Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 27 Apr 2026 08:33 WIB

KULINER: Nikmatnya Terong Balado Tanpa Jebakan Minyak Berlebih, Simak Cara Membuatnya


					KULINER: Nikmatnya Terong Balado Tanpa Jebakan Minyak Berlebih, Simak Cara Membuatnya Perbesar

JENTERANEWS.com – Terong balado senantiasa menempati posisi istimewa sebagai lauk primadona di meja makan keluarga Nusantara. Namun, di balik cita rasa pedas gurihnya yang menggugah selera, proses penggorengan sayuran ini kerap menjadi momok bagi pegiat hidup sehat karena sifat daging terong yang menyerap banyak minyak seperti spons.

Menyiasati hal tersebut, kini masyarakat tidak perlu lagi menghindari hidangan favorit ini. Terdapat teknik pengolahan alternatif yang mampu menghasilkan terong balado lezat namun jauh lebih hemat minyak. Metode memasak ini sangat direkomendasikan bagi mereka yang ingin makan enak tanpa khawatir akan asupan kalori dan lemak berlebih.

Berdasarkan tinjauan nutrisi, hidangan dengan metode baru ini hanya menyumbang sekitar 120–150 kkal per porsinya, dengan kandungan lemak yang ditekan hingga kisaran 5–7 gram saja. Tidak hanya ringan, terong sendiri tetap menjadi sumber antioksidan dan serat tinggi (3–5 gram) yang sangat baik untuk melancarkan sistem pencernaan.

Untuk menyiapkan hidangan berkapasitas 2 hingga 3 porsi ini, waktu yang dibutuhkan relatif singkat, yakni sekitar 30 menit dari persiapan hingga matang.

Bahan Utama dan Bumbu Halus

Bahan utama yang perlu disiapkan sangat terjangkau:

  • 2 buah terong ungu (dipotong sesuai selera)

  • 1/2 sdt garam

  • 1 sdm minyak goreng (untuk menumis atau memanggang)

Sementara itu, untuk menciptakan saus balado yang kaya rasa, siapkan bumbu halus yang terdiri dari:

  • 5 buah cabai merah

  • 3 siung bawang merah

  • 2 siung bawang putih

  • 1 buah tomat kecil

  • Garam dan gula secukupnya

Langkah-Langkah Pembuatan

  1. Pemberian Garam Awal: Setelah terong dipotong-potong, langkah krusial pertama adalah menaburkan sedikit garam pada permukaannya. Trik ini diyakini efektif mengurangi kemampuan terong dalam menyerap cairan atau minyak berlebih saat dimasak.

  2. Eksploitasi Wajan Anti-Lengket: Beranjak dari metode deep frying (menggoreng dengan minyak banyak), alternatif yang disarankan adalah memanggang terong di atas teflon menggunakan olesan minyak yang sangat tipis. Masak perlahan hingga terong bertekstur empuk dan memancarkan warna kecokelatan yang karamel.

  3. Menumis Bumbu: Haluskan seluruh bahan bumbu balado, kemudian tumis menggunakan sisa satu sendok makan minyak. Aduk rata di atas api sedang hingga bumbu mengeluarkan aroma harum dan matang sempurna agar tidak langu.

  4. Proses Pencampuran: Setelah bumbu balado matang, masukkan terong yang telah dipanggang atau di-pan-fry sebelumnya. Aduk secara perlahan namun merata, pastikan bumbu meresap sempurna ke dalam serat-serat terong.

  5. Siap Disajikan: Angkat dan sajikan selagi hangat.

Dengan penerapan teknik yang tepat, sajian terong balado pedas, gurih, dan bebas genangan minyak ini siap menjadi lauk pendamping nasi hangat yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga bersahabat dengan kesehatan tubuh. Selamat mencoba!(*)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tinjau Pasar Cisaat Sukabumi, Perum BULOG Pastikan Stabilitas Harga Pangan Pasca-Iduladha

30 Mei 2026 - 13:10 WIB

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani (mengenakan topi dan rompi) saat berdialog dengan pedagang dan mengecek langsung kualitas komoditas pangan di Pasar Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2026).

Teror Babi Hutan di Cidolog: Saat Ambisi Ketahanan Pangan Lumat oleh Kerusakan Ekologis

30 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tim gabungan dari BPP Cidolog, Perbakin, dan perwakilan petani setempat menunjukkan kekompakan sebelum atau setelah penyisiran di medan terjal Cidolog, Sukabumi. Foto ini menangkap momen kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya mendesak untuk menghentikan kerusakan masif lahan pertanian—terutama ladang jagung dan komoditas hortikultura—akibat invasi babi hutan yang dipicu alih fungsi lahan hutan di hulu.

Waspada Penipuan Dapur Makan Bergizi Gratis, BGN Tegaskan Proses SPPG Bebas Biaya

29 Mei 2026 - 22:23 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sony Sonjaya (tengah), didampingi oleh jajaran kepolisian, memberikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok penentuan titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat. Dalam keterangannya, BGN menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan dan verifikasi dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya bersifat transparan dan tidak dipungut biaya.

Wujudkan Pendidikan Bebas Kekerasan, Pemkab Sukabumi Resmi Bentuk Pokja BSAN Lintas Sektor

29 Mei 2026 - 22:09 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah latar belakang), memimpin langsung Rapat Koordinasi Pembentukan Pokja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) Lintas Sektor di Pendopo Sukabumi, Jumat (29/05/2026). Pertemuan ini menjadi langkah proaktif Pemkab Sukabumi menciptakan iklim pendidikan positif dan bebas kekerasan.

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

29 Mei 2026 - 21:36 WIB

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

Disdik dan Bupati Sukabumi Tegaskan Transparansi serta Integritas dalam SPMB 2026

29 Mei 2026 - 10:09 WIB

Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi saat menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Anak Tahun 2026. Kegiatan ini menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, akuntabel, dan bebas diskriminasi demi menjamin hak pendidikan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.
Trending di Sukabumi