Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 13 Mar 2026 12:18 WIB

Duka Ganda Mak Encum: Suami Berpulang Pasca Rumah Roboh, Dinsos Sukabumi Salurkan Bantuan Tanggap Darurat


					Suasana haru menyelimuti momen serah terima bantuan tanggap darurat dari Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi untuk Mak Encum, di Kampung Cigotong, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/3/2026). Perbesar

Suasana haru menyelimuti momen serah terima bantuan tanggap darurat dari Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi untuk Mak Encum, di Kampung Cigotong, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (12/3/2026).

JENTERANEWS.com  — Suasana haru menyelimuti penyerahan bantuan tanggap darurat dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukabumi kepada keluarga Mak Encum, warga Kampung Cigotong RT 031/003, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidadap, didampingi oleh perangkat desa setempat pada Kamis (12/3/2026).

Di balik penyerahan bantuan logistik ini, tersimpan kisah pilu yang dialami oleh keluarga penerima manfaat. Anggota Tagana Kecamatan Cidadap, Fajar, mengungkapkan rasa haru dan keprihatinan yang mendalam saat menyerahkan bantuan tersebut. Pasalnya, Bapak Jaja (67), suami dari Mak Encum yang merupakan pemilik rumah, telah menghembuskan napas terakhirnya sepuluh hari sebelum bantuan ini diserahkan.

“Kami sangat terharu saat menyerahkan bantuan ini. Keluarga Mak Encum tengah menghadapi cobaan yang sangat berat. Belum kering air mata akibat musibah rumahnya yang roboh rata dengan tanah, kini beliau harus kehilangan sang suami yang meninggal dunia sepuluh hari lalu,” ungkap Fajar di lokasi penyerahan.

Berdasarkan laporan resmi dari P2BK Cidadap, Dikdik, musibah rumah roboh tersebut terjadi tepat satu bulan yang lalu, yakni pada Kamis, 12 Februari 2026, sekitar pukul 10:30 WIB. Bencana ini dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Desa Cidadap sejak pukul 15:00 WIB di hari sebelumnya hingga malam hari.

Konstruksi rumah berukuran 4×3 meter yang ditempati oleh Bapak Jaja dan Mak Encum (1 KK, 2 Jiwa) diduga sudah termakan usia dan lapuk. Hal ini membuat bangunan tidak mampu menahan terjangan cuaca. Pada saat kejadian, almarhum Bapak Jaja sempat menyaksikan langsung bagian depan rumahnya ambruk setelah diguyur hujan deras berdurasi lama.

Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa nahas bulan lalu tersebut. Namun, dampak kerusakan tergolong sangat parah karena rumah hancur total dan tak tersisa. Kerugian material ditaksir mencapai angka Rp50.000.000. Pasca insiden, Bapak Jaja dan Mak Encum terpaksa mengungsi ke kediaman anak mereka.

Sesaat setelah kejadian pada Februari lalu, tim gabungan yang terdiri dari P2BK, Tagana, Pemerintah Desa Cidadap, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Satpol PP Kecamatan Cidadap langsung terjun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan koordinatif. Kebutuhan mendesak yang segera diajukan meliputi bantuan tanggap darurat, logistik, serta material atau bahan bangunan. Mengingat hingga saat ini material sisa reruntuhan di lokasi belum sepenuhnya dievakuasi.

Kini, bantuan dari Dinas Sosial telah tiba di tangan Mak Encum. Bantuan ini diharapkan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan logistik mendesak, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moril dari pemerintah daerah bagi Mak Encum agar tetap tabah dan kuat dalam menghadapi duka beruntun ini.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 58 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca