Menu

Mode Gelap

News · 21 Apr 2022 04:39 WIB

Penghadang Ambulance di Cikemar Ternyata ASN Polres Sukabumi, Akhirnya Meminta Maaf dan Klasifikasi


					IMG 20220421 041555 Perbesar

IMG 20220421 041555

JENTERANEWS.com  – Salah satu ASN yang bekerja Polres Sukabumi viral menghadang ambulance, akhirnya meminta maaf dan akan bertemu langsung dengan sopirnya untuk klarifikasi.

Sebelumnya viral sebuah rekaman Vidio yang menampilkan seorang pria memakai seragam polisi menghadang mobil ambulans yang sedang membawa pasien.

Berdasarkan informasi mobil ambulans tersebut diduga sedang membawa pasien dari RS Jampang Kulon, menuju RSUD Bunut Kota Sukabumi.

Namun saat tengah di perjalanan, persis sekitaran GSI Cikembar, laju ambulans diberhentikan oleh seorang polisi yang kesal lantaran ugal-ugalan di tengah kemacetan.

Video berdurasi 0,43 menit itu memperlihatkan polisi tersebut sempat ‘main tangan’ terhadap sopir ambulans. Ia juga mempertanyakan ada tidaknya pasien di dalam ambulans.

Baca Juga:   Bubarkan Balap Liar, Polsek Cicurug Amankan 6 Sepeda Motor

Diketahui pria yang memakai baju polisi tersebut bernama H. Dirman dan membenarkan bahwa dirinya itu seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Polres Sukabumi. Dirman membeberkan awal dirinya terekam video saat menjegal ambulans.

“Keluar dari Indomaret, macet itu teh dari arah ke Sukabumi. Pas saya mau keluar gitu ambulans masuk terus, gitu saja untuk memastikan ada pasien. Sebelumnya ada motor, itu ada yang bilang ada yang mau melahirkan gitu,” ucapnya kepada wartawan.

Dirman menegaskan, bahwa dirinya hanya memastikan saja dan menurutnya sang sopir merekam itu hanya merekam kondisi macet.

“Gak mungkin kalau langsung mah. Saya juga tidak ada niat untuk menepis handphone (sopir), tapi memastikan saja gitu doang. Sekarang mau bertemu dengan bersangkutan (sopir) klarifikasi dan mohon maaf saja. Ya ASN Polres Sukabumi,” tandas Dirman.

Baca Juga:   Ribuan Botol Miras di Musnahkan, Polres Sukabumi, Harap Jalani Puasa Tenang & Nyaman

Dirman juga membuat sebuah video klarifikasi atas kejadian itu, sekaligus meminta maaf kepada semua pihak termasuk kepada sopir dan keluarga yang berada di dalam mobil ambulans. Berikut isi dari video klarifikasi tersebut.

“Mohon maaf kepada sopir ambulans yang sempat tadi terhenti, tiada hal lain-lain, terganggu dalam perjalanan, begitu juga kepada keluarga tadi yang sempat terhenti di ambulans. Mohon maaf yang sebesar-besarnya tiada maksud hal hal lain itu saja, sekali lagi mohon maaf,” tutupnya dalam video.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra mengatakan, Dirman yang sempat viral di media sosial sudah melakukan klarifikasi.

Baca Juga:   Terungkap, Dalang Dibalik Perampokan Terhadap Kokom Warga Jampang Kulon Sukabumi

“Jadi yang bersangkutan hendak keluar dari toko Indomaret, tiba tiba mobil ambulans dengan sirine masuk melewati kemacetan, kemudian oleh Sdr. H. Dirman ambulans tersebut diberhentikan untuk dicek isi di dalamnya,” ucap Dedy.

Lanjut Dedy, setelah mendapat kepastian bahwa ambulans tersebut benar sedang membawa pasien, kemudian Dirman mempersilahkan mobil ambulans tersebut melanjutkan perjalanannya. “Saudara H Dirman kembali ke mobilnya dan memberi jalan kepada mobil ambulans tersebut untuk menuju ke RSUD R Syamsudin SH,” tegasnya.

Dedy juga menegaskan, tidak ada pemukulan atau aniaya terhadap sopir dan saat ini Dirman sudah meminta maaf terhadap supir ambulans..(*)

Artikel ini telah dibaca 207 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Kisah Pilu Homisah Yang Kedua Anaknya Keracunan Nasi Boks Dari Acara Pra Nikahan Di Sagaranten

12 Juni 2024 - 17:47 WIB

Kisah Pilu Homisah Yang Kedua Anaknya Keracunan Nasi Boks Dari Acara Pra Nikahan Di Sagaranten

Korban Meninggal Keracunan Makanan Di Sagaranten Bertambah Jadi 2 Orang

12 Juni 2024 - 16:20 WIB

Korban Meninggal Keracunan Makanan Di Sagaranten Bertambah Jadi 2 Orang

Kasus Dugaan Keracunan Masal Meluas, 43 Warga Curugkembar Juga Jadi Korban

10 Juni 2024 - 23:05 WIB

Kasus Dugaan Keracunan Masal Meluas, 43 Warga Curugkembar Juga Jadi Korban

55 Orang Alami Keracunan Massal Di Sagaranten, Begini Ceritanya

10 Juni 2024 - 15:43 WIB

55 Orang Alami Keracunan Massal Di Sagaranten, Begini Ceritanya

Mayat Penuh Belatung Ditemukan Dalam Bangunan Kosong di Cisolok Sukabumi

5 Juni 2024 - 16:00 WIB

Mayat Penuh Belatung Ditemukan Dalam Bangunan Kosong di Cisolok Sukabumi

Seruan “All Eyes on Papua”: Mengungkap Kepedihan Masyarakat Adat di Media Sosial

5 Juni 2024 - 11:53 WIB

Seruan "All Eyes on Papua": Mengungkap Kepedihan Masyarakat Adat di Media Sosial
Trending di Ekonomi