Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 10 Jul 2025 16:14 WIB

Hari Nelayan Cisolok ke-28: Momentum Promosi Pariwisata dan Pengembangan Ekonomi Kreatif


					Asisten Daerah (Asda) II Kabupaten Sukabumi, Fuji Widodo, memberikan sambutan di hadapan masyarakat saat puncak perayaan Hari Nelayan ke-28 di TPI Pajagan, Kecamatan Cisolok, Kamis (10/7/2025). Dalam acara tersebut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata untuk pemulihan ekonomi daerah. Perbesar

Asisten Daerah (Asda) II Kabupaten Sukabumi, Fuji Widodo, memberikan sambutan di hadapan masyarakat saat puncak perayaan Hari Nelayan ke-28 di TPI Pajagan, Kecamatan Cisolok, Kamis (10/7/2025). Dalam acara tersebut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata untuk pemulihan ekonomi daerah.

JENTERANEWS.com – Suara gemuruh ombak pantai selatan diiringi alunan musik tradisional menyemarakkan puncak peringatan Hari Nelayan ke-28 di Kecamatan Cisolok. Bertempat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pajagan, Desa Cikahuripan, ribuan warga dan nelayan tumpah ruah merayakan tradisi tahunan ini dengan penuh suka cita, Kamis (10/7/2025).

Sejumlah penari menampilkan tarian tradisional dalam perayaan Hari Nelayan ke-28 di TPI Pajagan, Cisolok, Kamis (10/7/2025). Acara ini tidak hanya menjadi wujud syukur para nelayan, tetapi juga menjadi etalase kekayaan budaya lokal untuk menarik wisatawan.

Sejumlah penari menampilkan tarian tradisional dalam perayaan Hari Nelayan ke-28 di TPI Pajagan, Cisolok, Kamis (10/7/2025). Acara ini tidak hanya menjadi wujud syukur para nelayan, tetapi juga menjadi etalase kekayaan budaya lokal untuk menarik wisatawan.

Acara yang sarat akan nilai budaya ini tidak hanya menjadi pesta bagi para nelayan, tetapi juga menjadi etalase bagi promosi pariwisata dan panggung bagi geliat ekonomi kreatif lokal. Berbagai pertunjukan seni dan kebudayaan memukau para pengunjung, sementara di sisi lain, deretan stan memamerkan produk-produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) khas Kabupaten Sukabumi, khususnya dari wilayah Cisolok.

Hadir mewakili Bupati Sukabumi, Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Fuji Widodo, secara resmi membuka puncak perayaan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Syukuran dan Pesta Nelayan ini merupakan momentum strategis untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, terutama di kawasan Geopark Ciletuh.

“Saat ini Kabupaten Sukabumi sedang berada dalam masa pemulihan pascabencana. Selain pembangunan fisik, penyelenggaraan event seperti ini menjadi salah satu langkah dalam proses pemulihan,” ujar Fuji Widodo di hadapan para hadirin. “Melalui perayaan festival, gelar budaya, pameran produk ekonomi kreatif, dan berbagai atraksi, diharapkan dapat memberikan kesan serta pengalaman berharga bagi wisatawan yang datang.”

Lebih dari sekadar perayaan, lanjutnya, kegiatan ini adalah wujud nyata kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam melestarikan budaya luhur masyarakat pesisir Cisolok. Tradisi nelayan yang telah diwariskan secara turun-temurun selama ratusan tahun ini dipandang sebagai aset tak ternilai yang membentuk identitas kuat bagi warga Kabupaten Sukabumi.

Fuji Widodo juga menekankan pentingnya aspek keamanan dan keselamatan, mengingat antusiasme masyarakat yang luar biasa dalam mengikuti setiap rangkaian acara. “Saya berpesan kepada seluruh pihak yang terlibat untuk turut menjaga keamanan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung,” imbuhnya.

Kegiatan ini, menurut Asda II, selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah, yaitu mewujudkan “Sukabumi yang Mubarakah” (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah). Salah satu pilar utamanya adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan melalui pengembangan sektor agroindustri dan pariwisata.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang peduli dan terus berkontribusi menjadikan Sukabumi semakin baik,” pungkasnya, menutup sambutan dengan tepuk tangan meriah dari masyarakat.

Peringatan Hari Nelayan Cisolok ke-28 ini menjadi bukti bahwa tradisi dan modernitas dapat berjalan beriringan. Di satu sisi, ia menjadi ajang pelestarian budaya bahari, sementara di sisi lain, membuka gerbang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pesisir, mengukuhkan Cisolok sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Kabupaten Sukabumi.(*)


Reporter: Ridwan

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

Hujan Berintensitas Tinggi Picu Longsor di Nagrak, Jembatan Penghubung Antarkampung Terputus

1 Mei 2026 - 12:26 WIB

Kondisi tebing tanah yang longsor akibat guyuran hujan berintensitas tinggi di Kampung Lamping Cikolawing, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/4/2026). Longsoran tersebut menggerus fondasi jembatan sepanjang 15 meter hingga amblas dan memutus akses penghubung antarkampung. (Foto: Dok. P2BK Nagrak/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).

Desa Sinarbentang Sukabumi Lantik Kaur Kesra Baru, Kades Sugandi Tekankan Pelayanan Optimal

30 April 2026 - 17:10 WIB

Melinda Nopia Nengsih, S.Pi. (kiri) saat menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan sebagai Kaur Kesra oleh Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, pada Kamis (30/4/2026).

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.
Trending di Sukabumi