Menu

Mode Gelap

Laporan: Awang Ruswandi · 21 Mar 2024 11:02 WIB

Jasad Lansia Dengan Luka Di Kepala Ditemukan Tergeletak di Depan Rumahnya di Gegerbitung Sukabumi


					Kapolsek Gegerbitung Iptu Bayu Sunarti bersama jajaran saat melakukan olah TKP penemuan jenazah lansia di Kampung Rancabungur, Desa Karanjaya, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi Perbesar

Kapolsek Gegerbitung Iptu Bayu Sunarti bersama jajaran saat melakukan olah TKP penemuan jenazah lansia di Kampung Rancabungur, Desa Karanjaya, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi

JENTERANEWS.com – Jasad seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan di depan rumahnya di Kampung Rancabungur, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (20/3/2024).

Kapolsek Gegerbitung Iptu Bayu Sunarti, mengatakan, saat ditemukan korban sudah meninggal dunia dalam kondisi tertelungkup, ada luka robek pada pada bagian kepala korban dan bercak darah.

“Jenazah itu pertama kali ditemukan oleh tetangganya yang curiga karena lampu di rumahnya belum di padamkan, sekitar pukul 13.00 WIB.Tetangga korban pun terkejut kemudian melaporkan ke Polsek Gegerbitung,” kata Iptu Bayu Sunarti.

Setelah menerima informasi, petugas kepolisian Polsek Gegerbitung langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi,” terangnya.

“Dari hasil penyelidikan korban diketahui bernama Hernawan (62) yang merupakan warga kampung sekitar, Desa Karangjaya, Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Saat ditemukan korban mengenakan kaos hijau, kemeja batik, jaket hitam garis merah muda, celana panjang hijau dan sandal jepit. Jasadnya langsung dievakuasi ke Puskesmas Gegerbitung untuk menjalani pemeriksaan dari petugas medis.

Kapolsek Gegerbitung, mengatakan dari hasil visum pada tubuh korban, tidak ditemukan luka bekas penganiayaan adapun luka terbuka pada kepala karena membentur batu saat terjatuh.

“Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi, karena ia mengetahui sebelumnya korban memiliki riwayat penyakit vertigo dan korban pun sering berobat ke puskesmas jika sakitnya kambuh. untuk itu Pihak keluarga menganggap kejadian itu sebagai takdir. (*)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Resmikan Praditya Adhiguna Global School, Bupati Asep Japar Dorong Lahirnya Generasi Unggul Berwawasan Global

13 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (batik) bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (putih) dan jajaran perwira TNI AL saat meninjau ruang kelas usai meresmikan Praditya Adhiguna Global School (PAGS) di Grand Cikareo Regency, Kota Sukabumi, Jumat (13/2/2026).

Jelang Ramadan 1447 H, Bupati Sukabumi Soroti Lonjakan Harga Ayam Akibat Tingginya Permintaan Program MBG

12 Februari 2026 - 17:23 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (tengah), didampingi unsur Forkopimda berdialog dengan pedagang beras saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Semi Modern (PSM) Palabuhanratu, Kamis (12/2/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Ramadan 1447 H.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Praktik Penanaman Ganja, Oknum Relawan SPPG Ditetapkan Tersangka

12 Februari 2026 - 13:10 WIB

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Tenda Sukendar, menunjukkan barang bukti foto tanaman ganja dalam pot yang berhasil diamankan saat konferensi pers pengungkapan kasus di Mapolres Sukabumi Kota, Kamis (12/2/2026).

TMMD ke-127 Resmi Dibuka, Pemkab Sukabumi dan TNI Bersinergi Akselerasi Pembangunan Infrastruktur di Cikembar

10 Februari 2026 - 15:49 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas meninjau kesiapan personel gabungan saat membuka secara resmi TMMD ke-127 di Desa Parakanlima. Sebanyak 150 personel akan dikerahkan selama 30 hari ke depan untuk membangun jalan dan infrastruktur lainnya sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Jerat Hukum Menanti Bapak Sambung di Sukabumi: Kelalaian Senapan Angin Terancam Pasal 474 KUHP Baru

10 Februari 2026 - 12:12 WIB

Terlapor S (35), bapak sambung korban, saat digiring anggota kepolisian menuju ruang Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota, Senin (9/2/2026). S menjalani pemeriksaan intensif terkait kasus tewasnya SH (6) akibat peluru senapan angin.

Polres Sukabumi Kota Bongkar Peredaran Ribuan Obat Terlarang: Modus ‘Sistem Peta’ Terungkap di Cisaat

9 Februari 2026 - 21:46 WIB

Ribuan butir obat keras terbatas (OKT) jenis Tramadol dan Hexymer, serta berbagai jenis psikotropika dan satu unit telepon genggam yang berhasil disita Satnarkoba Polres Sukabumi Kota dari tangan tersangka MWAA (46) di Kecamatan Cisaat. Foto diambil saat rilis kasus, Senin (9/2).
Trending di Laporan: Awang Ruswandi