Menu

Mode Gelap

Bencana · 14 Agu 2025 15:44 WIB

Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Parungkuda, Satu Rumah Warga Terancam


					Kondisi terkini lokasi longsor di Kecamatan Parungkuda, Sukabumi, yang mengancam satu rumah warga, Kamis (14/8/2025). Petugas gabungan telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan. Perbesar

Kondisi terkini lokasi longsor di Kecamatan Parungkuda, Sukabumi, yang mengancam satu rumah warga, Kamis (14/8/2025). Petugas gabungan telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan.

JENTERANEWS.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu malam (13/8/2025) mengakibatkan sebuah tebing longsor dan mengancam keselamatan satu keluarga. Tim gabungan dari berbagai unsur kini telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan asesmen lebih lanjut.

Insiden tanah longsor terjadi sekitar pukul 18:30 WIB di Kampung Pamatutan Tengah RT 54/RW 22, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda. Menurut laporan yang diterima pada Kamis (14/8/2025) pukul 10.30 WIB dari Hamdan Ramadhan, anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Parungkuda, longsor dipicu oleh curah hujan yang terus-menerus sehingga membuat struktur tanah pada tebing menjadi labil.

Tebing setinggi tiga meter yang berada persis di samping rumah warga tersebut longsor dengan panjang material mencapai enam meter dan lebar satu setengah meter. Akibatnya, satu unit rumah milik Bapak Astagina, yang dihuni oleh satu keluarga terdiri dari empat jiwa, kini berada dalam kondisi terancam.

“Meskipun insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa dan keluarga Bapak Astagina belum perlu mengungsi, posisi rumah yang sangat berdekatan dengan titik longsor membuat kami harus ekstra waspada,” jelas Hamdan dalam laporannya. Hingga pagi ini, rumah tersebut dilaporkan masih bisa dihuni, namun kewaspadaan tingkat tinggi tetap diberlakukan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Upaya penanganan awal dilakukan secara sinergis oleh TAGANA Kecamatan Parungkuda, bersama unsur TNI, POLRI, aparat Kecamatan, Pemerintah Desa Sundawenang, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), KNPI, Karang Taruna, relawan Parungkuda Quick Response, serta masyarakat setempat. Koordinasi di lapangan difokuskan pada asesmen risiko longsor susulan dan perencanaan langkah-langkah mitigasi darurat.

Saat ini, prioritas utama adalah menstabilkan area longsoran untuk mencegah dampak yang lebih parah. Tim di lapangan menyampaikan bahwa kebutuhan yang paling mendesak adalah material penanganan darurat seperti beronjong untuk membangun dinding penahan tanah, serta terpal untuk menutupi permukaan tebing yang rawan tergerus air hujan. Selain itu, bantuan logistik berupa sandang dan pangan juga diperlukan untuk keluarga yang terdampak.

Pemerintah Desa Sundawenang, sebagai sumber utama informasi, terus berkoordinasi dengan tim di lapangan untuk memantau perkembangan situasi dan menyalurkan bantuan yang diperlukan. Warga di sekitar lokasi diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi bencana susulan. (*)

 


Kor : Fajar

Red : Mia


 

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Waspada Penipuan Dapur Makan Bergizi Gratis, BGN Tegaskan Proses SPPG Bebas Biaya

29 Mei 2026 - 22:23 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sony Sonjaya (tengah), didampingi oleh jajaran kepolisian, memberikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok penentuan titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat. Dalam keterangannya, BGN menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan dan verifikasi dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya bersifat transparan dan tidak dipungut biaya.

Wujudkan Pendidikan Bebas Kekerasan, Pemkab Sukabumi Resmi Bentuk Pokja BSAN Lintas Sektor

29 Mei 2026 - 22:09 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah latar belakang), memimpin langsung Rapat Koordinasi Pembentukan Pokja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) Lintas Sektor di Pendopo Sukabumi, Jumat (29/05/2026). Pertemuan ini menjadi langkah proaktif Pemkab Sukabumi menciptakan iklim pendidikan positif dan bebas kekerasan.

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

29 Mei 2026 - 21:36 WIB

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

Disdik dan Bupati Sukabumi Tegaskan Transparansi serta Integritas dalam SPMB 2026

29 Mei 2026 - 10:09 WIB

Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi saat menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Anak Tahun 2026. Kegiatan ini menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, akuntabel, dan bebas diskriminasi demi menjamin hak pendidikan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.

Pemkab Sukabumi Salurkan Tujuh Ekor Sapi Kurban dan Bantuan Sosial dari Laznas Bakrie Amanah

28 Mei 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama perwakilan Keluarga Besar Bakrie, Sinta, menyaksikan langsung prosesi penyiapan salah satu dari tujuh ekor sapi kurban berbobot total sekitar 6 ton yang disalurkan melalui Laznas Bakrie Amanah di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri, Warungkiara, Sukabumi, Kamis (28/5/2026). (Foto: Dok. Pemkab Sukabumi)

14 Personel Satpol PP Kabupaten Sukabumi Terima Perpanjangan Kontrak PPPK, Kasatpol PP Tekankan Profesionalisme

27 Mei 2026 - 12:11 WIB

Sebanyak 14 personel Satpol PP Kabupaten Sukabumi berfoto bersama sambil menunjukkan dokumen perpanjangan Perjanjian Kerja PPPK Formasi 2023 usai acara penyerahan di Aula Puspa BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Selasa (26/5/2026).
Trending di Sukabumi