Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 7 Agu 2025 10:42 WIB

Dua Hari Hilang, Nelayan di Sukabumi Ditemukan dalam Kondisi Tak Bernyawa


					Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Hamdan (45), nelayan yang menjadi korban perahu terbalik, di bibir Pantai Ciroyom, Tegalbuleud, Sukabumi, Kamis (7/8/2025). Korban ditemukan meninggal dunia setelah dua hari pencarian dan langsung dibawa ke Puskesmas Tegalbuleud. Perbesar

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Hamdan (45), nelayan yang menjadi korban perahu terbalik, di bibir Pantai Ciroyom, Tegalbuleud, Sukabumi, Kamis (7/8/2025). Korban ditemukan meninggal dunia setelah dua hari pencarian dan langsung dibawa ke Puskesmas Tegalbuleud.

JENTERANEWS.com – Duka menyelimuti keluarga nelayan di Sukabumi. Hamdan (45), seorang nelayan yang dilaporkan hilang setelah perahunya karam dihantam gelombang tinggi di Perairan Pantai Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (7/8) pagi. Jasad korban ditemukan oleh tim SAR gabungan yang telah melakukan pencarian intensif selama dua hari.

Penemuan jasad Hamdan mengakhiri ketidakpastian yang menyelimuti keluarga dan rekan-rekannya sejak ia dinyatakan hilang pada Selasa (5/8) malam. Korban ditemukan terdampar di bibir Pantai Ciroyom, sekitar empat kilometer dari lokasi pertama kali perahunya terbalik.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, mengonfirmasi penemuan tersebut. “Pencarian akhirnya membuahkan hasil pagi ini, setelah personel Basarnas bersama unsur SAR gabungan melalui jalur darat menemukan jasad korban terdampar di bibir pantai Ciroyom,” ujarnya.

Suryo menjelaskan bahwa jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim menuju Puskesmas Tegalbuleud untuk proses identifikasi lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga yang berduka.

Insiden tragis yang menimpa Hamdan terjadi pada Selasa sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, perahu yang ia kemudikan seorang diri terbalik setelah dihantam gelombang tinggi yang ganas di perairan Tegalbuleud. Korban seketika hilang ditelan ombak, memicu operasi pencarian besar-besaran.

Upaya pencarian yang dikoordinasikan oleh Basarnas ini melibatkan puluhan personel dari berbagai instansi. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polsek Tegalbuleud, Koramil Tegalbuleud, P2BK Tegalbuleud, Relawan Destana Tegalbuleud, HNSI Tegalbuleud, Jampang Peduli, RAPI Lokal 8, Satpol PP Kecamatan Tegalbuleud, serta dibantu oleh masyarakat setempat, bekerja tanpa lelah menyisir lokasi.

Operasi pencarian pada Kamis pagi dibagi menjadi tiga area untuk memaksimalkan efektivitas. Tim pertama melakukan penyisiran di perairan menggunakan perahu karet dengan radius hingga 2 mil laut dari lokasi kejadian. Tim kedua menyusuri bibir pantai secara visual melalui jalur darat sejauh 2 kilometer. Sementara itu, teknologi drone juga dikerahkan untuk melakukan pemantauan dari udara dengan radius 300 meter, sebuah upaya yang menunjukkan totalitas tim dalam menemukan korban.

Kerja keras tim gabungan akhirnya terbayar saat jasad Hamdan ditemukan, memberikan kepastian bagi keluarga yang menanti kabar di tengah kecemasan. Peristiwa ini sekali lagi menjadi pengingat akan risiko tinggi yang dihadapi para nelayan di pesisir selatan Jawa Barat, yang kerap berhadapan dengan kondisi laut yang tak terduga.(*)


Reporter: Aris Jampang

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa