Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 5 Mar 2026 16:36 WIB

Hujan Deras Picu Longsor di Parakansalak Sukabumi, Satu Rumah Warga Tertimpa Material


					Sejumlah petugas gabungan, terdiri dari personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi (pria berjaket taktis hitam-merah dengan logo BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) (pria berseragam PNS cokelat), dan perangkat Desa Sukatani, melakukan peninjauan dan asesi (penilaian) di titik tanah longsor di Kampung Cicabe, Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (5/3/2026). Perbesar

Sejumlah petugas gabungan, terdiri dari personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi (pria berjaket taktis hitam-merah dengan logo BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) (pria berseragam PNS cokelat), dan perangkat Desa Sukatani, melakukan peninjauan dan asesi (penilaian) di titik tanah longsor di Kampung Cicabe, Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (5/3/2026).

JENTERANEWS.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi memicu terjadinya bencana tanah longsor pada Kamis (5/3/2026) dini hari. Peristiwa tersebut melanda Kampung Cicabe, RT 04/RW 07, Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak pada pukul 04.30 WIB.

Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, longsoran tanah tersebut memutus sebuah jalan setapak warga dengan dimensi panjang 8 meter, tinggi 3 meter, dan lebar 1 meter.

Nahasnya, material longsor tidak hanya merusak akses jalan, tetapi juga menimpa satu unit rumah milik warga setempat. Rumah tersebut diketahui milik keluarga Bapak Ojat yang beranggotakan empat jiwa.

Merespons kejadian darurat ini, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parakansalak langsung bergerak cepat menuju lokasi. “Tim kami telah berkoordinasi dengan perangkat Desa Sukatani, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP guna melakukan asesmen langsung di tempat kejadian,” tulis keterangan resmi Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi.

Hingga Kamis sore, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi. Berdasarkan pemantauan terakhir, cuaca di kawasan Parakansalak masih diguyur gerimis, sehingga warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

Pihak BPBD merilis bahwa kebutuhan darurat yang paling mendesak di lapangan saat ini adalah karung, yang akan digunakan untuk membuat tanggul darurat penahan tanah agar material longsor tidak meluas. Sementara itu, total kerugian materiil akibat musibah ini masih dalam tahap perhitungan oleh pihak berwenang.

Pemerintah Desa Sukatani beserta BPBD Kabupaten Sukabumi memastikan akan terus memantau situasi dan melakukan upaya mitigasi untuk menjamin keselamatan warga terdampak.

(Sumber: Pemdes Sukatani / Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi)


Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

Warga Sukabumi Digegerkan Penemuan Jasad Bayi Laki-Laki di Aliran Anak Sungai Cipelang

16 Juli 2026 - 19:56 WIB

Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascapenemuan jasad bayi laki-laki di aliran anak Sungai Cipelang, Jalan Benteng Kidul, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (16/7/2026).

Diduga Akibat Aktivitas Pembakaran Lahan, Kebun Bambu di Nyalindung Sukabumi Hangus Terbakar

16 Juli 2026 - 14:46 WIB

Petugas gabungan, termasuk personel Pemadam Kebakaran Sukaraja dan P2BK Nyalindung, berupaya memadamkan sisa-sisa api yang melahap lahan kebun bambu di area PT Bintonik, Kampung Caringin, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis siang, 16 Juli 2026. Kebakaran yang diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan oleh warga ini berhasil dikendalikan setelah pengerahan satu unit armada pemadam.

Siasat Keji Delon Kelabui Publik: Bunuh Eka Yani, Curi Hartanya, Lalu Viralkan Video Penemuan Kerangka Korban di Sukabumi

16 Juli 2026 - 12:22 WIB

profil Facebook 'Delon Jampank' milik tersangka H alias Delon (atas), dan cuplikan video penemuan kerangka Eka Yani (33) yang sengaja diunggah ulang ke akun tersebut demi mengelabui publik di Sagaranten, Sukabumi.

Terjerat Sindikat Judi Online, 30 ASN UPTD Sukabumi Terancam Sanksi Tegas di Tengah Sorotan Publik

16 Juli 2026 - 11:21 WIB

Akhir Pelarian Delon: Pembunuh Sadis yang Lucuti Harta dan Buang Korbannya Begitu Saja di Kebun Jati Sagaranten

16 Juli 2026 - 00:03 WIB

TERTANGKAP: Pria berinisial H alias Delon (42), yang diduga kuat sebagai eksekutor utama di balik pembunuhan berencana terhadap E M (33) di Sagaranten, Sukabumi, terlihat diamankan di kantor polisi. Tangannya terikat dengan borgol plastik kuning dalam foto yang dirilis segera setelah penangkapannya pada Rabu (15/7/2026). Wajah tersangka disensor untuk kepentingan penyidikan.

Misteri Kerangka Manusia di Sagaranten Terungkap: Korban Teridentifikasi, Terduga Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan

15 Juli 2026 - 23:48 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Identitas Kerangka 'Mr. X' di Sukabumi, Terduga Pelaku Langsung Diringkus
Trending di Sukabumi