Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Des 2025 14:03 WIB

Evaluasi Realisasi APBD 2025, Bupati Sukabumi Ikuti Rakor Virtual Bersama Mendagri: Fokus Stimulus Ekonomi⁰


					Japar (tengah), didampingi jajaran pejabat teras Pemkab Sukabumi, tampak serius menyimak arahan Mendagri dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Realisasi APBD Tahun 2025 yang digelar secara virtual di Pendopo Sukabumi, Rabu (24/12/2025). Perbesar

Japar (tengah), didampingi jajaran pejabat teras Pemkab Sukabumi, tampak serius menyimak arahan Mendagri dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Realisasi APBD Tahun 2025 yang digelar secara virtual di Pendopo Sukabumi, Rabu (24/12/2025).

JENTERANEWS.com – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, H. Muhammad Tito Karnavian. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dari Pendopo Sukabumi pada Rabu (24/12/2025).

Rapat tingkat nasional yang menghadirkan seluruh pimpinan daerah mulai dari Gubernur, Walikota, hingga Bupati se-Indonesia ini menjadi momentum krusial menjelang akhir tahun anggaran. Fokus utama pembahasan menitikberatkan pada evaluasi menyeluruh terhadap serapan anggaran dan realisasi pendapatan daerah.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa evaluasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban mutlak bagi setiap kepala daerah untuk melaporkan progres kinerja keuangannya. Ia menekankan pentingnya pencapaian target pendapatan yang optimal.

“Target pendapatan diharapkan bisa mencapai 100 persen. Jika mampu melampaui target tersebut, itu adalah sebuah prestasi yang patut diapresiasi,” ujar Tito dalam paparannya.

Lebih lanjut, Mantan Kapolri tersebut juga menyoroti sisi belanja daerah. Menurutnya, percepatan realisasi belanja APBD memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi mikro di daerah. Belanja pemerintah dinilai sebagai instrumen vital untuk memastikan perputaran uang di tengah masyarakat tetap terjaga, yang pada akhirnya akan memperkuat daya beli rakyat.

“Belanja Pemerintah Daerah sangat penting untuk menstimulasi agar sektor swasta tetap hidup dan berkembang,” tegasnya.

Tito menjelaskan korelasi positif antara belanja pemerintah dan pertumbuhan sektor swasta. Daerah dengan sektor swasta yang tumbuh subur akan menciptakan ekosistem ekonomi yang tinggi, yang secara otomatis akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak dan retribusi.

“Sumber utama (PAD) itu berasal dari swasta. Jika swastanya hidup, maka PAD akan bertambah,” ungkapnya.

Menutup arahannya, Mendagri memberikan tantangan kepada para kepala daerah definitif untuk menunjukkan kinerja yang lebih unggul dibandingkan masa kepemimpinan Penjabat (Pj) pada tahun sebelumnya.

“Jangan sampai kalah prestasi dibandingkan para Pj di tahun 2024 lalu. Kinerja pendapatan maupun belanja daerah harus lebih tinggi,” pungkas Tito tegas.

Tampak hadir mendampingi Bupati Sukabumi dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang turut mencatat poin-poin strategis arahan Mendagri.(*)

Laporan: Awang

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi