Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 20 Jun 2025 18:50 WIB

Kisah Tragis Petani di Surade: Tak Pulang untuk Salat Jumat, Ditemukan Istri Sudah Tak Bernyawa di Sawah


					Tim gabungan dari TAGANA dan Kepolisian Sektor Surade bekerja sama mengevakuasi jenazah Adin (66) dari lokasi penemuannya di areal pesawahan Kampung Cileutak, Jumat (20/6/2025). Medan yang berupa pematang sawah menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Perbesar

Tim gabungan dari TAGANA dan Kepolisian Sektor Surade bekerja sama mengevakuasi jenazah Adin (66) dari lokasi penemuannya di areal pesawahan Kampung Cileutak, Jumat (20/6/2025). Medan yang berupa pematang sawah menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.

JENTERANEWS.com – Suasana duka menyelimuti Kampung Babakan, Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Seorang petani lanjut usia, Adin (66), ditemukan meninggal dunia di areal pesawahan pada Jumat (20/6/2025) siang, setelah beberapa hari tidak pulang ke rumah.

Penemuan jenazah yang memilukan ini pertama kali diungkap oleh istrinya sendiri, Oon (65).

Inilah areal pesawahan di Kecamatan Surade yang menjadi saksi bisu akhir hayat Adin (66). Petani ini ditemukan oleh istrinya dalam kondisi tak bernyawa setelah pamit untuk menggarap sawah sejak Senin lalu.

Inilah areal pesawahan di Kecamatan Surade yang menjadi saksi bisu akhir hayat Adin (66). Petani ini ditemukan oleh istrinya dalam kondisi tak bernyawa setelah pamit untuk menggarap sawah sejak Senin lalu.

Menurut laporan yang diterima dari Ade, anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kecamatan Surade, korban ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB di pesawahan Kampung Cileutak, Desa Sukatani. Saat ditemukan, jenazah Adin berada dalam posisi tengkurap di pematang sawah dan kondisinya diperkirakan sudah meninggal dunia sejak tiga hingga empat hari sebelumnya.

Kronologi penemuan berawal dari kekhawatiran sang istri. Menurut penuturan Oon kepada pihak berwenang, suaminya pamit berangkat ke sawah pada Senin (16/6/2025) pagi. Sudah menjadi kebiasaan bagi Adin untuk menginap di saung sawah yang digarapnya.

Namun, kegelisahan Oon memuncak pada hari Jumat. Biasanya, sang suami akan pulang ke rumah untuk menunaikan ibadah salat Jumat. Ketika hingga siang hari Adin tak kunjung pulang, Oon memutuskan untuk menyusulnya ke sawah.

“Saksi (Ibu Oon) menyusul ke sawah sekitar pukul 13.00 WIB karena biasanya korban pulang untuk salat Jumat,” jelas Ade dalam laporannya.

Setibanya di lokasi, pemandangan memilukan menyambut Oon. Ia menemukan suaminya sudah terbujur kaku dalam posisi tengkurap. Sontak, ia berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Sektor Surade.

Tim gabungan dari Polsek Surade dan TAGANA segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Kampung Babakan RT 005 RW 003, Desa Gunungsungging.

Berdasarkan keterangan keluarga, Adin diketahui memiliki riwayat penyakit darah tinggi. Dugaan sementara, korban terjatuh saat beraktivitas di sawah dan tidak ada yang mengetahui kejadian tersebut.

“Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk, diduga terjatuh. Menurut keterangan keluarga, korban memiliki riwayat darah tinggi,” tambah Ade.

Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka menolak untuk dilakukan visum atau autopsi terhadap jenazah dan telah membuat surat pernyataan.

Setelah dievakuasi dan disemayamkan di rumah duka, jenazah Adin langsung dimandikan dan disalatkan oleh keluarga serta para tetangga. Saat berita ini diturunkan, jenazah tengah dalam proses pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Salenggang, Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade.(*)


Kor : Fajar
Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 104 kali

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa