JENTERANEWS.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi memicu terjadinya bencana tanah longsor pada Kamis (5/3/2026) dini hari. Peristiwa tersebut melanda Kampung Cicabe, RT 04/RW 07, Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak pada pukul 04.30 WIB.
Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, longsoran tanah tersebut memutus sebuah jalan setapak warga dengan dimensi panjang 8 meter, tinggi 3 meter, dan lebar 1 meter.
Nahasnya, material longsor tidak hanya merusak akses jalan, tetapi juga menimpa satu unit rumah milik warga setempat. Rumah tersebut diketahui milik keluarga Bapak Ojat yang beranggotakan empat jiwa.
Merespons kejadian darurat ini, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parakansalak langsung bergerak cepat menuju lokasi. “Tim kami telah berkoordinasi dengan perangkat Desa Sukatani, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP guna melakukan asesmen langsung di tempat kejadian,” tulis keterangan resmi Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi.
Hingga Kamis sore, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi. Berdasarkan pemantauan terakhir, cuaca di kawasan Parakansalak masih diguyur gerimis, sehingga warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.
Pihak BPBD merilis bahwa kebutuhan darurat yang paling mendesak di lapangan saat ini adalah karung, yang akan digunakan untuk membuat tanggul darurat penahan tanah agar material longsor tidak meluas. Sementara itu, total kerugian materiil akibat musibah ini masih dalam tahap perhitungan oleh pihak berwenang.
Pemerintah Desa Sukatani beserta BPBD Kabupaten Sukabumi memastikan akan terus memantau situasi dan melakukan upaya mitigasi untuk menjamin keselamatan warga terdampak.
(Sumber: Pemdes Sukatani / Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi)















