Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 2 Jun 2025 17:55 WIB

Kebakaran Hebat di Bantargadung: Dua Rumah Warga Ludes Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp80 Juta


					Kondisi dua rumah milik Suhi (70) dan anaknya, Idi (40), di Kampung Bumi Indah, Desa Mangunjaya, Bantargadung, yang hangus tak bersisa setelah dilalap si jago merah pada Selasa (2/6/2025) pagi. Kerugian ditaksir mencapai Rp80 juta. Perbesar

Kondisi dua rumah milik Suhi (70) dan anaknya, Idi (40), di Kampung Bumi Indah, Desa Mangunjaya, Bantargadung, yang hangus tak bersisa setelah dilalap si jago merah pada Selasa (2/6/2025) pagi. Kerugian ditaksir mencapai Rp80 juta.

JENTERANEWS.com – Suasana tenang di Kampung Bumi Indah, Desa Mangunjaya, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Selasa (2/6/2025) pagi. Dua unit rumah milik seorang lansia dan anaknya hangus terbakar, menyisakan puing dan kesedihan bagi para korban.

Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB tersebut menimpa rumah Suhi (70) dan putranya, Idi (40). Api dengan cepat membesar dan melahap bangunan semi permanen yang letaknya bersebelahan. Warga sekitar yang melihat kobaran api sontak berhamburan keluar rumah dan berusaha memadamkan si jago merah dengan peralatan seadanya, namun upaya tersebut tak mampu membendung amukan api.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Bantargadung, Sihabudin, yang dikonfirmasi wartawan sekitar pukul 09.00 WIB, membenarkan insiden tersebut. “Benar, telah terjadi kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga. Keduanya kini rata dengan tanah,” ujarnya pada Selasa (2/6/2025).

Sihabudin menambahkan, “Dua rumah yang terbakar tersebut adalah milik Bapak Suhi, seorang lansia berusia 70 tahun, dan anaknya yang bernama Bapak Idi, berusia 40 tahun. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik.”

Senada dengan P2BK, Camat Bantargadung, Asep Rusli, juga mengonfirmasi kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan dari aparatur desa sekitar pukul 09.00 WIB. “Waktu kejadian tercatat pukul 09.00 WIB di Kampung Bumi Indah, RT 01/RW 05, Desa Mangunjaya,” jelas Asep Rusli.

Lebih lanjut, Camat memaparkan kronologi singkat bagaimana api dengan cepat merambat. “Diduga kuat api berasal dari korsleting listrik. Karena kedua tempat tinggal korban bersebelahan, api yang pertama kali membakar rumah Bapak Suhi dengan cepat menjalar ke rumah anaknya, Bapak Idi,” terangnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” syukur Asep Rusli.

Meski demikian, kerugian materiel yang diderita kedua korban ditaksir tidak sedikit. “Kerugian sementara akibat terbakarnya kedua rumah tersebut diperkirakan mencapai Rp80 juta,” paparnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan sisa-sisa bangunan yang telah menjadi arang. Saat ini, warga masyarakat sekitar bahu-membahu secara gotong royong membersihkan material rumah yang terbakar dan memberikan dukungan kepada keluarga korban. Bantuan lebih lanjut dari pihak terkait masih dinantikan oleh para korban untuk meringankan beban mereka.(*)


Kor: IBB | Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 40 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa