Menu

Mode Gelap

News · 4 Apr 2022 13:51 WIB

Kemendagri Dorong Pemda Sukseskan Gerakan Nasional


					kemendagri dorong gerakan nasional bangga buatan indonesia pada pengadaan barang jasa di lingkungan pemda 220302172344 Perbesar

kemendagri dorong gerakan nasional bangga buatan indonesia pada pengadaan barang jasa di lingkungan pemda 220302172344

JenteraNewsSekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman menghadiri Sosialisasi Percepatan Pengelolaan Elektronik Katalog Lokal dan Toko Daring yang di laksanakan secara Virtual dari Command Center, Setda Palabuhanratu. Senin 4/4/2022

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mendorong Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada pengadaan barang/jasa di lingkungan pemerintah daerah (Pemda). Gerakan ini terus diperkuat usai penandatanganan Surat Edaran Bersama (SEB) antara Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) pada 25 Februari 2022 lalu.

Untuk mengulas dan menyosialisasikan SEB tersebut lebih dalam, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri menggelar Webinar Series Keuda Update Seri 8 Bertajuk “Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Pemerintah Daerah”, Rabu (2/3/2022).

Dalam sambutannya, Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuda Kemendagri Agus Fatoni mengatakan, SEB bertujuan untuk mendorong produk dalam negeri, mempercepat serapan anggaran, serta memangkas birokrasi, sehingga proses pengadaan barang dan jasa menjadi lebih efektif dan efisien.

Baca Juga:   Asah Tempur, Prajurit Yonif Raider 100/PS Dilatihkan "Military Operation Air Mobile" Bersama Tim MTT SFAB US Army

“Tentu surat edaran ini akan bisa terlaksana apabila kita semua memahami bagaimana isi surat edaran ini. Kemudian pemerintah daerah juga melakukan langkah-langkah strategis dalam rangka pembentukan tim dan juga konsolidasi di internal pemerintah daerah. Kemudian OPD (Organisasi Perangkat Daerah-red) terkait juga melakukan upaya-upaya sesuai dengan tujuan sebagaimana surat edaran,” katanya.

Sementara itu, selaku keynote speaker Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro memaparkan, pemerintah telah memastikan produk-produk dalam negeri menjadi prioritas utama dalam pembangunan di Indonesia. Kemendagri sangat mengapresiasi kebijakan dalam mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia. Salah satu bentuk konkret dukungan tersebut, kata dia, telah diterbitkan berbagai aturan terkait kebijakan itu.

Baca Juga:   Gagal Nanjak, L300 Pengankut Pisang Terguling di Tanjakan Karang Cidolog

“Pemerintah berharap kita semua bahu-membahu dari pusat sampai daerah agar 40 persen potensi pengadaan barang dan jasa itu kita dorong untuk mengupayakan dan memberdayakan produk-produk dalam negeri, yang tentunya penyedianya adalah kawan-kawan kita yang bergerak di UMKM maupun koperasi,” tuturnya.

Suhajar melanjutkan, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar kurang lebih Rp 1.040 triliun, sekitar 52 persen di antaranya digunakan untuk pengadaan barang/jasa. Dari angka yang besar tersebut, pemerintah mendorong potensi pengadaan barang/jasa diarahkan minimal 40 persen untuk produk-produk dalam negeri. Harapannya, upaya itu akan menggerakkan serta menumbuhkembangkan koperasi dan UMKM di seluruh penjuru tanah air.

“Kepala daerah agar berpihak kepada rakyat yang banyak, rakyat yang banyak itu ada di UMKM ini di antaranya. Jadi kalau 50 persen lebih dari 1.040 triliun lebih APBD provinsi, kabupaten/kota, itu untuk pengadaan barang dan jasa. Dan 40 persen di antaranya kita dapat arahkan untuk kawan-kawan kita yang berada pada sektor koperasi, UMKM yang mengolah produk dalam negeri,” tandasnya

Baca Juga:   Tanggapan Camat Kadupandak Cianjur Terkait Isu Kades Yang Selingkuhi Istri Perangkatnya

Webinar ini dihadiri oleh berbagai narasumber kompeten, yaitu Asisten Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Hermin Esti Setyowati; Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut Kementerian Perindustrian Dini Hanggandari; Analis Kebijakan Madya/Koordinator Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) AL Sihombing; Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Budiono Subambang; dan Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Ditjen Bina Keuda Kemendagri Horas Maurits Panjaitan. (*)

 

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Uang Setoran BBM Rp 490 Juta Dobol Maling Dalam Mobil Di Sukabumi

22 Juli 2024 - 18:00 WIB

Uang Setoran BBM Rp 490 Juta Dobol Maling Dalam Mobil Sukabumi

Sejumlah Siswa di Lengkong Sukabumi Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Demi Menuntut Ilmu

22 Juli 2024 - 14:08 WIB

Sejumlah Siswa di Lengkong Sukabumi Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Demi Menuntut Ilmu

Dua Hari Tak Keluar Kamar Ternyata Pria Paruh Baya Di Cikole Sukabumi Meninggal Dunia

20 Juli 2024 - 18:07 WIB

Dua Hari Tak Keluar Kamar Ternyata Pria Paruh Baya Di Cikole Sukabumi Meninggal Dunia

Ribuan Peserta Mengikuti Porsadin, Bupati” Membentuk Anak Berkualitas Dan Berakhlak Mulia”

20 Juli 2024 - 16:55 WIB

Ribuan Peserta Mengikuti Porsadin, Bupati" Membentuk Anak Berkualitas Dan Berakhlak Mulia"

Buka Kegiatan PKU Akbar 2024, Bupati” Membentuk Pola Pikir Pengusaha Jangan Terpaku Jadi Pekerja”

18 Juli 2024 - 16:11 WIB

Sembilan Desa Di Kecamatan Ciemas Laksanakan Knowledge Sharing Perencanaan Terpadu

18 Juli 2024 - 15:57 WIB

Sembilan Desa Di Kecamatan Ciemas Laksanakan Knowledge Sharing Perencanaan Terpadu
Trending di News
error: Content is protected !!