Menu

Mode Gelap

Bencana · 7 Apr 2025 15:40 WIB

Niat Mulia Berujung Duka: Remaja Hilang di Pantai Karanghawu Saat Selamatkan Teman


					Petugas Polairud Polres Sukabumi mengawasi area Pantai Karanghawu dalam upaya pencarian korban yang hilang. Perbesar

Petugas Polairud Polres Sukabumi mengawasi area Pantai Karanghawu dalam upaya pencarian korban yang hilang.

JENTERANEWS.com – Suasana liburan di Pantai Karanghawu, Desa Cisolok, Kabupaten Sukabumi, berubah menjadi duka saat seorang remaja bernama Fatahmadin (15 tahun) hilang terseret arus laut pada Senin (7/4/2025) pagi. Korban, yang datang dari Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, diduga hilang saat berusaha menolong temannya yang lebih dulu terseret ombak.

Peristiwa tragis ini bermula ketika Fatahmadin dan rombongan temannya berenang di sekitar pantai. Tanpa diduga, ombak besar datang dan menyeret mereka ke tengah laut. Saksi mata, Sukron (14 tahun), yang juga menjadi korban selamat, menceritakan detik-detik mencekam tersebut.

“Saya berenang bersama tujuh teman, termasuk Rifki. Rifki tenggelam dan meminta tolong. Saya mencoba menolong, tetapi saya sendiri ikut terseret ombak,” ungkap Sukron dengan nada trauma.

Melihat teman-teman mereka dalam bahaya, beberapa remaja lain berusaha memberikan pertolongan. Namun, upaya tersebut justru membuat mereka ikut terseret arus. Petugas gabungan dan warga sekitar yang berada di lokasi segera bertindak cepat dan berhasil menyelamatkan sebagian korban. Sayangnya, Fatahmadin terseret lebih jauh ke tengah laut dan hingga kini belum ditemukan.

“Teman saya, Fatah, ikut terseret ke tengah dan hilang. Sampai sekarang belum ditemukan, masih dalam pencarian,” jelas Sukron.

Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Nandang Herawan, membenarkan kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa empat remaja berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, yaitu M. Sukron, M. Alfikri Asyaukaniy (13 tahun), M. Firdaus (15 tahun), dan Ahmad Fauzi (15 tahun).

“Korban berenang bersama empat temannya, namun tiba-tiba terseret arus kencang hingga ke tengah laut,” ujar AKP Nandang.

Saat ini, tim SAR gabungan terus melakukan pencarian intensif di sepanjang area Pantai Karanghawu. Kondisi cuaca dan arus laut yang tidak menentu menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pencarian ini.

Tragedi ini menjadi pengingat bagi para wisatawan untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama saat kondisi ombak sedang tinggi. Pihak berwenang juga mengimbau agar wisatawan mematuhi peringatan dan arahan dari petugas demi keselamatan bersama.(*)

Laporan: Ridwan

Artikel ini telah dibaca 125 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

BAPENDA GANDENG APARATUR KECAMATAN UNTUK OPTIMALKAN PAD KABUPATEN SUKABUMI

18 Juni 2026 - 15:50 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar memberikan arahan dalam rapat koordinasi pemetaan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama jajaran aparatur kewilayahan di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/6/2026).

Dukung Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia, Ketua DPRD Sukabumi: Ruang Bentuk Karakter Generasi Muda

18 Juni 2026 - 15:40 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Budi Azhar Mutawali (tengah/kemeja putih dengan logo), berfoto bersama jajaran pengurus, panitia, dan perwakilan pemuda masjid usai memberikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana pelaksanaan Kemah Religi Pemuda Masjid Dunia 2026 di Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/6/2026). (Foto: Istimewa)

Wujudkan Generasi Emas, SPPG Neglasari Dua Sukabumi Komit Sajikan Menu Bergizi dan Higienis

18 Juni 2026 - 14:23 WIB

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purabaya di Sukabumi, Jawa Barat

Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Bogor dan Satpol PP Sukabumi Gencarkan Edukasi Lewat Operasi ASAP

18 Juni 2026 - 09:18 WIB

Narasumber dari Bea Cukai Bogor dan Satpol PP Kabupaten Sukabumi, bersama dengan pembawa acara radio, berpose di studio radio usai kegiatan sosialisasi identifikasi cukai rokok ilegal pada Rabu (17/6/26).

Kisah Pilu Ibu Mimin: Lansia Tua di Purabaya Bertahan Hidup di Gubuk Nyaris Roboh dengan Penglihatan Terbatas

17 Juni 2026 - 10:06 WIB

Ibu Mimin (60), lansia penderita katarak yang hidup sebatang kara, tampak tertunduk lesu di dalam tempat tinggalnya di Kampung Cinangka, Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya. Keterbatasan penglihatan dan himpitan ekonomi memaksanya bertahan hidup dalam kondisi yang serba memprihatinkan tanpa jaminan kenyamanan di masa tuanya.

Cuaca Ekstrem Terjang Kalapanunggal Sukabumi, Empat Rumah Warga Rusak Berat

17 Juni 2026 - 07:28 WIB

Seorang petugas dari tim gabungan sedang melakukan asesmen dan meninjau langsung kondisi salah satu rumah warga yang mengalami kerusakan berat di Kampung Cingenca, Desa Walangsari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Selasa (16/6/2026).
Trending di Sukabumi