Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 22 Jul 2026 12:40 WIB

Pemkab Sukabumi Dukung Rubi Wujudkan Sukabumi Pusat Bonsai Nasional


					Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), memimpin audiensi bersama pengurus Rumah Bonsai (Rubi) Cabang Sukabumi di Pendopo Sukabumi, Rabu (22/7/2026). Pertemuan tersebut membahas strategi pengembangan potensi bonsai lokal serta rencana penyelenggaraan pameran bonsai dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) 2026. Perbesar

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah), memimpin audiensi bersama pengurus Rumah Bonsai (Rubi) Cabang Sukabumi di Pendopo Sukabumi, Rabu (22/7/2026). Pertemuan tersebut membahas strategi pengembangan potensi bonsai lokal serta rencana penyelenggaraan pameran bonsai dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) 2026.

JENTERANEWS.com — Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyambut positif gagasan pengembangan potensi seni tanaman hias bonsai lokal agar mampu menembus dan memimpin pasar nasional. Langkah ini mengemuka saat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menerima audiensi dari jajaran pengurus Rumah Bonsai (Rubi) Cabang Sukabumi di Pendopo Sukabumi, Rabu (22/7/2026).

Pertemuan tersebut berfokus pada pembahasan strategi optimalisasi potensi pengrajin bonsai lokal serta rencana penyelenggaraan ajang pameran bonsai berskala regional.

Memperkuat Posisi Sukabumi sebagai Barometer Bonsai Nasional

Ketua Rubi Cabang Sukabumi, Wahyu Kurniawan, mengungkapkan bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki kualitas produk dan keterampilan pengrajin bonsai yang sangat diperhitungkan. Kualitas karya lokal ini bahkan mulai menarik minat dan permintaan dari pasar mancanegara.

“Bagusnya kualitas bonsai Sukabumi sudah terbukti, bahkan ada permintaan dari luar negeri. Potensi luar biasa ini harus terus dikembangkan agar Sukabumi bisa menjadi barometer bonsai di tingkat nasional,” ujar Wahyu dalam audiensi tersebut.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Rubi Cabang Sukabumi menginisiasi penyelenggaraan pameran dan kompetisi bonsai dalam waktu dekat yang dipusatkan di Kecamatan Jampangtengah. Event ini dirancang untuk menarik partisipasi peserta dan kolektor dari berbagai daerah di Indonesia.

Melalui sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, pihak Rubi berharap ajang ini dapat dikemas lebih semarak dan diproyeksikan menjadi salah satu agenda ikonik daerah.

Selain agenda pameran, Penasehat Rubi Cabang Sukabumi, Zazuli, memaparkan sejumlah program strategis jangka panjang untuk mendukung keberlanjutan industri kreatif ini. Salah satunya adalah penyusunan buku literasi bonsai serta gagasan pembangunan pusat kegiatan khusus.

  • Penyusunan Buku Bonsai: Sebagai media edukasi dan dokumentasi ragam keunggulan bonsai Sukabumi.

  • Pendirian Bonsai Center: Diharapkan menjadi sarana terpadu untuk edukasi, pelatihan pengrajin muda, serta galeri pameran permanen.

Gagasan dan terobosan dari pengurus Rubi mendapat apresiasi penuh dari Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman. Mengingat waktu pelaksanaan yang berdekatan, Pemkab Sukabumi berencana memasukkan event bonsai tersebut ke dalam kalender resmi Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) 2026.

Rangkaian kegiatan peringatan HJKS sendiri dijadwalkan berlangsung mulai Agustus hingga September, dengan puncak acara pada tanggal 10 September.

“Gagasan dari Rubi ini sangat baik karena mengangkat potensi lokal Sukabumi. Kita bisa gabungkan agenda pameran bonsai ini ke dalam rangkaian kegiatan HJKS. Semoga seluruh rencana ini dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi daerah,” tegas Ade Suryaman.(*)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Panggung Syukuran Hari Nelayan Sukabumi Gempar, Pria Tak Dikenal Terobos Panggung dan Peluk Tantri Kotak

22 Juli 2026 - 13:04 WIB

Momen vokalis grup band Kotak, Tantri (tengah), dan personel lainnya saat menyapa ribuan penonton pada malam penutupan Syukuran Hari Nelayan ke-69 di Pantai Palangpang, Sukabumi. Konser ini kemudian dihebohkan dengan insiden seorang pria tak dikenal yang menerobos panggung dan mencoba merangkul Tantri.

Dugaan Pencabulan 12 Anak di Sukabumi, Lansia Berinisial MH Digerebek Warga

22 Juli 2026 - 12:48 WIB

Gempar! Pemuda di Pabuaran Sukabumi Ditemukan Meninggal Tergantung di Rumahnya

22 Juli 2026 - 12:25 WIB

Petugas gabungan dari Polri, TNI, tim kesehatan desa, dan aparat kecamatan melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh Jaelani (27) di dalam rumah tempat ditemukannya korban di Kampung Cijulang, Desa Sukajaya, Kecamatan Pabuaran. Jasad korban terlihat dibaringkan di atas tikar setelah diturunkan dari jeratan tali. Beberapa anggota keluarga dan warga turut mendampingi. (Wajah korban disensor demi alasan privasi).

Tersengat Listrik Tegangan Tinggi dan Terjatuh dari Atap, Pekerja Proyek TK di Purabaya Meninggal Dunia

21 Juli 2026 - 20:56 WIB

Petugas kepolisian menunjuk titik lokasi jatuhnya korban dari atap gedung TK PGRI Melati, Kampung Caringin, Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Sukabumi.

Warga Sukabumi Digegerkan Penemuan Jasad Bayi Laki-Laki di Aliran Anak Sungai Cipelang

16 Juli 2026 - 19:56 WIB

Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascapenemuan jasad bayi laki-laki di aliran anak Sungai Cipelang, Jalan Benteng Kidul, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (16/7/2026).

Diduga Akibat Aktivitas Pembakaran Lahan, Kebun Bambu di Nyalindung Sukabumi Hangus Terbakar

16 Juli 2026 - 14:46 WIB

Petugas gabungan, termasuk personel Pemadam Kebakaran Sukaraja dan P2BK Nyalindung, berupaya memadamkan sisa-sisa api yang melahap lahan kebun bambu di area PT Bintonik, Kampung Caringin, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis siang, 16 Juli 2026. Kebakaran yang diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan oleh warga ini berhasil dikendalikan setelah pengerahan satu unit armada pemadam.
Trending di Sukabumi