Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 4 Agu 2022 18:35 WIB

Hilang Usai Antar Penumpang, Tukang Ojeg Ini Ditemukan Tewas


					Petugas saat evakuasi jasad korban Salman. Perbesar

Petugas saat evakuasi jasad korban Salman.

JENTERANEWS.com – Selama 12 hari menghilang, tukang ojek yang biasa mangkal di wilayah Bagbagan, ditemukan tewas di pinggir Jalan Geopark Ciletuh Palabuhanratu, ruas Loji – Puncak Darma, tepatnya di Kampung Balewer Margamukti, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (3/8/2022).

Awalnya ditemukan, jasad korban belum diketahui identitasnya, namun ketika pihak keluarga korban yang sudah lama kehilangan anggota keluarganya lalu mendatangi RSUD Sekarwangi dan memastikan bahwa jasad tersebut adalah Salman (35) warga Kampung Legok Loa, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Kapolsek Ciemas, Iptu Azhar Sunandar menuturkan kronologi penemuan jasad mayat tersebut berawak ketika para pekerja dari pemeliharaan jalan Dinas PU Provinsi Jawa Barat ketika melakukan pekerjaan rutinnya, mencium bau kurang sedap di sekitar lokasi penemuan mayat tersebut.

“Sekitar pukul 10. 30 WIB pada saat saksi sedang melaksanakan kerja rutin pemeliharaan jalan, tiba-tiba mencium aroma bau busuk dan saksi berusaha mencari di sekitar lokasi. Kemudian, saksi melihat sebuah helm warna hitam strip hijau di bagian belakang bertuliskan TGP tergeletak di kebun Mahoni,” ujar Azhar kepada MNC Portal Indonesia.

Setelah mengetahui adanya helm tersebut, lanjut Azhar, kemudian saksi melihat adanya sesosok mayat laki-laki tanpa identitas dengan posisi telungkup di bawah jurang dengan jarak 20 meter dari jalan raya. Lalu setelah mengetahui adanya mayat tersebut, kemudian saksi menghubungi Polsek Ciemas.

“Sekitar pukul 11.00 WIB, anggota Polsek Ciemas , Koramil Ciemas dan Puskesmas tiba di lokasi untuk evakuasi korban menuju RSUD Palabuhanratu menggunakan kendaraan ambulans Puskesmas, dan setelah itu jasad korban dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk diautopsi,” tambah Azhar.

Sementara itu, orangtua korban, Sulaeman (57) memastikan bahwa jasad mayat yang ditemukan tersebut adalah anaknya, Salman (35) yang hilang saat membawa penumpang ke wilayah Jampangkulon, pada 23 Juli 2022 lalu. Selama 12 hari hilang, pihaknya sudah melaporkan kepada Polsek Simpenan.

“Saya mendatangi RSUD Palabuhanratu dan memastikan bahwa mayat tersebut anak saya. Dan dilihat dari pakaiannya, iya itu anak saya namanya Salman, sudah hilang 12 hari, dia pamit mau ke Girimukti bawa penumpang dari Bagbagan, hari Sabtu sore tanggal 23 Juli 2022,” ujar Sulaeman.

Sulaeman mengatakan, keluarga beserta teman-teman korban dan tetangga berjumlah 30 motor sudah mencari korban kemana-mana akan tetapi tidak menemukannya. Akhirnya pihak keluarga melaporkan kehilangan korban ke Polsek Simpenan.

“Saya dan tadi waktu saya sedang bekerja ada kabar penemuan mayat, lalu saya cek ke rumah sakit ternyata benar itu anak saya. Kesehariannya korban merupakan ojek pangkalan di Pertigaan Bagbagan. Korban yang sudah berkeluarga meninggalkan 1 orang istri dan 1 orang anak,” ujar Sulaeman.

Saat ini, jasad korban masih diautopsi di RSUD Sekarwangi, dan pihak keluarga berharap agar kasus ini segera terungkap dan jika memang Salman menjadi korban kejahatan, pihak keluarga meminta hukuman yang setimpal bagi pelakunya..(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca