Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 10 Nov 2025 21:26 WIB

Groundbreaking Gedung Karlinah RS DKH: Wakil Bupati Sukabumi Tegaskan RS DKH Mitra Strategis Perkuat Layanan Kesehatan


					Momen simbolis groundbreaking Gedung Karlinah RS DKH Cibadak, Senin (10/11/2025). Wakil Bupati H. Andreas berharap proyek yang rampung 2026 ini akan berjalan lancar dan memberikan layanan yang lebih cepat, nyaman, dan profesional bagi masyarakat Sukabumi. Perbesar

Momen simbolis groundbreaking Gedung Karlinah RS DKH Cibadak, Senin (10/11/2025). Wakil Bupati H. Andreas berharap proyek yang rampung 2026 ini akan berjalan lancar dan memberikan layanan yang lebih cepat, nyaman, dan profesional bagi masyarakat Sukabumi.

JENTERANEWS.com Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, secara resmi memimpin upacara peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Gedung Karlinah di Rumah Sakit (RS) DKH Cibadak pada Senin, 10 November 2025. Pembangunan gedung baru ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan secara signifikan kapasitas dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Sukabumi.

Gedung Karlinah RS DKH Cibadak direncanakan akan rampung pada akhir tahun 2026. Peningkatan fasilitas ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan mendesak masyarakat akan layanan kesehatan yang cepat, ramah, dan profesional.

Penguatan Layanan Kesehatan di Sukabumi

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Andreas menekankan peran vital RS DKH Cibadak sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memperkuat ekosistem layanan kesehatan daerah.

“Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan cepat, ramah, dan profesional, RS DKH Cibadak telah menunjukan dedikasi dan komitmen yang luar biasa,” ujar H. Andreas.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa kehadiran RS DKH Cibadak menjadi momentum penting untuk memastikan pelayanan kesehatan di Sukabumi menjadi semakin meningkat, terjaga, dan terjamin.

Wakil Bupati berharap, kehadiran Gedung Karlinah ini dapat:

  • Memperluas layanan yang tersedia.
  • Menambah fasilitas unggulan yang modern.
  • Memberikan pelayanan yang lebih cepat, nyaman, dan profesional.

“Semoga pembangunan ini berjalan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” harapnya tulus.

Menghadirkan ‘Karlinah’, Nama Istri Wakil Presiden RI ke-4

Antusiasme terhadap proyek ini turut disampaikan oleh Direktur Utama DKH Hospitals Group, Satria Muhammad Wilis. Ia meyakini bahwa pembangunan gedung baru ini akan memberikan dampak yang luar biasa bagi peningkatan taraf kesehatan masyarakat Sukabumi.

“Pembangunan gedung ini impact-nya akan luar biasa, terutama dalam menjamin kualitas pelayanan yang lebih baik,” ungkap Satria Muhammad Wilis.

Ia juga mengungkapkan kisah menarik di balik pemilihan nama “Karlinah” untuk gedung baru tersebut.

“Karlinah ini merupakan nama nenek kami, yang sekaligus adalah istri dari Wakil Presiden RI ke-4, Umar Wirahadi Kusumah. Secara kebetulan, Sukabumi merupakan kampung halaman beliau,” bebernya, memberikan nuansa sejarah dan penghormatan pada pembangunan ini.

Wujud Nyata Peningkatan Mutu Pelayanan

Sementara itu, Direktur RS DKH Cibadak, dr. Nadya Yosvara, menegaskan bahwa pembangunan Gedung Karlinah merupakan wujud nyata komitmen RS DKH untuk terus maju dan berkembang dalam memberikan layanan kesehatan terbaik di Sukabumi.

“Melihat kepercayaan masyarakat yang cukup tinggi, kami ingin terus meningkatkan mutu pelayanan. Salah satunya dengan memberikan kenyamanan pasien yang lebih baik lagi,” pungkas dr. Nadya, menutup acara groundbreaking tersebut dengan optimisme.

Dengan dimulainya pembangunan Gedung Karlinah, RS DKH Cibadak siap melangkah maju menjadi salah satu pilar utama yang menopang layanan kesehatan yang berkualitas dan terjamin bagi seluruh warga Kabupaten Sukabumi. (*)


Editor : Mia

Artikel ini telah dibaca 67 kali

Baca Lainnya

Kebakaran di Nyalindung Sukabumi, Rumah Panggung Lansia Hangus Rata dengan Tanah

29 Juni 2026 - 13:01 WIB

pemandangan menyedihkan di Kampung Cibangbara, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi. Gambar ini menangkap totalitas kehancuran rumah panggung milik Ibu Emah (85), yang kini hanya berupa tumpukan puing-puing kayu yang hangus, blok beton yang menghitam, dan logam yang terdistorsi. Foto ini diambil pada pagi hari, Senin (29/6/2026),

Wakil Bupati Sukabumi Dorong Pelaku UMKM Optimalkan Teknologi Digital untuk Perluasan Pasar

29 Juni 2026 - 12:48 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, memberikan pemaparan mengenai pentingnya inovasi dan adaptasi teknologi dalam acara sosialisasi transformasi digital UMKM yang diselenggarakan oleh Bakti Komdigi di Hotel Grand Permata Hijau, Kota Sukabumi, Senin (29/6/2026).

Tragedi Kekerasan Seksual Anak di Sukabumi: Korban Trauma Berat, Polisi Terapkan UU Peradilan Pidana Anak

27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Puncak Peringatan HUT ke-75 IBI: Bupati Sukabumi Apresiasi Peran Strategis Bidan sebagai Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan

27 Juni 2026 - 18:46 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (kanan depan), secara simbolis memegang plakat Santunan Bantuan Pembangunan Perumahan Korban Bencana Alam senilai Rp50.000.000 dari Forum Silaturahmi Lintas Profesi Kesehatan (Forsilipro) pada acara Puncak Peringatan HUT ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Hotel Augusta Cikukulu, Sabtu (27/6/2026). Penyerahan bantuan ini menjadi salah satu wujud nyata kolaborasi dan kepedulian sosial tenaga kesehatan di Kabupaten Sukabumi.

Ratusan Massa “Akbar 2626” Geruduk DPRD Kota Sukabumi, Tagih Janji Hak Angket dan Pemakzulan Wali Kota

27 Juni 2026 - 18:31 WIB

orator dari massa Aksi Bela Rakyat (Akbar) 2626 tengah menyampaikan orasi terkait tuntutan hak angket dan pemakzulan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dari atas mobil komando di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Jumat (26/6/2026).

Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah di Kabandungan Sukabumi, 6 Jiwa Mengungsi

27 Juni 2026 - 09:59 WIB

Petugas gabungan dari P2BK Kabandungan dan unsur lainnya meninjau kondisi interior rumah yang terdampak kebakaran di Kampung Pajagan Girang, Desa Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (26/6). Terlihat bagian bangunan yang hangus dan sisa barang rumah tangga yang terbakar. Kebakaran ini diduga kuat akibat korsleting listrik.
Trending di Sukabumi