Menu

Mode Gelap

News · 23 Agu 2022 19:20 WIB

Paksa Korban Lagi Hamil Berangkat Ke Arab, Pelaku TPPO Ditangkap Polisi


					Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah ungkap kasus perdagangan orang. Selasa (23/08/22). Perbesar

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah ungkap kasus perdagangan orang. Selasa (23/08/22).

JENTERANEWS.com – Polres Sukabumi berhasil menangkap satu orang tersangka kasus perdagangan orang (TPPO), yang menjanjikan perempuan untuk bekerja diluar negeri di Uni Emirat Arab.

Tersangka tersebut berinisial NR itu diamankan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah yang mengatakan NR menipu korbannya berinisial NN (35) asal Desa Citarik Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Peristiwa itu terjadi pada Desember 2020, NN meminta bantuan kepada NR agar bisa bekerja di luar negeri, pada saat itupun NR menyanggupi permintaan NN tersebut.

” Korban saudari NN, umur 35 tahun, pada Desember 2020 ingin kerja ke luar negeri Uni Emirat Arab dan NR menyanggupi untuk bisa memberangkatkan NN dengan gaji sekitar 1.200 dirham dengan janji bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Uni Emirat Arab,” jelas AKBP Dedy Darmawansyah, di Mapolres Sukabumi, Rabu (23/08/22).

Baca Juga:   Kick Off Your College Financial Aid Game This Fall

Sebelum berangkat, saat itu NN sempat menolak karena baru mengetahui dirinya sedang hamil, namun NR mengancam NN harus mengganti rugi biaya administrasi sebesar Rp. 20 juta, jika tidak jadi berangkat.

Akhirnya korbanpun terpaksa berangkat dalam kondisi hamil.

” Saudara NR menyampaikan kepada NN apabila tidak jadi berangkat harus mengganti rugi sekitar 20 juta untuk biaya administrasi yang sudah diurus, sehingga mau tidak mau saudari NN dalam keadaan hamil harus berangkat,” lanjut Dedy kepada awak media.

Baca Juga:   Free or Low-Cost Health Coverage Helps Kids Get in the Game

” Seiring waktu, yang bersangkutan sudah berada di Uni Emirat Arab tidak digaji sama sekali dan mendapat kekerasan dari majikan, sehingga meminta pulang dan difasilitasi oleh Kepolisian di Arab dan berkoordinasi dengan Mabes Polri dalam proses kepulangan NN ke tanah air,” Sambung AKBP Dedy Darmawansyah

” Ada dua tersangka yang kita tetapkan yang satu masih menjadi DPO, saudara SM dan saudara NR ini perannya yang merekrut kerja ke luar negeri,” ulasnya.

Baca Juga:   Rebuilding Your Career Toolkit to Meet the Needs of Employers

Sementara itu Kanit PPA Satreskrim Polres Sukabumi Iptu Bayu Sunarti mengatakan agen yang memberangkatkan NN  telah mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 2 juta.

” Untuk keuntungan belum didapat karena sampai disana sikorban belum dipekerjakan, malah mendapat siksaan. Kalau untuk agen sendiri dapat untung 2 juta saat diberangkatkan, sponsor ilegal,” ucap Bayu.

Akibat perbuatan pelaku dikenakan pasal 2 ayat (1), (2) dan atau pasal 4 dan atau pasal 10 atau pasal 11 UU RI Nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.” Ancaman hukuman 15 tahun,” tegas Iptu Bayu..(*)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Uang Setoran BBM Rp 490 Juta Dobol Maling Dalam Mobil Di Sukabumi

22 Juli 2024 - 18:00 WIB

Uang Setoran BBM Rp 490 Juta Dobol Maling Dalam Mobil Sukabumi

Sejumlah Siswa di Lengkong Sukabumi Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Demi Menuntut Ilmu

22 Juli 2024 - 14:08 WIB

Sejumlah Siswa di Lengkong Sukabumi Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Demi Menuntut Ilmu

Dua Hari Tak Keluar Kamar Ternyata Pria Paruh Baya Di Cikole Sukabumi Meninggal Dunia

20 Juli 2024 - 18:07 WIB

Dua Hari Tak Keluar Kamar Ternyata Pria Paruh Baya Di Cikole Sukabumi Meninggal Dunia

Ribuan Peserta Mengikuti Porsadin, Bupati” Membentuk Anak Berkualitas Dan Berakhlak Mulia”

20 Juli 2024 - 16:55 WIB

Ribuan Peserta Mengikuti Porsadin, Bupati" Membentuk Anak Berkualitas Dan Berakhlak Mulia"

Buka Kegiatan PKU Akbar 2024, Bupati” Membentuk Pola Pikir Pengusaha Jangan Terpaku Jadi Pekerja”

18 Juli 2024 - 16:11 WIB

Sembilan Desa Di Kecamatan Ciemas Laksanakan Knowledge Sharing Perencanaan Terpadu

18 Juli 2024 - 15:57 WIB

Sembilan Desa Di Kecamatan Ciemas Laksanakan Knowledge Sharing Perencanaan Terpadu
Trending di News
error: Content is protected !!