Menu

Mode Gelap

Bencana · 11 Mar 2025 21:01 WIB

Pencarian Dramatis di Sukabumi: Jasad Bocah Korban Longsor Ditemukan, 3 Orang Masih Hilang


					Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Mondi (9), korban tanah longsor di Sukabumi, Jawa Barat. Perbesar

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad Mondi (9), korban tanah longsor di Sukabumi, Jawa Barat.

JENTERANEWS.com – Duka mendalam menyelimuti Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad Mondi (9), bocah yang menjadi korban tanah longsor, pada Selasa (11/3) sore. Penemuan ini mengakhiri penantian panjang keluarga yang dilanda kesedihan.

Jasad Mondi ditemukan di antara reruntuhan material tanah, terkubur di kedalaman 2 hingga 3 meter. Tim SAR gabungan bekerja keras, menggali dengan cangkul dan menyemprotkan air menggunakan alkon di titik yang dicurigai sebagai lokasi korban.

“Kami menemukan korban sore ini dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 5 meter dari lokasi rumahnya,” ungkap Ahmad Rizkiansyah, Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Jakarta. “Selanjutnya, jenazah kami serahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.”

Penemuan jasad Mondi menambah daftar panjang korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Sukabumi. Hingga saat ini, tercatat 5 orang meninggal dunia dan 3 orang masih dalam pencarian.

Daftar Korban Bencana Alam Banjir dan Tanah Longsor Kabupaten Sukabumi:

  • Meninggal Dunia:
    • Zahra (40) – Kecamatan Palabuhan Ratu
    • Nurul (3) – Kecamatan Palabuhan Ratu
    • Nedi Saputra (3) – Kecamatan Simpenan
    • Yayar (70) – Kecamatan Simpenan
    • Mondi (9) – Kecamatan Simpenan
  • Dalam Pencarian:
    • Darjat (60) – Kecamatan Lengkong
    • Siti Maryam (35) – Kecamatan Lengkong
    • Ahyar Fauzi (9) – Kecamatan Lengkong
Proses pencarian korban longsor oleh tim SAR gabungan di Sukabumi.

Proses pencarian korban longsor oleh tim SAR gabungan di Sukabumi.

Tim SAR gabungan, yang terdiri dari puluhan personel dari berbagai instansi, terus berupaya mencari korban yang masih hilang di Desa Langkap Jaya, Kecamatan Lengkong. Mereka bekerja tanpa lelah di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan medan yang sulit.

Bencana ini telah menyebabkan kerusakan parah di sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi. Ratusan warga terpaksa mengungsi dan kehilangan tempat tinggal. Pemerintah daerah dan berbagai pihak terus memberikan bantuan kepada para korban, termasuk penyediaan tempat pengungsian, makanan, dan kebutuhan pokok lainnya.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di musim hujan ini. Pemerintah daerah juga mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan bencana untuk segera mengungsi jika terjadi hujan deras atau tanda-tanda longsor.(*)

Laporan: Aris Jampang

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diterjang Cuaca Ekstrem, Rumah Warga Cidadap Sukabumi Roboh

25 Mei 2026 - 18:29 WIB

Konstruksi rumah panggung berukuran 4x8 meter di Kampung Cibadak, RT 004/002, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, tampak roboh pada bagian panggung dan atap setelah diguyur hujan deras pada Senin (25/5/2026) dini hari. Kerusakan total ini memperlihatkan anyaman bambu di dinding dan puing-puing konstruksi yang berserakan. (Foto: Dokumen P2BK Cidadap / BPBD Kabupaten Sukabumi)

Hujan Deras 8 Jam, Luapan Sungai Cikaso Putus Akses Jalan dan Rendam Rumah Warga di Sagaranten

25 Mei 2026 - 10:17 WIB

Petugas gabungan dari Polsek Sagaranten dan petugas penanggulangan bencana (P2BK/BPBD) bersiaga memantau kondisi ruas Jalan Raya Sagaranten - Cidolog di Desa Curugluhur yang terputus akibat luapan Sungai Cikaso, Senin (25/5/2026). Luapan air sempat mencapai ketinggian 1,5 meter dan melumpuhkan arus lalu lintas kendaraan. (Foto: Dok. P2BK Sagaranten)

Hujan Deras Guyur Sukabumi, Bendungan Irigasi di Curugkembar Jebol dan Ancam 30 Hektare Sawah

25 Mei 2026 - 06:51 WIB

kerusakan berat pada bendungan irigasi di Jalan Pasir Kadu, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur ini roboh dan terbawa arus air sungai yang meluap setelah hujan lebat, mengancam 30 hektare lahan pertanian warga.

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Nagrak Sukabumi, Warga Sigap Gotong Royong

24 Mei 2026 - 22:19 WIB

Kondisi darurat di Kampung Kebonkai, Sukabumi, Minggu malam (24/5/2026). Tampak timbunan tanah dan puing setinggi tebing di sisi kanan, menutupi akses jalan gang utama setelah longsor melanda akibat hujan deras terus menerus. Seorang warga atau petugas berjas hujan (kiri) terlihat di dekat lokasi kejadian.

Banjir dan Longsor Landa Simpenan Sukabumi Usai Diguyur Hujan Deras

24 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pemandangan memprihatinkan di ruas jalan desa menuju Kampung Ciporekat, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu sore (24/5/2026). Air berlumpur berwarna cokelat yang mengalir deras menggerus aspal jalan akibat hujan dengan intensitas tinggi. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan parah pada permukaan jalan, mempersulit akses transportasi utama warga. (Dok. P2BK SIMPENAN / Pusdalops PB BPBD Kab. Sukabumi)

Hujan Deras Picu Longsor di Ciambar Sukabumi, Dua Motor Tertimbun dan Tiga Rumah Terancam

24 Mei 2026 - 19:20 WIB

Kondisi Pasca Longsor Tebing di Kampung Cipeumutih, Desa Munjul. Pemandangan lereng tanah yang terjal dan labil di lokasi longsor tebing di Kampung Cipeumutih, RT 01/07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Gambar ini menunjukkan besarnya material longsoran yang ambruk setelah hujan deras pada Minggu (24/5/2026) sore, menimbun pekarangan di bawahnya. Longsoran tebing pekarangan setinggi 10 meter milik Bapak Aap ini menimpa pagar dan dua unit sepeda motor milik warga yang masih tertimbun material yang terlihat labil. [Visual/Dok. P2BK Ciambar - BPBD Kabupaten Sukabumi]
Trending di Sukabumi