Menu

Mode Gelap

Bencana · 16 Mar 2025 18:16 WIB

Dua Nelayan Hilang Ditelan Ombak di Perairan Ujunggenteng


					Kondisi perahu Sri Mulya 03 yang terbelah dan rusak setelah dihantam gelombang di perairan Ujunggenteng, Sukabumi. Perbesar

Kondisi perahu Sri Mulya 03 yang terbelah dan rusak setelah dihantam gelombang di perairan Ujunggenteng, Sukabumi.

JENTERANEWS.com  – Suasana duka menyelimuti komunitas nelayan Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, setelah perahu nelayan Sri Mulya 03 mengalami kecelakaan tragis di perairan Ujunggenteng pada Jumat malam (14/3/2025). Perahu tersebut terbalik akibat terjangan gelombang tinggi, mengakibatkan dua nelayan hilang dan dua lainnya selamat.

Kejadian bermula ketika perahu Sri Mulya 03, yang membawa empat nelayan, berangkat dari dermaga Ujunggenteng pada Jumat sore sekitar pukul 15.00 WIB untuk mencari ikan layur. Di tengah laut, saat hendak memasang rawe atau pancing layur, genset yang menjadi sumber listrik penerangan perahu mati. Dalam kondisi gelap, para nelayan memutuskan untuk kembali ke dermaga.

Namun, perjalanan pulang mereka diwarnai cuaca buruk. Hujan angin kencang disertai gelombang tinggi menerjang perahu saat hendak memasuki dermaga. Akibatnya, perahu terbalik dan keempat nelayan terjatuh ke laut.

Dua nelayan, Hasan (45) dan Badri, berhasil berenang ke tepi pantai dan selamat. Namun, dua rekan mereka, Giman (59) dan Juber (55), hilang dan hingga kini masih dalam pencarian.

“Perahu itu berangkat kemarin kira-kira pukul 15.00 WIB untuk menangkap ikan layur, tapi saat di tengah laut hendak memasang rawe atau pancing layur, akan tetapi genset yang dipakai untuk sumber listrik penerangan perahu mati sehingga memutuskan untuk pulang pada malam, di tengah perjalanan pulang terjadi hujan angin, ketika hendak masuk ke dermaga perahu dihantam gelombang kemudian terbalik,” ujar Asep Jeka, Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, memberikan keterangan.

Upaya pencarian segera dilakukan oleh para nelayan pada malam itu juga, dengan menyisir perairan dan pesisir pantai. Namun, pencarian tersebut belum membuahkan hasil. Pada Sabtu pagi, perahu Sri Mulya 03 ditemukan di pantai dalam kondisi terbelah dan mesin rusak.

Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari Rukun Nelayan, Polairud, TNI AL, Polsus, Karang Taruna, Pemdes Ujunggenteng, dan nelayan setempat terus melakukan pencarian intensif terhadap dua nelayan yang hilang.

“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan kedua rekan kami. Kami berharap mereka segera ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Asep Jeka.

Tragedi ini menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi para nelayan saat melaut, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti informasi cuaca terkini sebelum beraktivitas di laut.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca