JENTERANEWS.com — Suasana penutupan panggung Syukuran Hari Nelayan ke-69 dan Festival Seni Budaya di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, mendadak gempar. Vokalis grup band Kotak, Tantri, menjadi korban aksi nekat seorang pria tak dikenal yang menerobos barikade keamanan dan langsung merangkulnya di atas panggung kawasan Geopark Ciletuh tersebut.
Insiden yang sempat terekam kamera penonton dan viral di media sosial itu terjadi pada detik-detik akhir penutupan acara, sekitar pukul 22.30 WIB, tepat setelah Kotak menyelesaikan lagu pamungkas mereka.
Menurut keterangan panitia penyelenggara, peristiwa tersebut terjadi begitu cepat saat para personel Kotak sedang menyapa dan berpamitan kepada para penonton.
“Itu acara pas mau closing. Sudah nyanyi lagu terakhir dan sudah pamit juga ke penonton,” ujar salah satu panitia acara, Mudrika, Selasa (21/7/2026).
Namun, kemeriahan malam penutupan seketika berubah menjadi kebingungan. Pria misterius tersebut memanfaatkan celah keamanan di area panggung untuk menerobos masuk.
“Pas selesai nyanyi, tiba-tiba ada salah satu penonton nyelonong naik ke panggung dan langsung mau merangkul Tantri,” tutur Mudrika menjelaskan detik-detik insiden tersebut.
Pihak penyelenggara mengakui adanya celah pengamanan pada penghujung acara. Fokus panitia dan tim keamanan di area panggung terpecah karena sedang berkonsentrasi mempersiapkan agenda foto bersama.
“Kami panitia juga sudah kurang perhatian, soalnya kami mau persiapan untuk acara foto bersama di batas panggung,” aku Mudrika.
Aksi nekat pria yang identitasnya belum diketahui tersebut berdampak langsung pada rangkaian acara. Panitia memutuskan untuk membatalkan seluruh agenda yang tersisa, termasuk sesi foto bersama dengan grup band papan atas tersebut.
“Acara foto bersama pun tidak jadi gara-gara ada kejadian tersebut. Dan semua panitia tidak ada yang kenal sama orang tersebut,” tegasnya.
Petugas keamanan dari Satuan Pengendalian Massa (Dalmas) yang bertugas di lokasi bergerak cepat meredam situasi. Pelaku langsung dilumpuhkan di tempat dan diamankan dari area panggung untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
“Si pelaku langsung diamankan oleh teman-teman anggota yang pada saat itu melakukan pengamanan. Setelah diamankan oleh teman-teman Dalmas, kami tidak tahu kelanjutannya,” lanjut Mudrika.
Atas peristiwa yang mengejutkan publik dan merusak kekhusyukan penutupan festival seni budaya tersebut, pihak penyelenggara menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada Tantri dan seluruh personel grup band Kotak.(*)















