JENTERANEWS.com– Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, membawa bencana pada Sabtu (8/11/2025) siang. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon jengjeng tumbang dan menimpa rumah panggung milik seorang warga lanjut usia di Kampung Cijami RT 07/03, Desa Padajaya.
Insiden nahas yang terjadi sekitar pukul 12.54 WIB tersebut menimpa rumah milik Nining (72 tahun). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun bangunan rumah mengalami kerusakan yang cukup signifikan.
Komandan Pos (Danpos) Pemadam Kebakaran Jampangkulon, Ismu Agustian, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, insiden ini murni dipicu oleh kondisi cuaca.
“Peristiwa ini terjadi akibat cuaca ekstrem. Pohon jengjeng berukuran sedang yang tumbuh di sekitar rumah korban tidak kuat menahan terjangan hujan deras dan angin kencang, sehingga tumbang dan langsung menimpa bangunan,” ujar Ismu Agustian saat dikonfirmasi, Sabtu siang.
Saat kejadian, pemilik rumah, yang akrab disapa Nek Nining, sedang tidak berada di lokasi. Keberadaannya di rumah sang anak menyelamatkannya dari peristiwa yang berpotensi membahayakan nyawanya.
“Saat kejadian, Nek Nining tidak berada di rumah. Beliau tengah mengunjungi rumah anaknya,” jelas Ismu.
Akibat tertimpa pohon, rumah panggung tersebut mengalami kerusakan parah. “Kondisi korban selamat, namun rumah mengalami kerusakan cukup parah di bagian atap dan dinding,” paparnya.
Pasca kejadian, Nek Nining diungsikan sementara waktu ke rumah anaknya. Langkah ini diambil untuk menghindari risiko bangunan yang kondisinya rawan pasca tertimpa pohon tumbang.
Menerima laporan bencana, tim gabungan segera dikerahkan ke lokasi. Petugas pemadam kebakaran dari Pos Jampangkulon—terdiri dari Sukandar, Khairul Anam, Yoga Febrian, dan Aldi Hidayat—turun langsung memimpin proses evakuasi.
Evakuasi pohon tumbang dan pembersihan puing bangunan turut dibantu oleh anggota Satpol PP Kecamatan Jampangkulon serta warga sekitar yang sigap bergotong royong.
Menyikapi insiden ini, Ismu Agustian mengimbau seluruh warga Jampangkulon dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi sewaktu-waktu akibat kondisi cuaca ekstrem.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan hati-hati saat hujan dan angin kencang, serta segera melapor bila ada kondisi yang membahayakan,” pungkasnya.(*)















