Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 10 Feb 2025 12:41 WIB

Pemkab Sukabumi Siaga Hadapi Lonjakan Harga Jelang Ramadan 2025


					Asisten Daerah II Setda Kabupaten Sukabumi, Fuji Widodo, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kemendagri secara virtual, Senin (10/2/2025). Perbesar

Asisten Daerah II Setda Kabupaten Sukabumi, Fuji Widodo, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kemendagri secara virtual, Senin (10/2/2025).

JENTERANEWS.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya menekan laju inflasi daerah, terutama menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2025. Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar di Setda Kabupaten Sukabumi, Senin (10/2/2025).

Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Setda Kabupaten Sukabumi, Fuji Widodo, yang didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mengikuti rapat yang dipimpin oleh Plt. Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, secara virtual.

Dalam arahannya, Tomsi Tohir menekankan pentingnya antisipasi terhadap kenaikan harga komoditas pangan yang kerap terjadi menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Ia meminta seluruh daerah, termasuk yang saat ini memiliki Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang stabil, untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan.

“Di minggu pertama bulan Februari ini, terdapat beberapa daerah yang IPH-nya naik. Oleh karena itu, harus segera diantisipasi,” tegas Tomsi.

Menanggapi arahan tersebut, Fuji Widodo menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan terus berupaya menekan laju inflasi. Selain melalui gerakan pasar murah yang akan terus digencarkan, Pemkab Sukabumi juga menjalin komunikasi aktif dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memantau perkembangan situasi inflasi.

“Harapannya, menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 2025, laju inflasi di Kabupaten Sukabumi bisa terus terkendali,” ujar Fuji.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyadari bahwa pengendalian inflasi merupakan tugas yang kompleks dan membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak. Oleh karena itu, selain upaya-upaya yang telah disebutkan, Pemkab Sukabumi juga akan terus berupaya meningkatkan sinergi dengan berbagai stakeholder, termasuk pelaku usaha dan masyarakat, untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok.(*)

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Kawal Iklim Investasi dan Nasib Pekerja, DPRD Sukabumi Targetkan Perda Ketenagakerjaan yang Adaptif

17 April 2026 - 18:32 WIB

Suasana rapat kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), BNN, serta perwakilan berbagai organisasi pekerja dan pengusaha di Aula Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/4/2025). Rapat ini bertujuan untuk menyerap aspirasi lintas sektoral terkait rencana revisi Peraturan Daerah (Perda) Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2023.

Biadab! Lansia 72 Tahun di Sukabumi Cabuli Gadis 13 Tahun hingga Hamil 7 Bulan

17 April 2026 - 18:19 WIB

Ilustrasi

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak

17 April 2026 - 07:14 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

16 April 2026 - 20:53 WIB

Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4).

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Puluhan Warga Pamuruyan Sukabumi Terdampak Banjir

16 April 2026 - 20:06 WIB

Petugas P2BK Cibadak (mengenakan sepatu bot kuning) melakukan asesmen di lokasi permukiman warga Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang terendam banjir akibat luapan sungai, Kamis (16/4/2026). Air berwarna cokelat setinggi betis merendam gang utama pemukiman.

Pemdes Cidolog Cairkan Insentif untuk Aparatur Lingkungan dan Lembaga Kemasyarakatan

16 April 2026 - 19:59 WIB

Tampak suasana di dalam Aula Desa Cidolog saat pelaksanaan pembagian insentif untuk Ketua RT, RW, LPMD, Karang Taruna, MUI, dan pengurus DKM. Penyerahan insentif yang bersumber dari ADD/Dana Desa ini bertujuan untuk memacu semangat kerja para penggerak masyarakat.
Trending di Sukabumi