Menu

Mode Gelap

News · 25 Nov 2024 15:56 WIB

Kecelakaan Maut di Cimuncang: Satu Tewas, Enam Luka-Luka


					Kecelakaan Maut di Sukabumi, 1 Tewas dan 2 Luka Berat Akibat Kecelakaan Beruntun Perbesar

Kecelakaan Maut di Sukabumi, 1 Tewas dan 2 Luka Berat Akibat Kecelakaan Beruntun

JENTERANEWS.com – Sebuah peristiwa tragis mengguncang jalan raya Cimuncang, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (24/11) sore. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan mengakibatkan satu nyawa melayang dan enam lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sebuah mobil Honda Jazz dengan nomor polisi F 1408 TK melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Sukaraja menuju Cireunghas. Tanpa diduga, mobil tersebut menabrak sebuah sepeda motor Honda Scoopy yang sedang melaju di depannya.

Tak berhenti sampai di situ, laju kencang mobil Honda Jazz yang kehilangan kendali kemudian menghantam tiga kendaraan lainnya yang sedang terparkir di sekitar Terminal dan Pasar Sukaraja. Ketiga kendaraan tersebut adalah Toyota Vios, Suzuki Karimun, dan Toyota Avanza.

Akibat kecelakaan maut ini, seorang penumpang sepeda motor Honda Scoopy yang diketahui bernama DR (34), seorang karyawati PT GSI asal Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Korban mengalami luka parah di bagian wajah dan tubuh.

Selain DR, enam orang lainnya juga menjadi korban dalam kecelakaan ini. Suami DR, IF (40), yang juga mengendarai sepeda motor tersebut, serta anak mereka yang berusia 4 tahun, mengalami luka serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriliandi, mengungkapkan bahwa keluarga korban baru saja pulang dari Cianjur dan hendak menuju rumah kontrakan mereka di Sukabumi. “Sangat tragis, satu keluarga harus mengalami musibah seperti ini,” ujar Dadan.

Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan membawa para korban ke rumah sakit terdekat. Jenazah DR telah dibawa ke RSUD R Syamsudin SH di Sukabumi untuk divisum, sebelum akhirnya dibawa pulang ke kampung halamannya untuk dimakamkan.

Kasus kecelakaan maut ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Polisi tengah berupaya untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan kecepatan tinggi yang menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan beruntun ini.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara. Kecepatan yang tidak terkendali dan kurangnya konsentrasi seringkali menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas.(*)

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut di Jalur Gekbrong: Diduga Rem Blong, Truk Tangki Hantam Minibus dan Pohon, Satu Tewas

22 Mei 2026 - 13:43 WIB

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Cianjur dan tim BPBD Kabupaten Cianjur tengah berupaya mengevakuasi korban dan membersihkan material di lokasi kecelakaan maut Jalan Raya Gekbrong, Warungkondang, Kamis (21/05/2026) malam. Kecelakaan yang melibatkan truk tangki dan minibus ini menelan satu korban jiwa.

Pasca-Libur Panjang, Harga BBM BUMN dan Swasta Kompak Stabil, Pemerintah Ungkap Alasan Tahan Harga Subsidi

21 Mei 2026 - 13:17 WIB

BGN Gandeng KPK Susun Rencana Aksi, Tutup Celah Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

21 April 2026 - 16:30 WIB

Visualisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini menjadi fokus pengawasan ketat oleh Badan Gizi Nasional dan KPK guna memastikan transparansi dan mencegah potensi korupsi yang telah diidentifikasi

Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat, SPPG Padasenang Gelar Sosialisasi Program MBG di SDN Banjarsari

21 April 2026 - 11:02 WIB

Suasana pertemuan sosialisasi Program Makan Bergizi (MBG) oleh SPPG Sukabumi Cidadap Padasenang di SDN Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (21/4/2026).

Damkar Kabupaten Sukabumi Sukses Evakuasi Ular Sanca dari Pemukiman Warga di Palabuhanratu

18 April 2026 - 20:31 WIB

Petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi berhasil mengamankan ular sanca dari pemukiman warga di Kampung Jayanti, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sabtu (18/4/2026). Evakuasi berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Harga Elpiji 12 Kg Merangkak Naik, Menteri ESDM Bahlil Pastikan Pasokan Gas 3 Kg Aman

18 April 2026 - 07:36 WIB

Trending di News