Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 24 Agu 2022 06:53 WIB

Motor Mogok Diperjalanan, Pelajar Jampangtengah Dibacok Hingga Kritis


					Ilustrasi : Pembacokan terhadap pelajar oleh 7 orang tidak dikenal Jumat sekira pukul 24.00 WIB. Perbesar

Ilustrasi : Pembacokan terhadap pelajar oleh 7 orang tidak dikenal Jumat sekira pukul 24.00 WIB.

JENTERANEWS.com – Seorang pelajar asal Jampangtengah dibacok sekelompok orang saat tengah mencoba memperbaiki sepeda motor yang mogok di sekitar SCG, Kabupaten Sukabumi.

Pelajar itu kemudian dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka bacok yang dialaminya.

MRP adalah warga Kampung Ciherang RT 39/11 Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Kepala Desa Cijulang Jalaludin mengatakan MRP mengalami dugaan pembacokan pada Jumat, 19 Agustus 2022. “Sekarang di RSUD R Syamsudin SH kritis,” katanya, Selasa (23/8/2022).

Baca Juga:   Gudang Proyek PT Wings Food di Sagaranten Kebakaran di Malam Takbiran Idhul Adha

Jalaludin tak mengetahui pasti kronologi dugaan pembacokan tersebut. Namun menurut informasi yang diterima Jalaludin, peristiwa itu terjadi pada Jumat sekira pukul 24.00 WIB.

Saat itu korban bersama dua temannya mengendarai sepeda motor, mereka dari wilayah Kota Sukabumi menuju arah pulang.

“Korban posisinya di tengah. Sebelum SCG, motor tersebut mogok. Mereka turun dan memperbaikinya. Namun tak lama, muncul orang tidak dikenal dari dalam gang, sekitar tujuh orang, dan langsung menyerang,” kata Jalaludin.

Baca Juga:   Diduga Sopir Ngantuk, Mobil Elf Terjun ke Jurang di Tegalbuled Sukabumi

Ketika itu korban dan kedua temannya diketahui tak mengenakan seragam sekolah.

Menurut Jalaludin, kedua teman korban berhasil melarikan diri. Sementara korban terjatuh saat akan lari. “Korban mau lari jatuh, dan akhirnya dibacok,” ujar dia.

Tetangga korban, Yusep S mengatakan MRP merupakan anak dari M (47 tahun) dan S (45 tahun), yang pekerjaannya adalah buruh tani.
“Ekonominya pas-pasan, sehingga kami sudah minta bantuan ke Pemdes untuk masalah biaya anak tersebut,” kata Yusep.

Baca Juga:   Satu Keluarga Tertimpa Longsor di Gedong Panjang Sukabumi

Sekretaris Desa Cijulang Indra mengatakan pihaknya sedang melakukan upaya meminta bantuan serta berkoordinasi ke dinas terkait.
“Ia (korban) mengalami luka bacokan pada pipi, bahu, tangan, dan perut,” katanya..(*)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Duel Dengan Maling, Pria di Gunungpuyuh Sukabumi Alami Luka Tusuk

10 Juli 2024 - 18:07 WIB

Duel Dengan Maling, Pria Gunungpuyuh Sukabumi Alami Luka Tusuk

Rusak Rumah Hingga Bacok Tetangganya Pakai Golok, Korban Dilarikan Ke RSUD Palabuhanratu

7 Juli 2024 - 10:04 WIB

Rusak Rumah Hingga Bacok Tetangganya Pakai Golok, Korban Dilarikan Ke RSUD Palabuhanratu

Hendak Padamkan Lampu, Nasir Kaget Temukan Adiknya Tewas Tergantung di Ciracap Sukabumi

1 Juli 2024 - 17:48 WIB

Hendak Padamkan Lampu, Nasir Kaget Temukan Adiknya Tewas Tergantung di Ciracap Sukabumi

Prabowo Nyatakan Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

4 Juni 2024 - 16:37 WIB

Prabowo Nyatakan Indonesia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Viral di Media Sosial: ‘All Eyes on Rafah’ sebagai Dukungan Global untuk Gaza

29 Mei 2024 - 22:52 WIB

Viral di Media Sosial: 'All Eyes on Rafah' sebagai Dukungan Global untuk Gaza

Pegi Bantah Tuduhan Pembunuhan Vina: ‘Itu Fitnah, Saya Rela Mati!

27 Mei 2024 - 10:15 WIB

Pegi Bantah Tuduhan Pembunuhan Vina: 'Itu Fitnah, Saya Rela Mati!
Trending di Entertainment
error: Content is protected !!