JENTERANEWS.com – Suasana duka menyelimuti Kampung Babakan, Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Seorang petani lanjut usia, Adin (66), ditemukan meninggal dunia di areal pesawahan pada Jumat (20/6/2025) siang, setelah beberapa hari tidak pulang ke rumah.
Penemuan jenazah yang memilukan ini pertama kali diungkap oleh istrinya sendiri, Oon (65).

Inilah areal pesawahan di Kecamatan Surade yang menjadi saksi bisu akhir hayat Adin (66). Petani ini ditemukan oleh istrinya dalam kondisi tak bernyawa setelah pamit untuk menggarap sawah sejak Senin lalu.
Menurut laporan yang diterima dari Ade, anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Surade, korban ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB di pesawahan Kampung Cileutak, Desa Sukatani. Saat ditemukan, jenazah Adin berada dalam posisi tengkurap di pematang sawah dan kondisinya diperkirakan sudah meninggal dunia sejak tiga hingga empat hari sebelumnya.
Kronologi penemuan berawal dari kekhawatiran sang istri. Menurut penuturan Oon kepada pihak berwenang, suaminya pamit berangkat ke sawah pada Senin (16/6/2025) pagi. Sudah menjadi kebiasaan bagi Adin untuk menginap di saung sawah yang digarapnya.
Namun, kegelisahan Oon memuncak pada hari Jumat. Biasanya, sang suami akan pulang ke rumah untuk menunaikan ibadah salat Jumat. Ketika hingga siang hari Adin tak kunjung pulang, Oon memutuskan untuk menyusulnya ke sawah.
“Saksi (Ibu Oon) menyusul ke sawah sekitar pukul 13.00 WIB karena biasanya korban pulang untuk salat Jumat,” jelas Ade dalam laporannya.
Setibanya di lokasi, pemandangan memilukan menyambut Oon. Ia menemukan suaminya sudah terbujur kaku dalam posisi tengkurap. Sontak, ia berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Sektor Surade.
Tim gabungan dari Polsek Surade dan TAGANA segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Kampung Babakan RT 005 RW 003, Desa Gunungsungging.
Berdasarkan keterangan keluarga, Adin diketahui memiliki riwayat penyakit darah tinggi. Dugaan sementara, korban terjatuh saat beraktivitas di sawah dan tidak ada yang mengetahui kejadian tersebut.
“Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk, diduga terjatuh. Menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat darah tinggi,” tambah Ade.
Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka menolak untuk dilakukan visum atau autopsi terhadap jenazah dan telah membuat surat pernyataan.
Setelah dievakuasi dan disemayamkan di rumah duka, jenazah Adin langsung dimandikan dan disalatkan oleh keluarga serta para tetangga. Saat berita ini diturunkan, jenazah tengah dalam proses pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Salenggang, Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade.(*)
Kor : Fajar
Redaktur: Hamjah















