Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 11 Sep 2025 14:26 WIB

Pemerintah Kabupaten Sukabumi Buka Pintu Peluang Baru, Alokasikan 8.190 PPPK Paruh Waktu


					Pemerintah Kabupaten Sukabumi Buka Pintu Peluang Baru, Alokasikan 8.190 PPPK Paruh Waktu Perbesar

JENTERANEWS.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi secara resmi mengumumkan alokasi kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungannya. Berdasarkan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor: 13334/B-SI.01.01/SD/K/2025 tanggal 6 September 2025, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mendapatkan kuota alokasi sebanyak 8.190 orang.

Pengumuman ini menjadi angin segar bagi ribuan pencari kerja di wilayah tersebut. Rincian alokasi kebutuhan PPPK paruh waktu ini mencakup tiga sektor utama, yaitu:

  • Tenaga Guru sebanyak 2.772 orang.
  • Tenaga Kesehatan sebanyak 1.322 orang.
  • Tenaga Teknis sebanyak 4.096 orang.

Lampiran pengumuman tersebut merinci daftar nama-nama peserta yang lolos alokasi, termasuk penempatan di berbagai lokasi dan jabatan. Sebagai contoh, di lingkup Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, terdapat 19 posisi yang dialokasikan. Sementara itu, beberapa kecamatan juga mendapatkan alokasi, seperti Kecamatan Caringin dengan 6 posisi dan Kecamatan Ciambar dengan 5 posisi.

Para peserta yang masuk dalam daftar alokasi ini diwajibkan untuk membuat Surat Pernyataan Lima Poin. Pernyataan tersebut mencakup komitmen tidak pernah dipidana, tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat dari instansi pemerintah maupun swasta, tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS atau anggota TNI/POLRI, tidak menjadi anggota partai politik, serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dokumen pengumuman ini ditandatangani secara elektronik oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, SH., MM, menggunakan Sertifikat Elektronik yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikat Elektronik (BSRE) Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan publik melalui rekrutmen PPPK secara transparan dan terukur.

Lampiran dapat di download disini

 

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Gelombang PHK Kerek Klaim BPJS Ketenagakerjaan, OJK Minta Industri Asuransi Perketat Manajemen Risiko

16 Mei 2026 - 22:00 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Sinergi MBG dan Koperasi Desa Mampu Bangkitkan Ekonomi Rakyat

16 Mei 2026 - 20:31 WIB

Presiden Prabowo Subianto (tengah) secara simbolis menekan tombol peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk membangkitkan ekonomi rakyat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi desa. (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Presiden Prabowo Resmikan KDKMP Nasional; Jajaran Kodim 0622 Sukabumi Turut Hadir Virtual

16 Mei 2026 - 20:14 WIB

Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo (tengah) memberikan keterangan pers kepada awak media di depan Koperasi Merah Putih Desa Cimanggu, Palabuhanratu, Sabtu (16/5/2026).

Dorong Pariwisata Berbasis Masyarakat, Bupati Sukabumi Resmikan Desa Wisata Tikukur di Sukajaya

16 Mei 2026 - 17:30 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi sejumlah tokoh dan pejabat, melakukan prosesi pemotongan pita janur kuning secara simbolis untuk menandai peresmian Desa Sukajaya sebagai Desa Wisata Tikukur di Bale Tikukur, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (16/5/2026). Acara peresmian ini digelar bertepatan dengan Festival Seni Budaya Tikukur 2026 sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat.

Diduga Alami Infeksi Bakteri Berat Usai Terjatuh ke Septic Tank, Warga Sukabumi Tutup Usia

16 Mei 2026 - 11:06 WIB

Ilustrasi

Tragedi Jembatan Gantung Cibodas: Infrastruktur Lapuk Kembali Makan Korban, Warga Tagih Janji Pemerintah

16 Mei 2026 - 10:03 WIB

Warga berupaya mengevakuasi korban di dasar Jembatan Gantung Cibodas pada malam hari (kiri). Inset menunjukkan kondisi jembatan yang bobrok dan lapuk.
Trending di Sukabumi