Menu

Mode Gelap

News · 13 Mar 2024 08:30 WIB

Penghuni Rumah Berhamburan Keluar Saat Makan Sahur, Akibat Rumahnya Tertimpa Pohon Di Parungseah Sukabumi


					Penghuni Rumah Berhamburan Keluar Saat Makan Sahur, Akibat Rumahnya Tertimpa Pohon Di Parungseah Sukabumi Perbesar

JENTERANEWS.com – Saat makan sahur, Heru, yang merupakan warga di Kampung Kabandungan, Desa Parungseah, Kabupaten Sukabumi, dikagetkan dengan tumbangnya pohon yang menimpa atap rumahnya. Rabu (13/3/2024) dini hari, akibatnya rumah Heru rusak parah.

Pohon tumbang setinggi 10 meter itu menimpa bagian atap, ruang tamu, dan dapur rumah Heru. Beruntung, Heru tidak mengalami luka-luka dan berhasil menyelamatkan diri. Ia kini mengungsi di rumah kerabatnya.

Menurut paman Heru, Ivan Priyatna, kejadian ini terjadi begitu cepat. “Saat itu keponakan saya sedang bersiap untuk makan sahur. Tiba-tiba terdengar suara keras dan pohon tumbang menimpa rumah,” ujar Ivan.

“Jadi kejadian itu sekitar jam 03.45 (WIB) seolah-olah seperti ngagebruk, nah di situ yang ada di dalam rumah berhamburan keluar termasuk abdi (saya) keluar ternyata pohon tumbang,” kata Ivan.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi yang datang ke lokasi langsung berusaha menyingkirkan material pohon yang menimpa rumah.

Danru BPBD Sukabumi, Miswan, mengatakan, pohon tumbang tersebut diduga akibat angin kencang yang melanda wilayah Sukabumi. “Pohon tumbang ini diduga akibat angin kencang yang terjadi di wilayah Sukabumi,” kata Miswan.

Miswan mengimbau kepada warga untuk selalu waspada terhadap potensi bencana yang terjadi akhir-akhir ini. “Kami mengimbau kepada warga untuk selalu waspada terhadap potensi bencana, seperti pohon tumbang, longsor, dan angin kencang,” imbaunya.

Heru mengalami kerugian material hingga jutaan rupiah akibat peristiwa ini. Ia berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumahnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026: Kawal Aksi Unjuk Rasa di Yahukimo Tetap Kondusif

22 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino, S.H., M.H. (depan, topi bertuliskan ZET S), bersama personel gabungan Operasi Damai Cartenz dan Brimob BKO Polda Papua saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia di halaman Kantor DPRD Kabupaten Yahukimo, Dekai, Rabu (21/1/2026).

Ngeri! Bawa Panah hingga Air Keras, Rencana Aksi Tawuran Pemuda di Jaktim Digagalkan Polisi

17 Januari 2026 - 17:37 WIB

Personel gabungan Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur mengawasi sejumlah pemuda yang berhasil diamankan dalam operasi cipta kondisi, Sabtu (17/1/2026) dini hari. Kelompok ini diduga hendak melakukan aksi tawuran dan balap liar. Tampak di sisi kiri, deretan sepeda motor turut disita petugas sebagai barang bukti.

Penghormatan Terakhir Bhayangkara: Kapolda Jatim Pimpin Pelepasan Jenazah Brigjen Pol Anumerta Ary Satriyan

17 Januari 2026 - 17:29 WIB

Prosesi upacara pelepasan jenazah Brigjen Pol Anumerta Ary Satriyan, S.I.K., M.H., di rumah duka kawasan Pondok Gede, Bekasi, Jumat (16/01/2026). Upacara kedinasan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. sebagai bentuk penghormatan terakhir institusi Polri.

Perkuat Tata Kelola dan Keamanan Pangan MBG, Wakil Bupati Sukabumi Hadiri Rapat Konsolidasi Regional

14 Oktober 2025 - 07:29 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, saat menghadiri Rapat Konsolidasi Regional Peningkatan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di SICC Sentul, Bogor, Senin (13/10/2025).

Sebut Wartawan “Abal-abal” dan “Pencari Receh”, Pemilik Akun Facebook Dadang Hermawan Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka

9 Oktober 2025 - 14:45 WIB

Tangkapan layar video Dadang Hermawan saat menyampaikan penyesalan dan permohonan maaf terbuka kepada seluruh insan pers, Kamis (9/10/2025).

Final Voli di Tegalbuleud Sukabumi Ricuh, Penonton Bakar Arena Pertandingan

3 Juli 2025 - 23:11 WIB

Sejumlah penonton membakar meja dan kursi panitia di tengah arena Grand Final Tahu Bulat Cup di Tegalbuleud, Sukabumi, Kamis (3/7/2025) malam. Amuk massa ini dipicu oleh ketidakhadiran salah satu tim finalis yang membuat pertandingan batal digelar.
Trending di News