JENTERANEWS.com – Sebuah peristiwa tragis mengguncang jalan raya Cimuncang, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (24/11) sore. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan mengakibatkan satu nyawa melayang dan enam lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sebuah mobil Honda Jazz dengan nomor polisi F 1408 TK melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Sukaraja menuju Cireunghas. Tanpa diduga, mobil tersebut menabrak sebuah sepeda motor Honda Scoopy yang sedang melaju di depannya.
Tak berhenti sampai di situ, laju kencang mobil Honda Jazz yang kehilangan kendali kemudian menghantam tiga kendaraan lainnya yang sedang terparkir di sekitar Terminal dan Pasar Sukaraja. Ketiga kendaraan tersebut adalah Toyota Vios, Suzuki Karimun, dan Toyota Avanza.
Akibat kecelakaan maut ini, seorang penumpang sepeda motor Honda Scoopy yang diketahui bernama DR (34), seorang karyawati PT GSI asal Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Korban mengalami luka parah di bagian wajah dan tubuh.
Selain DR, enam orang lainnya juga menjadi korban dalam kecelakaan ini. Suami DR, IF (40), yang juga mengendarai sepeda motor tersebut, serta anak mereka yang berusia 4 tahun, mengalami luka serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kepala Desa Kebonpedes, Dadan Apriliandi, mengungkapkan bahwa keluarga korban baru saja pulang dari Cianjur dan hendak menuju rumah kontrakan mereka di Sukabumi. “Sangat tragis, satu keluarga harus mengalami musibah seperti ini,” ujar Dadan.
Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan membawa para korban ke rumah sakit terdekat. Jenazah DR telah dibawa ke RSUD R Syamsudin SH di Sukabumi untuk divisum, sebelum akhirnya dibawa pulang ke kampung halamannya untuk dimakamkan.
Kasus kecelakaan maut ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut. Polisi tengah berupaya untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan kecepatan tinggi yang menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan beruntun ini.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara. Kecepatan yang tidak terkendali dan kurangnya konsentrasi seringkali menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas.(*)














