Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 16 Apr 2026 20:06 WIB

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Puluhan Warga Pamuruyan Sukabumi Terdampak Banjir


					Petugas P2BK Cibadak (mengenakan sepatu bot kuning) melakukan asesmen di lokasi permukiman warga Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang terendam banjir akibat luapan sungai, Kamis (16/4/2026). Air berwarna cokelat setinggi betis merendam gang utama pemukiman. Perbesar

Petugas P2BK Cibadak (mengenakan sepatu bot kuning) melakukan asesmen di lokasi permukiman warga Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang terendam banjir akibat luapan sungai, Kamis (16/4/2026). Air berwarna cokelat setinggi betis merendam gang utama pemukiman.

JENTERANEWS.com — Sedikitnya 10 rumah warga di Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terendam banjir pada Kamis (16/4/2026) sore. Bencana ini dipicu oleh hujan deras berintensitas tinggi disertai petir yang mengakibatkan meluapnya aliran sungai setempat ke kawasan permukiman sesaat setelah hujan reda.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, air mulai merendam rumah warga di lingkungan RT 03/RW 02 sekitar pukul 16.30 WIB. Ketinggian air dilaporkan mencapai 30 sentimeter.

Total sebanyak 12 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 35 jiwa terdampak oleh genangan air tersebut. Meski demikian, pihak BPBD memastikan tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun warga yang harus mengungsi akibat insiden ini.

“Sesaat setelah kejadian, warga bersama keluarganya masing-masing langsung melakukan evakuasi mandiri serta berupaya menyelamatkan barang-barang berharga di dalam rumah agar tidak rusak terendam air,” ujar Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Mawaldi, dalam keterangan resminya.

Penanganan pascabencana langsung dilakukan dengan cepat. Warga secara swadaya dan bergotong royong membersihkan material lumpur sisa banjir. Proses pembersihan ini turut dibantu oleh tim gabungan yang terjun langsung ke lokasi, terdiri dari P2BK Cibadak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana Kecamatan, serta unsur perangkat desa dan RT/RW setempat.

Berkat kesigapan tim gabungan dan warga, genangan air berangsur surut dan kondisi dinyatakan telah kembali normal pada pukul 17.18 WIB.

Berdasarkan penuturan perangkat desa setempat, banjir luapan sungai di Kampung Panagan ini bukanlah kejadian yang pertama kali. Wilayah tersebut diketahui sudah menjadi langganan banjir setiap kali curah hujan meningkat tajam.

Oleh karena itu, warga berharap adanya langkah mitigasi permanen untuk meminimalisasi risiko bencana serupa di kemudian hari. Kebutuhan yang paling mendesak saat ini di lokasi kejadian adalah pengadaan material bronjong untuk membangun tanggul pembatas aliran air sungai.

Hingga Kamis malam, cuaca di lokasi kejadian dilaporkan masih gerimis. Pihak BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di dekat bantaran sungai, untuk tetap siaga dan waspada terhadap potensi bencana susulan di tengah cuaca ekstrem.(*)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

Tinjau Pasar Cisaat Sukabumi, Perum BULOG Pastikan Stabilitas Harga Pangan Pasca-Iduladha

30 Mei 2026 - 13:10 WIB

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani (mengenakan topi dan rompi) saat berdialog dengan pedagang dan mengecek langsung kualitas komoditas pangan di Pasar Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2026).

Teror Babi Hutan di Cidolog: Saat Ambisi Ketahanan Pangan Lumat oleh Kerusakan Ekologis

30 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tim gabungan dari BPP Cidolog, Perbakin, dan perwakilan petani setempat menunjukkan kekompakan sebelum atau setelah penyisiran di medan terjal Cidolog, Sukabumi. Foto ini menangkap momen kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya mendesak untuk menghentikan kerusakan masif lahan pertanian—terutama ladang jagung dan komoditas hortikultura—akibat invasi babi hutan yang dipicu alih fungsi lahan hutan di hulu.

Waspada Penipuan Dapur Makan Bergizi Gratis, BGN Tegaskan Proses SPPG Bebas Biaya

29 Mei 2026 - 22:23 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sony Sonjaya (tengah), didampingi oleh jajaran kepolisian, memberikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok penentuan titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat. Dalam keterangannya, BGN menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan dan verifikasi dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya bersifat transparan dan tidak dipungut biaya.

Wujudkan Pendidikan Bebas Kekerasan, Pemkab Sukabumi Resmi Bentuk Pokja BSAN Lintas Sektor

29 Mei 2026 - 22:09 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah latar belakang), memimpin langsung Rapat Koordinasi Pembentukan Pokja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) Lintas Sektor di Pendopo Sukabumi, Jumat (29/05/2026). Pertemuan ini menjadi langkah proaktif Pemkab Sukabumi menciptakan iklim pendidikan positif dan bebas kekerasan.

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

29 Mei 2026 - 21:36 WIB

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

Disdik dan Bupati Sukabumi Tegaskan Transparansi serta Integritas dalam SPMB 2026

29 Mei 2026 - 10:09 WIB

Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi saat menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Anak Tahun 2026. Kegiatan ini menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, akuntabel, dan bebas diskriminasi demi menjamin hak pendidikan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.
Trending di Sukabumi