Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 16 Jun 2025 20:19 WIB

Niat Jajan ke Warung Berujung Maut, Bocah 5 Tahun di Sukabumi Tewas Tertabrak Pikap


					Lokasi kejadian, Kampung Simpenan, Sukabumi, tempat seorang bocah perempuan berinisial ARS (5) tewas tertabrak mobil pikap, Senin (16/6/2025). Korban diduga berlari saat menyeberang jalan dari rumahnya menuju warung. Perbesar

Lokasi kejadian, Kampung Simpenan, Sukabumi, tempat seorang bocah perempuan berinisial ARS (5) tewas tertabrak mobil pikap, Senin (16/6/2025). Korban diduga berlari saat menyeberang jalan dari rumahnya menuju warung.

JENTERANEWS.com– Suasana duka menyelimuti Kampung Simpenan, Kabupaten Sukabumi, setelah seorang bocah perempuan berinisial ARS (5) tewas secara tragis. Niatnya untuk jajan ke warung di seberang rumahnya berakhir maut saat ia tertabrak mobil pikap pengangkut galon air mineral pada Senin (16/6/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.

Peristiwa nahas itu terjadi di jalan utama kampung yang sedang ramai oleh lalu lintas siang hari. Menurut keterangan saksi mata di lokasi, ARS yang masih balita mencoba menyeberang jalan dari kediamannya menuju sebuah warung. Namun, dari arah bawah, sebuah mobil pikap melaju di jalanan yang menanjak dan tak sempat menghindar.

“Jadi anak itu mau nyeberang, tiba-tiba mobil pikap pembawa galon air mineral lewat dari arah bawah ke atas (menuju kantor Kecamatan Simpenan). Kejadiannya cepat sekali, anak itu langsung tertabrak,” ujar seorang warga yang menyaksikan langsung insiden tersebut.

Warga yang panik melihat kejadian itu segera mengevakuasi korban yang sudah dalam kondisi kritis ke Puskesmas Simpenan. Namun, luka parah yang diderita di sekujur tubuhnya membuat nyawa ARS tidak dapat diselamatkan.

Kepala Puskesmas Simpenan, Ade Setiawan, mengonfirmasi bahwa korban telah meninggal dunia saat tiba di fasilitas kesehatan. “Saat sampai di puskesmas, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Korban adalah seorang perempuan berusia sekitar 4 sampai 5 tahun. Kondisinya memang mengalami banyak luka serius,” ungkap Ade dengan nada prihatin.

Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edi Wibowo, memberikan keterangan resmi mengenai kronologi kecelakaan tersebut. Menurutnya, kendaraan yang terlibat adalah mobil pikap Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi F 8335 UT.

“Mobil pikap tersebut dikemudikan oleh saudara SM dan membawa seorang penumpang, YP. Mereka melaju dari Kampung Simpenan dengan tujuan Kampung Babakan Wareng,” jelas Ipda Wangsit.

Ia menambahkan, saat mobil melintasi jalan lurus yang menanjak, pengemudi dikejutkan oleh korban yang tiba-tiba menyeberang jalan. “Dugaan kuat kami, korban menyeberang dengan cara berlari dari sisi kiri (rumah) ke sisi kanan jalan (warung). Karena jarak yang sudah sangat dekat, pengemudi tidak memiliki waktu yang cukup untuk menghindar, sehingga tabrakan tidak terelakkan,” paparnya.

Saat ini, pengemudi SM beserta penumpangnya telah diamankan di Mapolres Sukabumi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara itu, jenazah korban ARS telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.(*)


Reporter : Ridwan

Redaktur : Hamjah



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 69 kali

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca