Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 12 Jul 2026 13:18 WIB

Kelangkaan Solar di SPBU Purabaya Sukabumi, Antrean Kendaraan Mengular hingga Berjam-jam


					Pemandangan SPBU 34.431.17 Purabaya, Sukabumi pada Minggu (12/7/2026) pagi. Para pengemudi truk dan kendaraan angkutan barang terpaksa mengantre hingga berjam-jam untuk mendapatkan BBM jenis Solar akibat keterlambatan pengiriman pasokan dari pihak Pertamina. Perbesar

Pemandangan SPBU 34.431.17 Purabaya, Sukabumi pada Minggu (12/7/2026) pagi. Para pengemudi truk dan kendaraan angkutan barang terpaksa mengantre hingga berjam-jam untuk mendapatkan BBM jenis Solar akibat keterlambatan pengiriman pasokan dari pihak Pertamina.

JENTERANEWS.com — Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar kembali dikeluhkan oleh masyarakat, khususnya para pengemudi angkutan barang dan kendaraan niaga. Pemandangan antrean panjang yang didominasi oleh truk dan mobil pikap jenis L300 tampak mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.431.17 Purabaya, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (12/7/2026).

Pantauan di lokasi pada pukul 09.30 WIB menunjukkan bahwa para pengemudi harus rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan pasokan bahan bakar. Salah seorang pengemudi truk yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa dirinya telah ikut mengantre selama lebih dari satu jam.

“Kami sudah antre panjang satu jam lebih tapi belum juga sampai ke pompa pengisian. Kami sangat berharap kepada pemerintah dan pihak PT Pertamina agar pasokan BBM, khususnya Solar, ke semua SPBU bisa kembali dilancarkan karena ini sangat menghambat pekerjaan kami,” keluhnya saat ditemui di lokasi antrean.

Menanggapi situasi tersebut, Pengawas SPBU 34.431.17 Purabaya, Cahya, membenarkan adanya keterlambatan pasokan BBM jenis Solar dari pihak Pertamina. Menurutnya, keterlambatan pengiriman ini sudah berlangsung selama tiga hari terakhir.

“Memang benar ada keterlambatan pasokan dari Pertamina selama tiga hari ke belakang. Pasokan baru tiba tadi malam sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Karena pasokan baru datang setelah sempat kosong, maka sangat wajar jika antrean kendaraan langsung mengular seperti pagi ini,” jelas Cahya saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut, Cahya menjelaskan bahwa saat ini terdapat mekanisme baru terkait pengiriman pasokan Solar yang dibatasi menjadi dua hari sekali. Namun, pada praktiknya kali ini, keterlambatan justru terjadi hingga hari ketiga, yang memicu kepanikan dan penumpukan kendaraan.

Meski pasokan Solar mengalami kendala, Cahya memastikan bahwa stok BBM untuk jenis lainnya tidak terdampak. “Untuk pasokan BBM jenis Pertamax dan Pertalite saat ini kondisinya aman dan tersedia. Hanya Solar saja yang mengalami kendala teknis,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Cahya mengimbau masyarakat dan para pelanggan setia SPBU Purabaya untuk tetap tenang dan bersabar dalam mengantre. Ia berharap distribusi pasokan Solar dari Pertamina dapat segera kembali normal sehingga aktivitas masyarakat dan roda perekonomian, khususnya di wilayah Sukabumi, tidak lagi terhambat.(*)

[Mardi]

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Libur Sekolah Usai, Program Makan Bergizi Gratis Kembali Beroperasi di Tahun Ajaran Baru 2026/2027

12 Juli 2026 - 14:41 WIB

Potret siswa SD saat menerima porsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sempat dihentikan sementara selama masa libur panjang, operasional pelayanan gizi siap kembali menyambut siswa di hari pertama sekolah.

Sempat Hilang Empat Hari, Pria Asal Ciambar Ditemukan Tewas di Aliran Sungai Cimunjul

12 Juli 2026 - 14:08 WIB

Lokasi penemuan jenazah Robi Ruliansyah (35) di aliran Sungai Cimunjul, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (11/7/2026). Korban yang ditemukan mengambang (disensor) ini sebelumnya dilaporkan hilang selama empat hari oleh pihak keluarga.

Kemensos Berikan Pendampingan Komprehensif bagi Anak Disabilitas dengan Perilaku Berisiko di Sukabumi

12 Juli 2026 - 13:59 WIB

Petugas Kementerian Sosial dari Sentra Phalamartha tampak menggendong H (11), anak penyandang disabilitas sensorik, saat menjalani proses asesmen dan pemeriksaan kesehatan lanjutan di Sukabumi, Jawa Barat. Pendampingan intensif ini dilakukan sebagai langkah intervensi komprehensif guna mengatasi perilaku berisiko serta memastikan terpenuhinya hak dan perlindungan anak.

Belum Ditangani Permanen, Bekas Longsoran di Jalur Geopark Ciletuh Ancam Keselamatan Pengendara

12 Juli 2026 - 13:32 WIB

Pengendara sepeda motor (seorang keluarga) melintas di Jalan Provinsi ruas Tamanjaya-Palangpang, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (11/7/2026),

Agrowisata Petik Melon Premium Resmi Hadir di Cisolok, Jadi Momentum Pengembangan Pertanian Terintegrasi

12 Juli 2026 - 13:25 WIB

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq (kanan), didampingi oleh sejumlah tokoh masyarakat dan pengelola, memotong buah melon kuning premium menggunakan gunting saat meninjau area Wisata Petik Melon SAM FARM Greenhouse di Jalan Raya Cisolok, Sukabumi, Sabtu (11/7/2026).

Gagal Menyalip di Tikungan Kiaradua, Seorang Mahasiswa Tewas Menabrak Pikap L300

11 Juli 2026 - 13:21 WIB

Suasana penanganan pascakecelakaan lalu lintas maut di Jalan Raya Pal 3 - Kiaradua, tepatnya di perkebunan PT. Surangga, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/7/2026).
Trending di Sukabumi