako), Alas tidur, Selimut.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk terus mewaspadai potensi bahaya kebakaran, terutama dengan secara rutin mengecek kondisi kompor dan instalasi listrik di rumah masing-masing.(*)
[Hamjah]















